BEM KM Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Inaugurasi ARSAGRAHA

(Humas Unjani) – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Jenderal A. Yani menyelenggarakan acara inaugurasi mahasiswa angkatan 2020. Inaugurasi kali ini diberi tema ARSAGRAHA dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (09/10/2021) pagi.
Acara ini dikemas dengan webinar dan dihadiri oleh 50 lebih peserta dari seluruh Program Studi (Prodi) dan perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Jenderal A. Yani. Dalam kegiatan webinar, diisi oleh dua pemateri yaitu Feby Sabila Prasayundari, S.Farm (mahasiswi berprestasi Fakultas Farmasi Universitas Jenderal A. Yani) dan Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Jenderal A. Yani, Maulana Kusuma.


Materi yang disajikan pada webinar ini dibagi menjadi dua bagian, yakni Berkuliah di Masa Pandemi, disampaikan oleh Feby Sabila Prasayundari, S.Farm, dan Manajemen Waktu dalam Berkuliah dan Berorganisasi, disampaikan oleh Maulana Kusuma. Penyampaian materi ini dipandu juga oleh moderator, yakni Eunike Sarah Solla Gracia, staff acara inaugurasi ARSAGRAHA.
Dalam penyampaian presentasinya, pemateri pertama membahas perkuliahan pada masa pandemi Covid-19. Sejak Indonesia terinfeksi virus Covid-19 pada 2 Maret 2020, tidak lama kemudian, pemerintah meniadakan sementara pembelajaran tatap muka mulai dari level TK, SD hingga Perguruan Tinggi. Semua kegiatan pembelajaran dilakukan secara online dan dari rumah masing-masing.  Terdapat beberapa dampak positif dari pandemi Covid-19 dan juga pembelajaran online. Antara lain, lebih dekat dengan keluarga, waktu belajar fleksibel, polusi udara berkurang, dan memiliki waktu untuk berolahraga.
Selanjutnya materi dari Presiden BEM KM Universitas Jenderal A. Yani. Organisasi adalah suatu wadah perjuangan bersama untuk mencapai tujuan bersama. Syarat berdirinya suatu organisasi yakni memiliki aturan, memiliki tujuan, memiliki pemimpin, dan memiliki anggota. Maulana juga mengungkapkan, mahasiswa harus bisa memilih mana yang prioritas dan urgent, prioritas tetapi tidak urgent, bukan prioritas tetapi urgent, dan bukan prioritas dan tidak urgent dalam mengatur waktu antara kuliah dan berorganisasi.


Selain materi webinar, acara puncak inaugurasi 2020 menampilkan cuplikan kreativitas mahasiswa-mahasiswi angkatan 2020. Mayoritasnya, para mahasiswa-mahasiswi menyanyikan lagu-lagu nasional dan diiringi oleh alunan musik. Acara inaugurasi ARSAGRAHA ditutup dengan foto bersama dan acara selesai dengan baik, sesuai dari rencana yang dibuat.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Inaugurasi dan Webinar

(Humas Unjani) – Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani mengadakan Inaugurasi Psikologi 2020: Metempsychosis dan juga webinar pada masa pandemi Covid-19 melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu (18/08/2021) pagi hingga sore dan dalam acara ini turut mengundang Idgitaf (bintang tamu), Agata Paskarista, CPS. (star talk), Dyah Titi Setianingrum, M.Psi. (pembicara), dan dimoderatorkan oleh Vanni Eka Putri Ariani.

Kegiatan dimulai dengan MC dan acara inaugurasi dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Arief Budiarto, DESS. Selanjutnya, juga disampaikan pesan-pesan untuk mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani Angkatan 2020 dari Dekan dan para Wakil Dekan. Selain itu, ditampilkan juga pentas seni yaitu modern dance secara virtual.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan webinar oleh pembicara Dyah Titi Setianingrum, M.Psi., dosen Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani, dengan membahas Cemas; Gangguan atau Bukan?. Menurut Dyah, kecemasan merupakan kondisi umum dari ketakutan atau perasaan tidak nyaman (Nevid, 2014) dan merupakan emosi yang terdiri pikiran-pikiran tidak menyenangkan, sensasi tidak menyenangkan, dan perubahan fisik yang terjadi dalam menanggapi situasi atau stimulus yang dianggap mengancam atau berbahaya (Spielberger, 2007). Kecemasan berubah menjadi abnormal ketika kecemasan yang dialami melebihi proporsi dari ancaman yang sebenarnya atau ketika kecemasan muncul tanpa sebab.

Secara umum, kecemasan dibatasi oleh kehadiran pemicu, intensitas dan frekuensi, gejala atau symptom, dan gangguan aktivitas harian. Kecemasan juga ditandai dengan berbagai symptom diantaranya, secara fisik akan gelisah, gemetar, sesak, berkeringat, dan yang lainnya, secara perilaku akan menghindar, bergantung dan gelisah, dan secara kognitif akan khawatir, takut, pikiran berlebih, dan sangat waspada. Terdapat tiga jenis gangguan kecemasan yaitu gangguan panik, gangguan fobia, dan gangguan kecemasan menyeluruh.
Beberapa trik menghadapi cemas, sebelum menjadi berkepanjangan yaitu, kenali diri sendiri, rileks, mengurangi pikiran negatif, bangun kendali diri, bercerita para orang yang tepat, berteman sehat, dan jalani pola hidup sehat. Kecemasan dapat ditangani dengan terapi obat, terapi kognitif-perilaku, pendekatan pembelajaran, dan terapi relaksasi.

Setelah webinar oleh Dyah Titi Setianingrum, M.Psi., kegiatan dilanjutkan dengan bermain game secara online dan juga persembahan lagu dari sebuah grup musik. Acara selanjutnya yaitu sharing dengan Agata Paskarista, CPS., praktisi kesehatan mental, content creator, dan founder @LOSTIDN, dengan membahas toxic environment atau lingkungan toxic. Terakhir, di akhir acara inaugurasi merupakan penampilan dari Idgitaf, penyanyi dan public figure. Kegiatan inaugurasi berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta yang hadir. Dengan demikian, acara sesuai dengan rencana kegiatan yang telah dirancang.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto