Prodi Kesmas FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Adakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Universitas Jenderal A. Yani – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes) melalui Program Studi Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas), mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (14/1) dan bertempat di Ruag 5.7 Lantai 5 Gedung B FITKes dan Area Parkir gedung tersebut.



Pelatihan ini dibuka oleh Kaprodi Kesmas serta dihadiri oleh Kasi Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Dosenn dan Mahasiswa Departemen K3, dan tamu undangan lainnya.
Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran ini dilakukan juga bersama dengan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, dan ditujukan kepada mahasiswa Prodi Kesmas yang mengambil peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, pada pelatihan ini juga melibatkan tenaga B yang berada di lingkungan FITKes.


Setelah memberi materi di ruang kelas, pelatihan ditutup dengan praktek pemadaman api di area parkir gedung FITKes. Semua peserta pelatihan mendapat kesempatan untuk mempraktekkan pemadaman api baik dengan menggunakan APAR atau dengan media lainnya.
 
 
***Ismail***

BEM FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani Laksanakan Kegiatan Bina Desa

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam rangka mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani, melaksanakan kegiatan Bina Desa Tahun 2023. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Futsal Kp. Cijengkol RT 03/RW 13 Desa Cipaku, Kec. Paseh, Kab. Bandung pada hari Kamis (12/1).



Program Bina Desa merupakan kegiatan yang berbasis kolaboratif dan melibatkan beberapa orang, dan program ini dirancang oleh BEM FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani. Bina Desa juga memiliki tujuan agar mahasiswa dapat mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi melalui bentuk sebuah pemberdayaan masyarakat program ini menjadi sebuah terobosan yang dapat menjadi sebuah kesempatan mahasiswa agar dapat berpikir kreatif.

Selain itu, juga mencerminkan kedisiplinan, empati, ulet, berpikir positif, dan dapat terjalin kekeluargaan dan kekompakkan antar mahasiswa.
 
Sumber: BEM FISIP UNJANI

Pemberian Reward kepada RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam rangka mengapresiasi capaian yang telah diraih oleh RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani, yakni mendapat Akreditasi Paripurna, Rektor memberi reward atau penghargaan. Kegiatan pemberian reward ini dilaksanakan pada hari Selasa (10/1) di Aula RSGM, Jl. Encep Kartawiria No.88, Citeureup, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi.


Dalam sambutannya, Direktur Utama RSGM, drg. Badi Soerachman, Sp.KG. menyampaikan bahwa RSGM ini core utamanya adalan pendidikan, tugas berikutnya yaitu akan menjalankan akreditasi pendidikan dan pelayanan. Selain itu, drg. Badi juga mengatakan apa yang harus diupayakan oleh RSGM, salah satunya bekerjasama dengan BPJS yang sudah direalisasikan. Tuntutan sebagai rumah sakit juga sudah mulai berjalan seperti IGD 24 jam, ruang operasi sudah mulai beroperasi, dan juga dari sponsor yang telah melaksanakan kegiatan di RSGM. Sebagai penutup, drg. Badi menyampaikan terima kasih kepada pihak Rektorat yang telah mendukung penuh kegiatan RSGM.

 
Selanjutnya merupakan sambutan dari Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Beliau menyampaikan, karena akreditasi RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani sudah Paripurna, harus mencerminkan bintang lima dalam melakukan pelayanan. Baik itu dokternya, perawat, tenaga kesehatan lainnya, staf administrasi, hingga ke bagian keamanan. Berikutnya Rektor menginginkan bagaimana para mahasiswa yang tengah menjalankan ko-as, bisa difasilitasi dengan baik. Terakhir, Rektor meminta kepada Direktur Utama RSGM dan jajaran, agar rumah sakit tersebut laku, memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi sasaran. Pertama, civitas academica Universitas Jenderal Achmad Yani, kedua masyarakat di lingkungan RSGM, dan ketiga harus mencari sponsor yang ingin masuk ke RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani.
Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan yang diberikan langsung oleh Rektor kepada Direktur Utama RSGM. Selanjutnya merupakan foto bersama antara Rektor, Wakil Rektor 2, dan jajaran direksi RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
 
*** Ismail***

Univ. Jenderal Achmad Yani Goes to Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)

(Universitas Jenderal A. Yani) – Univ. Jenderal Achmad Yani melakukan kunjungan kerja Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM) pada tanggal 9 Januari 2023. Rombongan UNJANI yang terdiri dari 40 orang staf dan mahasiswa dipimpin oleh Kepala Bidang Pendidikan YKEP Benny Indra Pujihastono, S.I.P dan Rektor Univ. Jenderal Achmad Yani Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D.

Kehadiran delegasi UNJANI disambut dengan Tari Perang oleh UPNM PALAPES. YBhg Letjen Datuk Hasagaya bin Abdullah, Wakil Rektor UPNM dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta menyambut baik kedatangan delegasi UNJANI ke UPNM. Ia berharap hubungan UPNM-UNJANI terus kuat dengan kerjasama di bidang-bidang yang dijajaki dan disepakati bersama. Pengarahan disampaikan oleh YBhg Mayjen Dato\’ Dr Kwong Fook Wen (Purn), Pengarah Kanan, Pejabat Penolong Naib Canselor, Jaringan Industri dan Perhubungan Korporat.
Kunjungan ini tidak hanya membuka lembaran baru bagi UPNM-UNJANI di bidang pendidikan dan penelitian tetapi juga mempererat hubungan kedua universitas ini. Sementara itu, juga digelar Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani oleh YBhg Brigjen Prof. Datuk Dr. Tn. Adnan Bin Hj. Abdullah, Dekan Fakulti Perubatan dan Kesihatan Pertahanan UPNM dan Dr. Sutrisno selaku Dekan Fakultas Kedokteran UNJANI.


Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan aktivitas menembak di Bangunan Lapang Sasar 10 Meter bersama rombongan Unjani. Turut hadir antara lain Yang Terhormat Profesor Dato\’ Seri Abu Hassan bin Abdullah, Visiting Professor dan Senat Internasional UNJANI, Pimpinan UPNM, Komandan ALK, Delegasi UNJANI dan Pejabat Senior UPNM.
Sumber: https://m.facebook.com/100068391980049/posts/pfbid0LDngCoDBso5QMz9e9pnaeffFVxgJKiaJjns55S1fwZMhmVjEfkvySQ6TUkRvMR9Ll/?sfnsn=mo&mibextid=RUbZ1f

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani Buka TMC Prodi Ilmu Hubungan Internasional

Universitas Jenderal A. Yani – Bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, secara resmi membuka kegiatan Table Manner Course (TMC) yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Hubungan Internasional. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat (6/1) dan bertemakan Etika Diplomatik di Era Diplomasi Digital.
Dalam membuka sambutannya, Rektor menyampaikan harapannya bahwa akan lahir seorang Diplomat yang lulusan dari Prodi Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, Rektor juga mengungkapkan dengan hadirnya Dr. H. Teuku Faizasyah, M.Si., Universitas Jenderal Achmad Yani ingin mempererat hubungan dengan Kemenlu RI. Sebagai penutup, Rektor kembali menyampaikan harapannya bahwa akan banyak mahasiswa yang bercita-cita untuk menjadi Diplomat, kalaupun tidak, bisa bekerja di tempat lain yang berkaitan dengan hubungan internasional.


Selanjutnya, Rektor didampingi oleh Kaprodi Ilmu Hubungan Internasional, Ketua Pelaksana TMC, dan Wakil Ketua Himpunan Hubungan Internasional, memukul gong sebagai tanda dibukanya Table Manner Course Tahun 2022.
Sebelum para peserta melaksanakan praktek TMC di satu hotel di Kota Bandung, terlebih dahulu menerima seminar yang disampaikan oleh Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI, Dr. H. Teuku Faizasyah, M.Si. Selain itu, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D juga turut memberikan seminar pada kegiatan TMC ini.


Dalam paparannya, Dr. H. Teuku Faizasyah menyampaikan seminar tentang Diplomasi Publik dalam Membangun Citra Publik di Era Diplomasi Digital. Menurut beliau, modalitas soft power Indonesia dapat dipromosikan kepada dunia melalui tiga unsur yakni sosial-budaya, ekonomi, dan politik. Lalu, menurut survey digital yang telah dilakukan kepada masyarakat asing di tahun 2021, hasil survey citra Indonesia mencapai angka 3,98 (dari skala 5) dan dari 10.356 responden. Survey yang dilakukan melalui sektor pariwisata dan sosial-budaya, ekonomi, dan pemerintahan dan penegakkan hukum.
Sebagai penutup materi, Dr. H. Teuku Faizasyah juga menyampaikan etika dasar interaksi dan diplomasi di media sosial. Menurutnya, kita harus bisa diseminasi informasi seluas-luasnya. Memperbanyak kawan dan tidak mencari lawan. Interaksi dan diplomasi di dunia maya harus mencerminkan perilaku di dunia nyata. Terakhir, yaitu prinsip kehati-hatian; bersikap santun, menghindari hoaks, dan menjaga rahasia negara.


Memasuki seminar kedua yang disampaikan oleh Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D dengan tema Etika Diplomasi di Era Diplomasi Digital. Menurut Prof. Hikmahanto Juwana, dengan adanya pandemi Covid-19, telah mengubah bagaimana manusia harus bertindak, termasuk dalam dunia diplomasi. Masih menurut beliau juga, saat ini diplomasi tidak lagi dilakukan secara tatap muka, tetapi juga memanfaatkan fasilitas video conference dan sosial media. Pemanfaat teknologi digital dalam interaksi diplomasi ini dikenal sebagai Diplomasi Digital.
Pada penutupnya Prof. Hikmahanto Juwana mengungkapkan peran Indonesia dalam hal Diplomasi. Pertama, Indonesia perlu mendorong ILC melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera memulai membuat draftt articles. Kedua, Indonesia perlu mengumpulkan para pakar dan praktisi hubungan internasional untuk mengidentifikasi batasan dan kriteria Diplomasi Publik yang diperbolehkan. Terakhir, identifikasi isu ini yang menjadi usulan draft articles untuk mendapat pembahasan para anggota ILC.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan berlangsung dengan interaktif. Seminar ditutup dengan pemberian cenderamata dan foto bersama.
 
**Ismail**

Universitas Jenderal Achmad Yani Terima Kunjungan PIC BPOM

(Universitas Jenderal A. Yani) – Telah dilaksanakan kunjungan dan audiensi antara PIC Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kepada Universitas Jenderal Achmad Yani. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (05/01) dan bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Lt. 8. Kegiatan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor 3, Kapus LPPM, Dekan FITKes, Dekan Farmasi, Dekan FEB, Dekan FK, dan Dekan FKG.


Diskusi ini membahas mengenai masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan topik yang akan dibahas yaitu tentang BPOM. Pihak PIC berkeinginan untuk melakukan kajian, penelitian serta sosialisasi kepada masyarakat pada Universitas Jenderal Achmad Yani. Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, menyambut  baik keinginan dari PIC Indonesia karena 3 hal, pertama karena Universitas Jenderal Achmad Yani harus muncul di permukaan karena UNJANI dimiliki oleh TNI AD, kedua karena memiliki Prodi yang lengkap untuk dapat bekerja sama, dan yang ketiga karena kolaborasi yang memunculkan nama Universitas Jenderal Achmad Yani akan disambut dengan gegap gempita.


Sejalan dengan visi dan misi dari BPOM Indonesia ingin melindungi kesehatan masyarakat dengan memastikan keamanan, efficacy dari produk-produk yang dikeluarkan izin edarnya oleh BPOM. PIC juga memiliki visi dan misi yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak menjadi concern PIC. Dari kegiatan tersebut para dekan yang hadir ikut serta berdiskusi dengan pihak PIC.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – Manajemen 2021 & Annisa Nur Aisyah – Ilmu Keperawatan 2021

Mantan KASAU Beri Kuliah Umum Kepada Mahasiswa Prodi Hukum

(Universitas Jenderal A. Yani) – Pada hari Kamis (05/01), telah dilaksanakan pemberian kuliah umum oleh mantan Kepala Staff Angakatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Purn. Chappy Hakim kepada mahasiswa Prodi Hukum Semester 3. Kegiatan ini bertempat di Ruang Serbaguna Gedung Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani.


Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, memberikan sambutan dan pengantar yang berisi tantangan universitas di Indonesia tidak hanya antar sesama universitas dalam negeri tetapi dengan universitas di luar negeri. Maka dari itu, jika Universitas Jenderal Achmad Yani tidak melakukan kerjasama, maka para mahasiswa tidak akan memiliki kesempatan untuk berkuliah di universitas ternama di luar negeri. Beliau juga berharap selama pemberian kuliah umum para mahasiswa dapat menyimak dengan baik dan interaktif.


Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan pemberian buku-buku yang ditulis langsung oleh Marsekal TNI Purn. Chappy Hakim secara simbolis kepada Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani. Selanjutnya pemaparan kuliah umum dengan judul materi Mengenal Kekuatan Dirgantara Introduction to Air Power Dalam Perspektif Keamanan Nasional.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – Manajemen 2021 & Annisa Nur Aisyah – Ilmu Keperawatan 2021

Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Kunjungi BNPB

Universitas Jenderal A. Yani – Sebanyak 146 mahasiswa dan 2 dosen Fakultas Ilmu dan Tehnologi Kesehatan (FITKes) Universitas Jenderal Achmad Yani, Program Studi Ilmu Keperawatan S1, pada hari Rabu (28/12) mengunjungi Pusdiklat Badan Penanggulangan Bencana Pusat (BNPB).


Dalam kesempatan ini, rombongan FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani disambut dengan baik di Gedung Pusdiklat BNPB yang terletak di Sukahati, Citeureup Sentul, Kabupaten Bogor oleh Dr. Bagus Cahyono dan tim.
Sebelum menerima paparan, Ibu Musri sebagai perwakilan dari FITKes menyampaikan sambutannya. Beliau mengungkapkan, maksud dan tujuan dari kunjungan adalah agar mahasiswa lebih dapat memahami tentang disaster management atau manajemen benacana.


Selain itu, kunjungan ini juga merupakan bagian dari mata ajaran disaster management dan perawatan gawat darurat. Harapan kedepannya, mahasiswa menyadari bahwa negara kita adalah negara yang banyak menghadapi bencana baik itu gunung meletus, gempa bumi, banjir, dan bencana lainnya. Sehingga mahasiswa siap mengahdapinya jika hal itu terjadi dan dapat menolong orang-orang atau masyarakat disekitarnya dengan memberikan pendidikan tentang cara-cara menghadapi bencana.
 
Sumber: FITKes Univ. Jenderal Achmad Yani