Virtual Student Exchange di Mahsa University Malaysia

Selamat kepada Mahasiswa/i Jenderal Achmad Yani Fakultas Ekonomi dan Bisnis atas terpilihnya sebagai:
\”Virtual Student Exchange di Mahsa University Malaysia\” atas nama:
Program Studi Manajemen:
– Maria Sonya Meidika P (5111201163)
– Hanifah Hidayanti (5111201337)
– Sarah Ayu Anggita S (5111201277)
– Azzahra Prilly Sabila (5111201065)
– Bimo Yudianto (5111201051)
Program Studi Akuntansi:
– Septa Wibawa (5211191201)
– Ajeng Ayuning Tyas (5211191134)
– Melvin Noval Rizki (5211191167)
– Siti Amalia (5211191199)
– Putri Rizky Amalya (5211191108)

\"\"

Program ini merupakan hasil kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Mahsa University Malaysia. Dengan total 20 mahasiswa yang terdiri dari 10 mahasiswa Univ. Jenderal Achmad Yani dan 10 mahasiswa Mahsa University yang dijadwalkan berlangsung selama 7 minggu.
Selamat kepada mahasiswa yang terpilih sebagai virtual exchange student, semoga mendapatkan pengalaman dan pembelajaran lebih dari program yang sangat baik ini.
Tag para peserta Anak Jenderal πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

Tim Perunggu FEB Raih Juara 3 Kompetisi Akuntansi Asafestival 2022

Selamat kepada Mahasiswa/i Jenderal Achmad Yani Tim Perunggu Program Studi Akuntansi atas raihan prestasi:
Juara 3 atas nama:
1. Muhammad Ihsan Taufiq (5211191005)
2. Abella Salmah Fauziah (5211191071)
3. Nadhif Ahmad Hasan (5211201121)
Pembimbing:
1. Dwi Indah Lestari, SE., M.Comm., Ak, CA
2. Vita Citra Mulyandini, SST., M.Ak
\"\"
Kompetisi Akuntansi Asafestival 2022 di Universitas Prasetya Mulya, Jakarta
Selamat atas raihan prestasi yang telah dicapai. Jangan cepat berpuas diri terus tingkatkan potensi diri. Semoga dapat menjadi penyemangat bagi anak jenderal lainnya untuk terus berprestasi dibidang akademik dan non akademik.
Tag pemenangnya Anak Jenderal πŸ”₯

HM KMJ Akutansi FEB Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Webinar Education 2021

(Humas Unjani) – Himpunan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jurusan (HM KMJ) Akutansi Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan webinar Pentingnya Teknologi Terhadap Peran Akuntan Muda di Era Revolusi 4.0. Acara dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan diselenggarakan pada hari Sabtu (17/07/2021) pagi. Webinar ini diisi oleh dua pemateri yaitu Rizky Indrawan, S.E., M.Ak., AK., CA., CADE., CAAT dan Lorentz A. Sudarmoyo, S.Kom., M.Ak.
Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., hadir disela-sela kegiatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan, β€œIni penting karena kedepannya nanti Profesi Akuntan harus berdekatan dengan teknologi. Tapi, harus kita pastikan, bahwa teknologi tidak akan menggantikan peran dari Profesi Akuntan.”


Selanjutnya, kegiatan langsung masuk ke bagian inti yaitu paparan presentasi dari para pemateri dan dimoderatorkan oleh Aldi Imran Ariyanto. Paparan pertama disampaikan oleh Rizky Indrawan, S.E., M.Ak., AK., CA., CADE., CAAT., yang merupakan seorang dosen Jurusan Akutansi FEB Universitas Jenderal A. Yani dan membahas tentang Peluang dan Tantangan Profesi Akuntan di Era Revolusi 4.0. Dalam paparannya beliau menyampaikan, Akuntansi adalah pembukuan, pencatatan, mengklasifikasin mengidentifikasi kemudian menganalisis lalu membuat jurnal dan outputnya berupa laporan keuangan.
Revolusi 4.0 di Indonesia beberapa model bisnis dan pekerjaan di Indonesia telah terkena dampak arus digitalisasi: toko konvensional mulai tergantikan dengan online marketplace, taksi dan ojek tradisional mulai digantikan dengan moda transportasi daring. Cara merespon masa depan antara lain, investasi pada pengembangan digital skills, menerapkan prototipe teknologi baru, pendidikan berbasis international certification dan digital skills, responsive terhadap industri, bisnis dan perkembangan teknologi, dan kurikulum dan pembelajaran berbasis human-digital skills.

Kesimpulan dari pemateri pertama yakni, melihat Akuntansi jauh ke masa yang akan datang, kita harus selalu men-development skill. Revolusi Industri 4.0 mengharuskan manusia ikut beradaptasi sehingga mampu berinteraksi dengan teknologi. Begitu banyak tantangan bukan berarti tak ada solusi, lalu solusinya untuk menghadapi revolusi 4.0 adalah kesadaran awareness, education, professional development, dan reaching out.
Berikutnya, merupakan paparan presentasi dari Lorentz A. Sudarmoyo, S.Kom., M.Ak., beliau adalah praktisi di dunia perbankan. Pembahasan yang disampaikan pada webinar ini yaitu Tema Penggunaan Teknologi Dalam Sudut Pandang Akuntansi. Menurutnya, ada lima unsur utama sistem Akutansi antara lain, membuat jurnal, berkas pendukung formulir, buku pembantu, buku besar, dan laporan keuangan. Alasan mengapa karier Profesi Akuntan bisa menjadi pekerjaan impian karena memiliki peluang lapangan kerja masih sangat luas. Keahlian yang sulit digantikan, penghasilan yang cukup tinggi, peluang karier yang cukup bervariasi, Akuntan pun memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Kesimpulan yang didapat dari pemateri kedua yaitu, banyak sekali peluang Akuntansi di dunia pekerjaan karena seorang Akuntan itu sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar. Peluang karir di dunia Akuntansi pun sangat bervariasi bisa menjadi job analyst, konsultan pajak dan lain-lain. Menjadi seorang konsultan keuangan pun sangat menguntungkan di era revolusi industri ini karena sampai saat ini posisi tersebut belum bisa digantikan oleh mesin. Namun, perubahan budaya tradisional yang berkembang menjadi digitalisasi perlu kita jadikan sebagai motivasi dan pengingat untuk terus mengembangkan soft skills kita terhadap perubahan teknologi. Sehingga mengharuskan kita untuk dapat berinteraksi langsung dan mengoperasikan teknologi dengan tujuan efektif dan efisien. Khususnya bagi seorang Akuntan di era revolusi 4.0 saat ini.
 
Sumber: HM KMJ Akutansi FEB Universitas Jenderal A. Yani
Editor: M. Ismail Mangkusubroto