Universitas Jenderal Achmad Yani Jalin Kerjasama dengan Jimly School of Law and Government

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam memperkuat kerjasama, Universitas Jenderal Achmad Yani kembali melakukan kerjasama dengan pihak eksternal. Kali ini, Universitas Jenderal Achmad Yani menjalin kerjasama dengan Jimly School of Law and Government yang dinakhodai oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. Acara penandatanganan kerjasama dilakukan di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani pada hari Selasa (11/10).


Dalam sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, mengatakan bahwa pada pertemuan ini adalah untuk menandatangani MoU antara Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Jimly School of Law and Government. Lalu dilanjutkan dengan kuliah umum yang akan diberikan oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. kepada para mahasiswa yang hadir. Rektor juga menambahkan bahwasannya kuliah umum yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Jimly dapat menambah motivasi mahasiswa dalam belajar.
Selanjutnya merupakan sambutan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. Beliau menyampaikan kekagumannya terhadap Universitas Jenderal Achmad Yani dan mengatakan, “Luar biasa ini kampus.” Lalu beliau juga mengatakan bahwa kerjasama atau kolaborasi ini dilakukan untuk membantu memajukan Universitas Jenderal Achmad Yani beserta seluruh fakultasnya. Selain itu Prof. Dr. Jimly juga berharap, kolaborasi ini dapat memberi manfaat bersama, karena era saat ini sudah memasuki era kolaborasi, bukan lagi saling bersaing.


Memasuki kegiatan inti yaitu penandatanganan MoU antara Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Jimly School of Law and Government. Dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dan ditutup dengan foto bersama. Setelah kegiatan penandatanganan MoU, agenda dilanjutkan dengan kuliah umum dari Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. kepada para mahasiswa FISIP yang hadir. Kuliah umum ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber.
 
(Ismail)