Universitas Jenderal Achmad Yani Bahas Kelanjutan Kerjasama dengan BSN

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka pembinaan dan pengembangan standarisasi dan penelian kesesuaian untuk mendukung Tridarma Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Jenderal A. Yani, Universitas Jenderal A. Yani bahas kelanjutan kerjsama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN). Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis (28/7) di Ruang Rapat Gedung Rektorat dan dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Pusat, Dekan FT dan FTM, dan Kepala Biro di lingkungan Universitas Jenderal A. Yani.



Kegiatan diawali dengan pengantar dari Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Dalam rapat ini, Rektor mengungkapkan bahwa Universitas Jenderal A. Yani diharapkan dapat memenuhi standarisasi nasional. Dilanjutkan dengan sambutan Direktur BSN Jawa Barat, Drs. Kukuh S. Achmad, M.Sc. Beliau menyapampaikan bahwa BSN itu adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian serta menjelaskan sedikit mengenai kegiatan yang dapat di kerjasamakan antara lain yaitu standarisasi dan penilian kesesuaian dalam UU No. 20 Tahun 2014.
Kegitan dilanjutkan dengan forum diskusi antara pihak Universitas Jenderal A. Yani dan Badan Standarisasi Nasional. Kegiatan ini diakhiri oleh Rektor Universitas Jenderal A. Yani yang menyampaikan bahwa mahasiswa Universitas Jenderal A. Yani dapat magang di BSN dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)
Editor : M. Ismail

Tingkatkan Standar Kualitas, Universitas Jenderal Achmad Yani – BSN Tandatangani MoU

(Humas Unjani) – Dalam rangka meningkatkan standardisasi nasional dan internasional, telah dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Webinar pada Rabu (06/10/2021) di Ruang Rapat Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi dan Zoom Meeting. MoU tersebut ditandatangani langsung secara daring oleh Drs. Kukuh S. Achmad, M.Sc. (Kepala BSN) dan Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D (Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa dalam konteks mengejar ketertinggalan, standardisasi ini sangat penting. \”Kalau kita mengacu pada standar Cimahi, kita sudah paling hebat. Tapi kalau dibesarkan ke skala Jawa Barat kita sudah mulai tertinggal, apalagi nasional dan internasional. Maka dari itu, kerjasama dengan BSN ini sangat penting, agar kita memiliki standar nasional,\” ujar Rektor. Hikmahanto   juga menyampaikan bahwa akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Perguruan Tinggi Kesehatan itu tidak cukup, perlu adanya benchmarking yang lebih di luar pendidikan. Selain itu, Rektor juga mengingatkan agar BSN juga terus menerus  untuk  mengupgrade kompetensinya dibidang standarisasi, yang berorientasi dengan standar kompetensi negara-negara maju yang unggul dalam hal standar kompetensi pendidikan tinggi, agar kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat bersaing.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BSN menyampaikan bahwa sudah menjalin kerjasama dengan 75 perguruan tinggi di Indonesia. Tujuan utama standardisasi ini adalah untuk melindungi masyarakat Indonesia dari aspek kesehatan, keamanan, keselamatan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta memberikan kontribusi dalam menaikkan daya saing baik di pasar domestik maupun global. Perguruan tinggi juga merupakan salah satu stakeholder kegiatan standardisasi dengan visi dan misi mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka dari itu standardisasi ini sangat dibutuhkan untuk menjadi sebuah penunjang. \”Guna menunjang peningkatan standardisasi, program yang akan dilakukan adalah mengadakan paket mata kuliah standarisasi, baik menjadi mata kuliah wajib maupun pilihan bagi fakultas-fakultas yang relevan dengan mengikuti visi misi UNJANI,\” tutur Kukuh.
Penandatangan Nota Kesepaham Bersama ini turut dihadiri oleh Sekretaris BPH, Wakil Rektor 1, 2, dan 3, para Dekan Fakultas atau yang mewakili, dan jajaran staf BSN, melalui Zoom Meeting.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq – Farmasi 2019
Editor: Suhaeli Nasution/M. Ismail Mangkusubroto