RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani Raih Akreditasi PARIPURNA

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jenderal Achmad Yani telah melaksanakan akreditasi rumah sakit. Kegiatan akreditasi yang dilakukan berlangsung dari tanggal 15 Desember 2022 hingga 16 Desember 2022 dan diakreditasi oleh LAFKI (Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia).

Dilansir dari lafki.or.id, LAFKI atau Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia merupakan sebuah lembaga independen yang bertujuan untuk memberikan penilaian dan jaminan terhadap fasilitas kesehatan di Indonesia dengan tujuan peningkatan mutu dan keselamatan pasien menuju Indonesia Sehat.

Berdasarkan hasil akreditasi yang dilakukan selama dua hari, RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani mendapatkan hasil PARIPURNA. Dimaksudkan dengan PARIPURNA yaitu apabila dari 15 bab yang telah disurvei dan mendapat nilai minimal 80%.
 
Selamat RSGM Universitas Jenderal Achmad Yani!

FK Universitas Jenderal A. Yani Laksanakan Asesmen Lapangan Secara Luring

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, FK (Fakultas Kedokteran) Universitas Jenderal A. Yani melakukan Asesmen Lapangan secara luring pada hari Selasa (12/7). Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 12 Juli 2022 hingga 13 Juli 2022 di Gedung Hindarto Joesman FK Universitas Jenderal A. Yani. Pada Asesmen Lapangan kali ini, terdapat 3 asesor dari LAM PTKes yaitu dr. Sonny Pamuji Laksono, M.Kes. AIFM, Prof. Dr. dr. Dedi Afandi, DFM., SpFM., Subsp. EM(K)., MM., dan Dr. dr. Nurfadly, M.KT.


Acara diawali dengan penyambutan asesor oleh Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Dekan FK beserta para jajarannya. Selain itu, juga dimulai dengan pemberian serta pemakaian rompi hijau FK Universitas Jenderal A. Yani kepada para asesor. Masuk ke bagian inti acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Universitas Jenderal A. Yani, dan juga disuguhkan dengan simulasi tanggap bencana dari mahasiswa-mahasiswi FK Universitas Jenderal A. Yani. Simulasi ini bisa dilakukan berkat kerjasama antara FK Universitas Jenderal A. Yani dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D menyampaikan sambutannya. Beliau mengungkapkan kepada asesor bahwa Universitas Jenderal A. Yani telah menerima mahasiswa-mahasiswa yang bagus. Selain itu, Rektor juga mengatakan kehadiran dari FK Universitas Jenderal A. Yani bagi Angkatan Darat juga penting. Menurutnya, sudah banyak para Dokter dilingkungan Angkatan Darat memiliki jenjang pendidikan yang tinggi, sangat disayangkan apabila tidak mengabdikan pengalamannya ke pihak ilmu, dan membagikannya kepada mahasiswa FK Universitas Jenderal A. Yani.


Setelah sambutan Rektor, kegiatan selanjutnya yaitu pembacaan doa oleh Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si. Lalu kemudian dilanjutkan dengan paparan oleh tim FK Universitas Jenderal A. Yani kepada para asesor di ruang Gugus Kendali Mutu (GKM). Kegiatan pada hari Selasa ditutup dengan peninjauan Gedung Rektorat di lantai 8, dan ruang Command and Data Center.
Ketiga asesor yang melaksanakan asesmen lapangan berasal dari LAM PTKes. Melansir dari lamptkes.org, Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) atau Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) adalah lembaga akreditasi mandiri yang mulai beroperasi pada Maret 2015. Pembentukan LAM-PTKes difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan melalui Health Professional Education Quality Project (HPEQ Project) dari tahun 2009 sampai 2014. Landasan hukum pendirian LAM-PTKes ialah Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 55 ayat 5 yang menyebutkan bahwa akreditasi program studi sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan oleh lembaga akreditasi mandiri. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Pendidikan Tinggi. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 291/P/2014 tentang Pengakuan Operasional LAM-PTKes.
Pembentukan LAM-PTKes merupakan tonggak untuk Indonesia karena pertama kalinya lembaga akreditasi mandiri didirikan dan berwenang untuk melakukan akreditasi untuk program studi di berbagai profesi kesehatan.
 
(M. Ismail)

Kesehatan Masyarakat (S1) Peroleh Akreditasi \”Unggul\”

\"\"
Selamat dan Sukses
atas capaian
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Univ.Jenderal Achmad Yani
memperoleh
“AKREDITASI UNGGUL”
2022-2027
0411/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2022
Assesment lapangan dilakukan secara offline di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan dimana dihadiri oleh pimpinan FITKes, Prodi Kesmas, panitia penyunan borang akreditasi serta tidak lupa jajaran SPM. Assesment lapangan dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes).
Capaian yang diperoleh Prodi Kesmas (S1) menambah jumlah Program Studi di lingkungan Univ. Jenderal Achmad Yani yang memperoleh akreditasi \”Unggul\” sebanyak 3 Prodi dan yang memiliki Akreditasi \”A\” sebanyak 4 Prodi. Semoga kedepannya Univ. Jenderal Achmad Yani terus dapat menambah akreditasi \”Unggul\” agar mencapai Visi Univ. Jenderal Achmad Yani menjadi Univ. yang unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.

Kesehatan Masyarakat (S1) Peroleh Akreditasi \”Unggul\”

\"\"
Selamat dan Sukses
atas capaian
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Univ.Jenderal Achmad Yani
memperoleh
“AKREDITASI UNGGUL”
2022-2027
0411/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2022
Assesment lapangan dilakukan secara offline di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan dimana dihadiri oleh pimpinan FITKes, Prodi Kesmas, panitia penyunan borang akreditasi serta tidak lupa jajaran SPM. Assesment lapangan dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes).
Capaian yang diperoleh Prodi Kesmas (S1) menambah jumlah Program Studi di lingkungan Univ. Jenderal Achmad Yani yang memperoleh akreditasi \”Unggul\” sebanyak 3 Prodi dan yang memiliki Akreditasi \”A\” sebanyak 4 Prodi. Semoga kedepannya Univ. Jenderal Achmad Yani terus dapat menambah akreditasi \”Unggul\” agar mencapai Visi Univ. Jenderal Achmad Yani menjadi Univ. yang unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.

Guna Memantau Jalannya Perpustakaan, Universitas Jenderal Achmad Yani Terima Survailen Akreditasi Perpustakaan

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka memantau jalannya perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah diakreditasi sebelumnya, tim asesor dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provisi (Dispusipda) Jawa Barat, mengadakan survailen akreditasi perpustakaan pada Rabu (09/03).
Kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani dan dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Luqman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., Kepala Biro Renbangmik Angga Nurdin Rahmat, S.IP., M.A., Ka.Bag Perpustakaan Joko Setyadhi, SE., dan seluruh pustakawan di lingkungan Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, dari pihak tim asesor dihadiri oleh Anton Alfian, S.IPI dan Bapak Drs. Budi Kurniawan, didampingi juga oleh Dr. H. Ateng Kusnandar Adisaputra, S.H., M.M., selaku Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca (Ka.Bid BPBGM Dispusipda), beserta jajarannya.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor 1, Dr. Agus Subagyo, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 menyampaikan bahwa untuk menjaga amanah atas akreditasi “A” yang telah diberikan sebelumnya kepada perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani, berbagai upaya dan perubahan telah dilakukan agar bisa terus memenuhi apa yang menjadi standar perpustakaan yang ada di Universitas Jenderal Achmad Yani.


Sedangkan Dr. H. Ateng Kusnandar Adisaputra, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa baru ada 76 perpustakaan perguruan tinggi yang telah diakreditasi, salah satunya adalah Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah meraih nilai “A”. Tujuan diadakannya survailen ini pula untuk melihat apakah data-data yang telah diajukan sudah memenuhi persyaratan standardisasi atau belum. Yang mana standardisasi perpustakaan perguruan tinggi ini mencakup 6 komponen, yaitu koleksi, sarana dan prasarana, tenaga pengelola perpustakaan, pelayanan, pengelolaan, serta aspek penguat seperti teknologi.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata, pemaparan mengenai perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani, survey lapangan ke tiap perpustakaan, serta ditutup dengan makan siang bersama.
Tujuan dari kegiatan kunjungan ini sendiri adalah untuk melihat perkembangan perpustakaan setelah di akreditasi pada tahun 2021. Selain itu juga, untuk dapat meninjau secara langsung kondisi perpustakaan berdasarkan data yang telah disampaikan.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi 2019) & M. Ismail

Universitas Jenderal A. Yani Lakukan Asesmen Lapangan Pada Program Studi D3 Kebidanan

(Humas Unjani) – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi, Universitas Jenderal A. Yani melaksanakan asesmen lapangan pada Prodi (Program Studi) D3 Kebidanan FITKes (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan). Acara ini diselenggarakan secara hybrid (online dan offline) di Ruang Rapat FITKes Universitas Jenderal A. Yani pada hari Senin (25/10) pagi, dan akan dilaksanakan hingga hari Rabu (27/10). Ini merupakan asesmen lapangan perdana bagi Prodi D3 Kebidanan setelah STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Jenderal A. Yani melebur ke Universitas Jenderal A. Yani menjadi FITKes.


Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, berkenan hadir dan memberikan sambutan secara virtual melalui Zoom Meeting. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan, “Universitas Jenderal Achmad Yani sangat memperhatikan fakultas yang baru yaitu Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan. Sehingga dari pihak Yayasan Kartika Eka Paksi mendahulukan pembangunan kampus FITKes.” Rektor juga menambahkan, “Kami berharap bahwa FITKes terus bisa mengembangkan diri karena, terus terang, Bapak Kasad langsung turun tangan di dalam pembenahan, perbaikan terhadap Universitas Jenderal Achmad Yani berikut fakultas-fakultasnya.”
Rektor juga menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki fasilitas kesehatan yang bisa digunakan oleh para mahasiswa, khususnya FITKes disamping Fakultas Kedokteran dan Farmasi untuk kegiatan magang atau on the job training. Selain itu juga bisa digunakan oleh para dosen untuk melakukan penelitian. Rektor juga berharap kegiatan asesmen lapangan ini dapat bermanfaat sangat besar bagi Universitas Jenderal A. Yani dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Selanjutnya merupakan sambutan dan presentasi dari Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, Kolonel CKM Purn. Gunawan Irianto, dr., M.Kes (MARS), dan selanjutnya oleh Dr. Budiman, M.Kes., MH.Kes, selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik.
Acara masuk ke bagian inti yakni asesmen lapangan yang dilakukan oleh dua asesor, Idah Ayu Wulandari, S.Si.T., M.Keb dan Dr. Esti Nugraheny, S.S.T., M.Kes. Paparan presentasi disampaikan oleh Ketua Prodi D3 Kebidanan, Ati Nurwita, SST., M.Keb. Dalam presentasinya, Ati menyampaikan visi Prodi D3 Kebidanan yakni menghasilkan bidan yang inovatif dan unggul dalam Asuhan Kebidanan secara komprehensif di komunitas tahun 2032.

Pada tahun akademik 2019/2020, Prodi D3 Kebidanan memiliki kekuatan sebanyak 218 mahasiswa. Selain itu, prodi ini juga telah menjalin kerjasama dengan 91 instansi dari dalam dan luar negeri. Instansi tersebut antara lain Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten, AIPIKIND dan IBI, Universitas dan SMA, Rumah Sakit yang tersebar di Jawa Barat, Puskesmas, Klinik, Praktik Bidan Mandiri, dan University of Malaya (Malaysia).
Kegiatan asesmen lapangan juga dihadiri oleh Usman Sastradipraja, S.E., M.M., Ak., C.A., C.P.T.T. (Kepala SPM Universitas Jenderal A. Yani), Cucu Wahyudin, S.T.P, M.T., ASEAN Eng. (Kepala SPM Eksternal), Rasta Supriatna, S.T. (Kepala SPM Internal), Oop Ropei, S.Kep.,Ners.,M.Kep.,Ns.Sp.Kep.Kom (Kepala Satuan Pengendali Mutu FITKes), Wakil Dekan II dan III FITKes, serta jajaran Ketua Prodi di lingkungan FITKes Universitas Jenderal A. Yani.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani Raih Akreditasi A

(Humas Unjani) – Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani berhasil meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Lembaga Akreditasi Perpustakaan (LAP). Keputusan ini tertulis pada Sertifikat Akreditasi Nomor : 0267/LAP.PT/VII.2021 serta berlaku mulai dari 28 Juli 2021 hingga 28 Juli 2026.
Selain itu, pada hari Senin (25/10) bertempat di Gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat, telah dilaksanakan penyerahan sertifikat akreditasi perpustakaan tersebut. Sertifikat akreditasi diserahkan langsung oleh Kepala Dispusipda Jawa Barat, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si kepada Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani, diwakili oleh Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Luqman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca, Dr. H. Ateng Kusnandar Adisaputra, S.H., M.M., melaporkan progres pelaksanaan akreditasi lembaga perpustakaan di Provinsi Jawa Barat yang sudah mengalami peningkatan. Disamping itu, Kadispusipda juga memberikan sambutan terkait keberhasilan perpustakaan yang sudah terakreditasi dan menekankan bahwa keberadaan perpustakaan sangat penting.
Kepala Biro Pelayanan Akademik Universitas Jenderal A. Yani, juga memberikan sambutan terkait dengan keberhasilan Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani yang telah meraih akreditasi A. Dalam sambutannya, “Kami menghaturkan banyak terima kasih atas bimbingan selama ini dalam proses akreditasi. Mudah – mudahan dengan terakreditasinya Perpustakaan Unjani akan terus melakukan perbaikan dan meningkatkan mutu.”, ujar Luqman.

Setelah proses penyerahan sertifikat, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetakan. Pada kesempatan ini, selain dihadiri Kepala Biro Pelayanan Akademik, kegiatan juga dihadiri oleh Joko Setyadhi, S.E. (Kabag Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani), Vina Rufaidah, S.I.Pus. (anggota Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani), dan Dra. Any Laelawardani (ex-Kabag Perpustakaan Universitas Jenderal A. Yani).
 
Penulis: M. Ismail
 

Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani Raih Akreditasi B

(Humas Unjani) – Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani berhasil meraih Akreditasi “B” dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan (LAP), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Keputusan ini tertuang pada Sertifikat Akreditasi Nomor : 0233/LAP.PT/IV.2021 dan berlaku dari tanggal 15 April 2021 sampai dengan 15 April 2025.
Proses penilaian akreditasi dilakukan secara daring dengan kelengkapan seluruh berkas dan dokumen yang telah disiapkan oleh Perpustakaan jauh hari sebelumnya.

Kepala Bagian (Kabag) Perpustakaan, Dra. Any Laelawardani mengatakan, “Kami baru saja melaksanakan Akreditasi Perpustakaan yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kebetulan memang harus ada salah satu penilaian dari Perpustakaan Nasional bahwa harus ada satu keunikan, ini kami buat. Inilah pojok keunikan itu, ‘Pojok Achmad Yani’.” Beliau juga mengharapkan kepada seluruh civitas academica Universitas Jenderal Achmad Yani untuk berkunjung ke Perpustakaan baik di pusat maupun fakultas. Dengan berkunjung ke perpustakaan, pengunjung bisa menggali sumber informasi dan mendukung dalam proses belajar mengajar.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah meraih akreditasi tersebut. “Mengucapkan selamat kepada Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah memperoleh akreditasi dengan skor ‘B’ dari Perpustakaan Nasional. Ini merupakan sebuah kebanggan dan prestasi, karena selama ini secara historis Universitas Jenderal Achmad Yani sejak berdiri sampai dengan sekarang memiliki perpustakaan dan perpustakaannya baru saat ini mendapat akreditasi,” ujarnya. Beliau juga menambahkan, “Tentunya ini merupakan berkah dari perjuangan semua tim yang ada di Unjani, khususnya arahan dari Bapak Rektor.”

Hal senada juga diucapkan oleh Dr. Luqman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik (Ka. BAA) Universitas Jenderal Achmad Yani. Beliau menyampaikan, “Kami, Universitas Jenderal Achmad Yani, khususnya di Perpustakaan, untuk meningkatkan mutu dan kepercayaan, disamping itu meningkatkan layanan kepada mahasiswa, kami melaksanakan rangkaian kegiatan akreditasi perpustakaan yang Alhamdulillah pada tahun ini mendapat peringkat ‘B’.  Kami berharap, dengan adanya akreditasi tersebut meningkatkan kepercayaan dari publik, peningkatan mutu, dan juga layanan menuju perpustakaan yang ramah bagi para pembaca menjadikan Universitas Jenderal Achmad Yani lebih unggul. SMART MILITARY UNIVERSITY.”
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto