Angkat Janji Mahasiswa Prodi Keperawatan T.A. 2022/2023

Universitas Jenderal A. Yani – Sebanyak 441 mahasiswa yang terdiri dari program studi D3 Keperawatan, S1 Keperawatan (Tingkat I dan II), melaksanakan Angkat Janji Mahasiswa T.A. 2022/2023. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin (26/12) dan bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP.



Berikut rincian peserta Angkat Janji Mahasiswa T.A. 2022/2023:

  1. Program Studi Ilmu Keperawatan (Tingkat I): 189 Mahasiswa.
  2. Program Studi Ilmu Keperawatan (Tingkat II): 168 Mahasiswa.
  3. Program Studi Ilmu Keperawatan D3 (Tingkat II): 84 Mahasiswa.



Dengan telah dilaksanakannya Angkat Janji ini, ke-441 peserta telah berjanji untuk dapat melayani, merawat para pasien ketika nantinya sudah mulai bertugas di Rumah Sakit yang telah ditentukan. Harapannya, para calon tenaga kesehatan yang berasal dari FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani dapat menyelesaikan studinya tepat waktu. Sehingga nantinya juga dapat menjadi pemimpin di bidang kesehatan yang patut diteladani.

57 Mahasiswi Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani Laksanakan Kegiatan Angkat Janji

(Universitas Jenderal A. Yani) – Sebanyak 57 mahasiswi yang berasal dari Prodi D3 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FITKes Universitas Jenderal A. Yani mengikuti kegiatan pengambilan janji dalam Angkat Janji Mahasiswa Tahun Akademik 2021/2022. Acara ini berlangsung di Gedung G FITKes pada hari Kamis (24/3) pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Cabang Kota Cimahi, Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Ketua Prodi Kebidanan D3 dan Ketua Prodi Pendidikan Profesi.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta dibuka dengan Ketua Panitia Angkat Janji, Dzul Akmal, S.KM., M.Kes, dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Universitas Jenderal A. Yani. Masuk ke bagian inti acara yaitu penyematan lencana Mahasiswi oleh Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani dilanjutkan dengan pembacaan naskah Janji Mahasiswi yang diikuti oleh seluruh peserta angkat janji serta penandatanganan naskah Janji Mahasiswi dan menyanyikan lagu Padamu Negeri. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua IBI Cabang Cimahi, Suciyati YR, SST., MTR.Keb.
Dalam sambutanya, beliau menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih ke FITKes Universitas Jenderal A. Yani karena selalu bersama dengan organisasi profesi untuk menjawab segala tantangan layanan kebidanan dimasa stanting dan organisasi profesi menjadi lebih tenang karena dengan adanya pendidikan profesi tentu saja akan menjawab tantangan kami ditahun 2026. Angkat janji tidak hanya sekedar acara seremonial belaka tetapi yang kita ucapkan harus dihayati dan dilaksanakan.


Selanjutnya, sambutan dari Dekan FITKes, Gunawan Irianto, dr., M.Kes, beliau menyampaikan bahwa pasien adalah gurumu, tanpa adanya pasien tersebut maka para mahasiswi tidak bisa menjadi apa apa. Janji yang diucapkan merupakan bekal pertama setalah nanti turun ke lapangan (praktek) yang langsung berhubungan langsung dengan manusia. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada mahasiswi berprestasi bidang non-akademik oleh Dekan FITKes.
Kegiatan Angkat Janji diakhiri dengan menyanyikan Mars Universitas Jenderal A. Yani dilanjutkan dengan pembacaan doa serta memberikan penghargaan kepada Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Cimahi dan ditutup dengan foto bersama.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – (Manajemen – 2021)
Editor: M. Ismail

316 Mahasiswa FITKes Universitas Jenderal A. Yani Laksanakan Angkat Janji

(Universitas Jenderal A. Yani) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan Angkat Janji Mahasiswa Tahun Akademik 2021/2022. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu (29/12) dan bertempat di Gedung G FITKes Universitas Jenderal A. Yani. Sebanyak 316 mahasiswa mengikuti Angkat Janji terdiri dari 161 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, 108 mahasiswa program studi D3 Keperawatan, dan 47 mahasiswa program studi D3 Kebidanan.
Mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, pelaksanaan acara kali ini diadakan secara hybrid. Sebanyak 9 orang perwakilan mahasiswa hadir secara langsung, sedangkan mahasiswa lainnya mengikuti acara secara daring melalui aplikasi Zoom dan live streaming di kanal YouTube FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN UNJANI.


Angkat Janji mahasiswa ini merupakan acara yang dilaksanakan sebelum mahasiswa melaksanakan praktik kerja lapangan di tempat pelayanan kesehatan. Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan beserta jajarannya, dan para Ketua Program Studi di lingkungan FITKes Universitas Jenderal A. Yani. Selain itu, dalam acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI), perwakilan DPD Kota Cimahi, dan perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes. menyematkan lencana kepada 3 orang mahasiswa perwakilan dari setiap Program Studi yang menghadiri acara secara langsung. Acara dilanjutkan dengan membacakan janji dan penandatanganan naskah tersebut.
Ketua IBI Provinsi Jawa Barat yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Hj. Nina Farida Ariyani, Amd.Keb., selaku Wakil Ketua Bidang I PD IBI Jawa Barat dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara Angkat Janji merupakan tonggak dimulainya seseorang untuk menjalankan pendidikan sebagai mahasiswa kebidanan yang akan memberikan tanggung jawab sebagai mahasiswa kebidanan. Bidan merupakan profesi mulia, yang membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan rasa empati yang tinggi.
“Tidak mudah dan tidak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam menghadapi dan melayani seseorang yang akan melahirkan. Saya berharap mahasiswa nanti mampu mengikuti pendidikan ini dengan baik. Saya mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam menimba ilmu di FITKes Unjani dengan baik dan selalu menjaga almamaternya,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari PPNI memberikan sambutan yang diwakili oleh Ali Hamzah,S.Kp., MNS., selaku Ketua Divisi Pendidikan dan Pelatihan mengatakan, “Panggilan jiwa seorang perawat, panggilan jiwa seorang kemanusiaan, harus selalu tertanam dalam diri kita tanpa membedakan agama, suku, harkat dan martabat seseorang.”


Beliau mengungkapkan bahwa Capping Day yang sekarang berubah namanya menjadi Angkat Janji sebenarnya diinspirasi dari seorang tokoh keperawatan, yaitu Florance Nightingale. Dia merupakan seorang anak bangsawan, tetapi mengabdikan hidupnya untuk kepentingan dan kemaslahatan umat manusia melalui pemberian layanan asuhan keperawatan dan kebidanan. Beliau juga memberikan pesan agar para mahasiswa berperilaku sebaik-baiknya dan secara profesional yang memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada seluruh pasien.
Dalam sambutan yang diberikan oleh Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, mengingatkan bahwa dengan memulainya mahasiswa membacakan Angkat Janji, merupakan permulaan bagi mahasiswa berhubungan langsung dengan pasien yang nanti akan berkomunikasi dan berinteraksi, dalam rangka penyerapan ilmu baik secara scient maupun secara keterampilannya.
“Saya berharap kalian memandang klien itu tidak sebagai objek, tetapi sebagai bagian dari guru kalian. Maka kalian akan menempatkan diri tidak hanya sejajar, tetapi menghormati para pasien dengan memperlakukannya dengan baik. Dengan demikian akan mendorong kalian semua agar sikap, tingkah laku, ucapan akan menjadi searah dengan filosifi bahwa pasien adalah guru kalian,\” ujarnya.
Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani juga berpesan agar mahasiswa yang akan ke lapangan nanti dapat memegang teguh nilai-nilai yang sudah dipesankan oleh organisasi baik dari PPNI maupun IBI. Hal ini merupakan nilai luhur yang sangat dekat dengan humanity atau kemanusiaan.
Meskipun dilaksanakan ditengah pandemi, acara tetap berlangsung secara khidmat dan lancar. Protokol kesehatan pun tetap dilaksanakan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan disediakan hand sanitizer bagi para peserta yang hadir.
 
Winda Pramudita – Akuntansi 2019
Editor: M. Ismail