Univ. Jenderal Achmad Yani Goes to Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)

(Universitas Jenderal A. Yani) – Univ. Jenderal Achmad Yani melakukan kunjungan kerja Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM) pada tanggal 9 Januari 2023. Rombongan UNJANI yang terdiri dari 40 orang staf dan mahasiswa dipimpin oleh Kepala Bidang Pendidikan YKEP Benny Indra Pujihastono, S.I.P dan Rektor Univ. Jenderal Achmad Yani Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D.

Kehadiran delegasi UNJANI disambut dengan Tari Perang oleh UPNM PALAPES. YBhg Letjen Datuk Hasagaya bin Abdullah, Wakil Rektor UPNM dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta menyambut baik kedatangan delegasi UNJANI ke UPNM. Ia berharap hubungan UPNM-UNJANI terus kuat dengan kerjasama di bidang-bidang yang dijajaki dan disepakati bersama. Pengarahan disampaikan oleh YBhg Mayjen Dato\’ Dr Kwong Fook Wen (Purn), Pengarah Kanan, Pejabat Penolong Naib Canselor, Jaringan Industri dan Perhubungan Korporat.
Kunjungan ini tidak hanya membuka lembaran baru bagi UPNM-UNJANI di bidang pendidikan dan penelitian tetapi juga mempererat hubungan kedua universitas ini. Sementara itu, juga digelar Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani oleh YBhg Brigjen Prof. Datuk Dr. Tn. Adnan Bin Hj. Abdullah, Dekan Fakulti Perubatan dan Kesihatan Pertahanan UPNM dan Dr. Sutrisno selaku Dekan Fakultas Kedokteran UNJANI.


Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan aktivitas menembak di Bangunan Lapang Sasar 10 Meter bersama rombongan Unjani. Turut hadir antara lain Yang Terhormat Profesor Dato\’ Seri Abu Hassan bin Abdullah, Visiting Professor dan Senat Internasional UNJANI, Pimpinan UPNM, Komandan ALK, Delegasi UNJANI dan Pejabat Senior UPNM.
Sumber: https://m.facebook.com/100068391980049/posts/pfbid0LDngCoDBso5QMz9e9pnaeffFVxgJKiaJjns55S1fwZMhmVjEfkvySQ6TUkRvMR9Ll/?sfnsn=mo&mibextid=RUbZ1f

Universitas Jenderal Achmad Yani Terima Kunjungan PIC BPOM

(Universitas Jenderal A. Yani) – Telah dilaksanakan kunjungan dan audiensi antara PIC Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kepada Universitas Jenderal Achmad Yani. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (05/01) dan bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Lt. 8. Kegiatan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor 3, Kapus LPPM, Dekan FITKes, Dekan Farmasi, Dekan FEB, Dekan FK, dan Dekan FKG.


Diskusi ini membahas mengenai masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan topik yang akan dibahas yaitu tentang BPOM. Pihak PIC berkeinginan untuk melakukan kajian, penelitian serta sosialisasi kepada masyarakat pada Universitas Jenderal Achmad Yani. Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, menyambut  baik keinginan dari PIC Indonesia karena 3 hal, pertama karena Universitas Jenderal Achmad Yani harus muncul di permukaan karena UNJANI dimiliki oleh TNI AD, kedua karena memiliki Prodi yang lengkap untuk dapat bekerja sama, dan yang ketiga karena kolaborasi yang memunculkan nama Universitas Jenderal Achmad Yani akan disambut dengan gegap gempita.


Sejalan dengan visi dan misi dari BPOM Indonesia ingin melindungi kesehatan masyarakat dengan memastikan keamanan, efficacy dari produk-produk yang dikeluarkan izin edarnya oleh BPOM. PIC juga memiliki visi dan misi yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak menjadi concern PIC. Dari kegiatan tersebut para dekan yang hadir ikut serta berdiskusi dengan pihak PIC.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – Manajemen 2021 & Annisa Nur Aisyah – Ilmu Keperawatan 2021

Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani Laksanakan Bakti Sosial Bencana Gempa Cianjur

Universitas Jenderal A. Yani – Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 5,6 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada hari Senin, tanggal 21 November 2022 bukan saja menimbulkan kerusakan puluhan ribu rumah dan infrastruktur lainnya juga menimbulkan korban jiwa dan luka hingga ratusan orang. Hingga Senin malam Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Cianjur mencatat sebanyak 162 orang meninggal dunia, 326 luka, dan 13.784 mengungsi.

Kondisi bencana ini memerlukan respon cepat dari semua unsur terutama dari tim respon cepat kesehatan untuk sesegera mungkin bisa memberikan pertolongan supaya tidak terlambat dan memakan korban jiwa. Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (FK UNJANI) merasa tergerak untuk segera membentuk tim relawan dan membuka donasi untuk penanganan korban bencana dan, dalam waktu kurang dari satu hari.
Pada H+1 bencana gempa Cianjur yaitu pada hari Selasa pagi (22/11/2022) pukul 10.00 WIB, Tim Relawan Bencana Gempa Cianjur FK Unjani yang dipimpin langsung keberangkatannya oleh Dekan FK UNJANI, Dr. Sutrisno, dr., MARS, FisQua berangkat bersama dr. Fitriadi Sejati, SpB, dr. Hindun Sa’adah, M.Biomed, dr. Glen Prakarsa, 8 orang Dokter Muda FK UNJANI Stase Bedah, dan 10 orang Mahasiswa Tahap Sarjana Kedokteran. Tim Forensik dan Departemen Forensik Medikolegal FK Unjani dipimpin oleh dr. Nurul Aida SpFM, MSc bersama Dokter Muda FK UNJANI Stase Forensik turut dalam pengidentifikasian korban meninggal dunia di kamar Jenazah RSUD Sayang, Cianjur.
Sylvia Mustika, MMed.Ed yang merupakan Wakil Dekan 3 mengatakan sesuai dengan Visi Misi Fakultas Kedokteran UNJANI dengan keunggulan bidang kedaruratan medik khususnya manajemen bencana, maka kami harus bisa lebih maju dan fast response ketika ada situasi bencana. Apalagi daerah Cianjur bisa terjangkau dari Cimahi.

Berkat bantuan dari Dinas Kesehatan Cianjur khususnya beberapa alumni FK UNJANI di Cianjur, Jabarquickrespons, dan Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil, berdiri Posko Kesehatan dan Persalinan FK UNJANI di Lapangan Kampung Cariu, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selain itu tim melakukan susur jemput bola ke pengungsian pengungsian warga di Kampung Babakan Jamaras, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, yang masih bertahan di tenda-tenda yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Tim Relawan FK UNJANI juga membantu persalinan ibu korban gempa serta merawat ibu dan bayi yang lahir di pengungsian dan diberi nama Gempita Sholihah Kamil oleh Gubernur Ridwan Kamil.

FK UNJANI kembali memberangkatkan Tim Relawan FK Unjani Batch 2  karena permintaan tenaga kesehatan sangat tinggi akibat jumlah korban dan orang sakit yang semakin meningkat akibat gempa. Tim kedua yang terdiri dari dr. Sony Ramdhani, MH.Kes, dr. Iqbal, 8 dokter baru FK UNJANI yang baru saja melaksanakan Sumpah Dokter, 11 Dokter Muda Stase Obgin. Tim relawan dilepas oleh Wadek 1 dr. Yudith Yunia, SpPD pada hari Rabu, 23 November 2022.
Pada hari Jumat, 25 November 2022 Tim Relawan FK Unjani Batch 3 dikirimkan untuk menggantikan Tim Relawan Batch 1 dan 2 yang sudah kelelahan. Tim Relawan Batch 3 terdiri dari Dokter Alumni FK UNJANI dan Dokter Muda FK UNJANI Stase THT dan Psikiatri untuk menangani penyakit ISPA yang sudah mulai banyak dan kondisi psikis korban bencana gempa Cianjur.
Donasi yang dikumpulkan berasal dari Dosen FK UNJANI, mahasiswa FK UNJANI, dan keluarga besar FK UNJANI. Dana tersebut digunakan untuk pembelian obat-obatan, alat kesehatan, bantuan langsung ke korban bencana, serta akomodasi tim relawan. Dengan adanya kegiatan kemanusiaan ini akhirnya akan dibentuk “UNJANI Medical Emergency and Disaster Response Team”, ungkap dr. Asti Kristianti, SpTHT-BKL, M.Kes yang merupakan Kaprodi Profesi Dokter dan juga koordinator tim relawan.
 
Sumber: FK UNJANI

Civitas Academica Universitas Jenderal Achmad Yani Peringati Hari Pahlawan dan Penutupan Dies Natalis Ke-32

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, seluruh civitas academica Universitas Jenderal Achmad Yani melaksanakan upacara Hari Pahlawan ke-77. Kegiatan ini dilaksanakan di area parkir Gedung Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani pada hari Selasa (15/11). Selain itu, upacara ini juga dalam rangka penutupan Dies Natalis ke-32 Universitas Jenderal Achmad Yani.


Pada kesempatan ini, Bapak Irwan Rayanov, Tenaga Kependidikan dari FITKes, bertindak sebagai Komandan Upacara. Selain itu, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D bertindak sebagai Pembina Upacara.
Pada kegiatan tersebut, dilaksanakan juga penganugerahan Satya Lencana Kesetiaan 10, 20, dan 30 tahun kepada pegawai Universitas Jenderal Achmad Yani.
Dalam amanah yang disampaikan, Rektor menyampaikan bahwa kita harus terus menjiwai semangat para pahlawan bangsa dalam menjalankan kehidupan, baik di kantor, kampus, maupun rumah, dan juga dalam melakukan aktivitas lainnya. Beliau juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan satya lencana 10, 20, dan 30 tahun dan juga berterima kasih atas pengabdiannya dan selalu setia berada di linkungan Universitas Jenderal Achmad Yani.
Kegiatan dilanjutkan dengan penutupan Dies Natalis ke-32 Universitas Jenderal Achmad Yani. Kegiatan laporan yang disampaikan oleh, Dr. Budiman, S.Pd., SKM., S.Kep., Ners., M.Kes selaku Wakil Ketua Pelaksana memaparkan laporan kegiatan Dies Natalis berupa pemaparan jumlah peserta yang ikut serta dalam semua perlombaan. Dilanjutkan dengan pengumuman pemenang pada berbagai perlombaan.


Kegiatan diakhiri dengan pernyataan penutupan Dies Natalis ke-32 oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani dan ramah tamah.
“Para hadirin sekalian, dengan ini secara resmi saya tutup kegiatan Dies Natalis ke-32 Universitas Jenderal Achmad Yani. Terima kasih atas partisipasinya dan juga kerja keras panitia. Mudah mudahan bisa dibalas oleh Allah SWT, Aamiin,” ujar rektor dalam pernyataan penutupan Dies Natalis ke-32 oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah – Ilmu Keperawatan 2021

Universitas Jenderal Achmad Yani Selenggarakan Wisuda Periode III Tahun Akademik 2021/2022

(Universitas Jenderal A. Yani) – Universitas Jenderal Achmad Yani kembali melaksanakan wisuda melalui Upacara Sidang Senat Terbuka Wisuda Magister, Profesi, Sarjana dan Ahli Madya Baru Periode III Tahun Akademik 2021/2022 yang dilaksanakan secara hybrid dan berlangsung di Harris Hotel Bandung, Jawa Barat. Acara wisuda periode III ini dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut yaitu pada hari Selasa (8/11) yang meliputi sesi I dan II kemudian dilanjutkan pada hari Rabu (9/11) yang meliputi sesi III dan sesi IV.


Acara ini dihadiri oleh oleh para Pejabat Universitas Jenderal A. Yani beserta jajaran, Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) beserta jajaran, Ketua LLDIKTI Wilayah IV, Keluarga Jenderal TNI Achmad Yani, para pejabat militer di lingkungan TNI-AD, dan turut mengundang para keluarga wisudawan serta tamu lainnya.
Sebanyak 2.734 mahasiswa yang mengikuti wisuda periode III dan terdapat 5 mahasiswa yang merupakan lulusan terbaik diantaranya, yaitu Maya Noor Wulansari dari program studi Kebidanan dengan IPK 3,95, Firda Azijah dari program studi Ilmu Pemerintahan dengan IPK 3,94, Dwi Nurlaeli dari program studi Ilmu Hukum dengan IPK 3,94, Euis Nurhayati dari program studi Magister Keperawatan dengan IPK 3,95 dan Komarudin dari program studi Magister Ilmu Pemerintahan dengan IPK 3,88.


Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D dalam laporannya menyebutkan ada 2 hal yang ingin dilakukan yaitu memberikan warna yang tegas bahwa UNJANI adalah milik TNI AD sehingga harapannya bisa memperoleh keunggulan di mata calon mahasiswa. Saat ini para mahasiswa harus melalui pendidikan LDKK (Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan) dan nantinya juga akan ada pendidikan LDKK lanjutan yang bekerja sama dengan satuan-satuan TNI AD dengan harapan mahasiswa mempunyai sikap disiplin, loyal, dan santun layaknya seorang prajurit. Kemudian yang kedua, perihal rencana tahun ini yaitu akan mencanangkan UNJANI goes international dengan cara kolaborasi bersama universitas – universitas di luar negeri.
“Kita ingin ada pembeda. Yang membedakan kita dengan universitas lain yang ada di Indonesia, yaitu Universitas yang dimiliki oleh TNI AD harus mempedomani hal-hal yang berkaitan dengan TNI AD salah satunya adalah membentuk karakter dari para mahasiswa layaknya seorang prajurit” ungkap Rektor.


Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Yayasan Kartika Eka Paksi, Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman, S.Sos., M.Si. yang menyampaikan beberapa pesan kepada para wisudawan, yaitu diharapkan para alumnus UNJANI senantiasa mengamalkan ilmu, mengembangkan potensi dan kapasitas diri, menjadi sarjana yang handal, unggul, pandai, terampil, dan berintegritas, serta selalu fokus mengejar cita-cita. Beliau juga menyampaikan sebagai seorang sarjana, ahli, maupun profesi, sudah tentu harus menjadi ilmuwan.
“Karenanya, belajarlah dari filosofi kata ‘ilmuwan’ yang saya jabarkan melalui rangkaian abjad berikut ini : I yang berarti integritas, L yang berarti loyal, M yang berarti moral, U yang berarti usaha, W yang berarti waktu. A yang berarti akuntabel, dan N yang berarti normatif atau taat azas” ungkap beliau dalam pesannya.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – Manajemen 2021 & Annisa Nur Aisyah – Ilmu Keperawatan 2021

Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Cisarua

(Universitas Jenderal A. Yani) – Pada hari Sabtu (29/10) telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat DAGUSIBU Obat Demam. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani yang bekerja sama dengan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UNJANI. Kegiatan tersebut bertempat di daerah Desa Gandrung, Kecamatan Jambudipa Cisarua dan dihadiri oleh masyarakat sekitar.


Dengan tema “Siap Bersinergi Membangun Negeri”, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan atas dasar sedang maraknya masyarakat yang terkena demam dan isu mengenai kandungan etilen glikol pada obat demam sirup anak. Sasaran pada penyuluhan ini yaitu masyarakat sekitar terutama ibu-ibu karena berkoneksi langsung dengan anggota keluarga sehingga harapannya mereka akan memiliki edukasi lebih di dunia kesehatan khususnya mengenai demam pada anak, tata laksana demam, dan pengobatannya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari apt. Titta Hartyana Sutarna, S.Si., M.Sc. selaku Ketua Pelaksana. Dalam sambutannya, beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat menambah wawasan masyarakat dan para dosen yang terlibat bisa berbagi ilmu yang bermanfaat. Beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat lebih memahami dan mengenali terutama dalam dunia kesehatan.
Masuk ke bagian inti acara, yaitu pemaparan materi pertama mengenai tata laksana demam pada anak yang disampaikan oleh dr. Ainun Nur Kamilah. Pada pemaparannya, beliau menyampaikan beberapa hal mengenai penatalaksanaan demam salah satunya yaitu penjelasan mengenai pengertian demam, penyebab demam, hal-hal yang perlu dilakukan ketika anak mengalami demam, cara pengobatan demam, dan tindakan kompres yang baik dan benar pada anak.


Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai DAGUSIBU obat demam dengan baik dan benar oleh apt. Titta Hartyana Sutarna, S.Si., M.Sc. DAGUSIBU adalah singkatan dari DApatkan GUnakan SImpan Buang. Tujuan dari materi DAGUSIBU ini adalah supaya masyarakat lebih teredukasi lagi mengenai bagaimana mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang baik dan benar. Beliau juga menyampaikan bahwa berharap setelah kegiatan penyuluhan maka masyarakat yang telah hadir menjadi lebih paham mengenai tata laksana demam dan paham bahwa lebih baik mengkonsumsi obat yang didapatkan dari apotek.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dilakukan pula post test dan pembagian doorprize mengenai materi tata laksana demam dan DAGUSIBU untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman masyarakat atas materi yang telah disampaikan. Kemudian kegiatan diakhiri dengan foto bersama.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021)

Mengoptimalkan Penanganan Stunting Melalui Posyandu

(Universitas Jenderal A. Yani) – Pada hari Rabu (27/9) Fakultas Kedokteran (FK) bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menyelenggarakan penyuluhan di Kantor Kel. Cibeureum dengan tema Optimalisasi Penanganan Stunting Melalui Peran Posyandu. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor 3 Universitas Jenderal A. Yani, Kepala Puskesmas Cibeureum dan Lurah Cibeureum yang diwakili oleh Kasi Ekonomi, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial.


Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat, dr. Dewi Ratih Handayani, M.Kes, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini gabungan dari dosen Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bantu oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran. Kegiatan ini memiliki tujuan diantaranya yaitu melaksanakan Tri Dharma Peguruan Tinggi oleh dosen serta Universitas Jenderal A. Yani memiliki peran yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Endry Septiadi, dr., M.Kes. memberikan materi mengenai stunting pada anak, yang dimana stunting itu gangguan gizi kronis yang terjadi di 1.000 hari pertama kehidupan dimulai dari mulai ibunya mengandung sampai anaknya lahir dan berusia 2 tahun. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan cara pengukuran tinggi badan anak yang akurat. Dalam jangka pendek stunting akan berdampak pada kesakitan, kematian dan penurunan fungsi produksi anak, jika untuk jangka panjang berdampak juga pada tinggi badan anak, mudah terinfeksi penyakit, gangguan kecerdasan dan menganggu usia produktivitas. Stunting dapat dicegah melalui asupan gizi yang sesuai dengan makro terutama protein lalu dapat mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan selanjutnya mengubah pola makan dari anak.


Setelah itu, dr. Mami selaku kepala puskesmas Kel. Cibeureum memberi himbauan kepada kader yang harus tetap semangat untuk mendapkatkan ilmu baru dan dapat mengaplikasikan apa yang sudah diselanggarakan mengenai stunting tersebut. Beliau pun berterima kasih banyak kepada pihak Universitas Jenderal A. Yani yang sudah mendukung pada bagian wilayah dan pemerintahan serta semoga Universitas Jenderal A. Yani semakin sukses dan berjaya dan selalu menebar manfaat kepada masyarakat.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)

Universitas Jenderal Achmad Yani Jalin Kerjasama dengan Universitas di Malaysia

Universitas Jenderal A. Yani – Guna memperkenalkan Universitas Jenderal A. Yani di luar negeri, pada tanggal 1 dan 2 September 2022, Universitas Jenderal A. Yani mengunjungi Mahsa University, University of Malaya, INTI University dan UniKL. Dalam kujungan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor 3, Karo Kerja Sama, Dekan dan Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran, Wakil Dekan 1 dan Ka Lab Keperawatan Fakultas Ilmu Teknologi dan Kesehatan, Wakil Dekan 2 dan Kaprodi Fakultas Kedokteran Gigi serta Dekan dan Wakil Dekan 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis.


Dengan diadakanya kunjungan tersebut Universitas Jenderal A. Yani memiliki tujuan untuk menjajaki kerjasama baru dengan Universitas yang belum atau baru akan memiliki perjanjian kerja sama dengan Universitas Jenderal A. Yani lalu dapat merealisasikan kerja sama dengan Universitas yang telah melakukan penandatanganan kerja sama sebelumnya dan mempererat hubungan serta relasi kerja sama dengan mitra Universitas Jenderal A. Yani di luar negeri, serta meningkatkan peluang kerja dengan Universitas Jenderal A. Yani di tingkat internasional demi peningkatan muu Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dari kunjungan yang dilakukan oleh Universitas Jenderal A. Yani terdapat hal-hal yang menjadi hasil akhir. Mahsa University menerima program yang ditawarkan dan siap untuk melaksanakanya. Fakultas Kedokteran fokus pada kedaruratan atau emergency untuk persiapan kebencanaan serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis menawarkan virtual student exchange dan virtual workshop. University of Malaya melakukan penandatangan MoU pertama kali dengan Univeritas Jenderal A. Yani, dengan diakanya kerja sama ini FITKes siap melaksanakan program kebidanan dan keperawatan yang telah berjalan.


INTI University menawarkan program yang bisa dilaksanakan bersama oleh kedua Universitas, dengan contoh kerja sama lebih dari 2 negara dengan tunnel system atau multiple partner lalu mirror project yang dilaksanakan antara dosen dari dua negara, hibah peserta kegiatan seminar internasional dan riset kolaborasi untuk menulis di jurnal scopus, seminar untuk meraih ranking di tingkat dunia (QS). UniKL bersama Fakultas Kedokteran masih dalam proses penjajakan proses penandatanganan MoU yang akan ditandatangani pada bulan Oktober.
Universitas di Malaysia pada dasarnya sangat fleksibel dalam berbagai implementasi kerja sama dan proyek dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan dapat dilakukan dalam bentuk daring, luring, hybrid, serta bisa dilakukan dalam berbagai jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Tawaran kerja sama internasional tersebut sangat terbuka untuk berbagai bidang kerja sama.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)