Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani Kembali Selenggarakan Vaksinasi Booster Covid-19

Universitas Jenderal A. Yani – Pada hari Kamis (28/07) telah dilaksanakan vaksinasi booster Covid-19 yang diselenggarakan di Gedung dr. Sutan Dikot Harahap oleh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Achmad Yani. Vaksinasi dimulai pukul 08.00 sampai 11.00 WIB dan merupakan rangkaian dari Dies Natalis Universitas Jenderal Achmad Yani yang ke-32.
Jenis vaksin yang digunakan pada kegiatan ini yaitu Pfizer dengah jumlah setengah dosis. Kegiatan vaksinasi ini terselenggara berkat kerjasama dengan Polres Kota Cimahi serta didukung oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Jenderal Achmad Yani.


Berkesempatan hadir pada kegiatan ini, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D., dan Dekan FK, Dr. Sutrisno, dr., SH.,M.HKes., MARS. Beliau ikut memantau dan mengawasi jalannya kegiatan vaksinasi booster ini. Saat diminta keterangan, Sutrisno mengungkapkan bahwa ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Achmad Yani.
Ketua Pelaksana Gebyar Vaksinasi Booster Covid-19, dr. Asti Kristianti, Sp. THT-KL, mengatakan tujuan dari vaksinasi booster ini untuk menambah sel memori yang dibentuk oleh tubuh sehingga jika terinfeksi oleh virus tidak akan bergejala atau bisa menangkal virus supaya tidak menginfeksi tubuh. Beliau juga mengatakan kepada masyarakat meskipun sudah divaksin harus tetap menjaga protokol kesehatan.
Sementara itu, menurut dr. Iis Inayati, M. Kes,. selaku Wakil Ketua Pelaksana, efek samping atau yang biasanya disebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) pada vaksin jenis Pfizer bervariasi tergantung pada orang yang menerima vaksin tersebut. Ada yang tidak bergejala dan juga ada yang bergejala KIPI secara umum seperti pegal di daerah suntikan, demam, mual, sakit kepala, tetapi biasanya berlangsung tidak terlalu lama. Beliau juga mengatakan kegiatan vaksin ini menyediakan hotline jika adanya KIPI dan jika ada sertifikat yang bermasalah. Untuk vaksinator pada kegiatan Gebyar Vaksinasi Booster Covid-19 ini berasal dari dokter-dokter dan Dokter alumni yang berada di FK Universitas Jenderal Achmad Yani dan juga tenaga kependidikan dari keperawatan.


Selain itu dari Polres Cimahi yang diwakili oleh Aipda Gugun Gunawan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah melaksanakan booster atau vaksin dosis 3. Beliau juga menghimbau kepada masyarakat yang belum vaksin 1, 2 maupun 3, untuk segera melakukan vaksinasi dengan mendaftarkan diri di FK Universitas Jenderal Achmad Yani. Berdasarkan informasi, Polres Kota Cimahi juga mengadakan giat vaksinasi setiap Senin sampai Sabtu di Klinik Polres Cimahi dengan vaksin booster jenis Astrazeneca, Pfizer, dan Sinovac.
Kegiatan vaksinasi ini tidak hanya dikhususkan untuk keluarga besar Universitas Jenderal Achmad Yani, tetapi terbuka untuk masyarakat umum se-Indonesia. Persyaratan untuk vaksinasi ini diantaranya harus membawa fotokopi KTP dan memperlihatkan bukti vaksin ke-2 di aplikasi PeduliLindungi.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021)
Editor : M. Ismail

FK Universitas Jenderal A. Yani Adakan Vaksinasi Booster Covid-19

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka menanggulangi Covid-19 dan mempercepat vaksinasi, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani menyelenggarakan vaksinasi booster Covid-19 pada hari Kamis (31/3). Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.10 WIB di Gedung dr. Sutan Dikot Harahap FK Universitas Jenderal A. Yani dan dilaksanakan dalam rangka Pengabdian kepada Masarakat (Pengmas).


Ketua Pelaksana Vaksinasi Booster, dr. Asti Kristianti, Sp.THT-KL., beliau mengucapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah yang menganjurkan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi ke-3 atau booster. Kegiatan ini bekerjasama dengan Polres Cimahi dan vaksinasi ini difasilitasi tidak hanya untuk keluarga besar Universitas Jenderal A. Yani tetapi bisa untuk masyarakat umum.
Menurutnya, masyarakat yang berhak mendapatkan vaksin booster ini yang sudah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali dalam jangka waktu 3 bulan setelah melakukan vaksinasi ke-2. Jika pernah terpapar Covid-19, bisa melakukan vaksin booster ini dalam jangka 1 bulan setelah dinyatakan negatif dengan syarat gejala ringan. Apabila bergejala sedang hingga berat, dapat melakukan vaksin dalam jangka waktu 3 bulan atau lebih terhitung dari dinyatakan negatif.


Selain itu, menurut Bripda Firman Nugraha dari Pusdokkes Polres Kota Cimahi menyampaikan bahwa target vaksinasi ini sebanyak 1.500 dosis dengan jenis vaksin AstraZeneca. Tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk menanggulangi virus Covid-19 dan aturan pemerintah yang terbaru sebagai syarat untuk dapat mudik.
Setelah itu, ada himbauan dari dr. Iis Inayati., M.Kes., yaitu untuk yang belum mendapat vaksinasi ke-3 ini untuk segera melakukan vaksin karena untuk mencegah virus Covid-19. Bagi yang sudah mendapat vaksinasi ke-3 tetap menjaga protokol kesehatan walaupun sudah melakukan vaksin ke-3 ini. Vaksinator dalam kegiatan ini yaitu dari para Dosen FK Universitas Jenderal A. Yani dan para Dokter Muda (Co-as.).
 
Penulis: Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021) &   Lola Ivana Amelinda (Kimia – 2019)
Editor: M. Ismail