Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut, FKG Universitas Jenderal Achmad Yani Gelar Pengmas

Universitas Jenderal A. Yani – Bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan, Fakultas Kedokteran Gigi – Universitas Jenderal Achmad Yani (FKG Unjani) bekerjasama denga Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Wonosobo menggelar kegiatan pengabdian masyarakat Unjani Mengabdi (UM) 2022 selama 2 hari, yaitu Kamis – Jumat tanggal 10 dan 11 November 2022. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut berupa pencabutan, penambalan dan pembersihan karang gigi anak dan dewasa, serta pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat secara gratis bagi warga Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.


Wakil Dekan 3 FKG Unjani, Herryawan, drg., Sp. Perio mengungkapkan bahwa angka kejadian penyakit gigi dan mulut di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, sehingga pihaknya menggelar kegiatan UM ini agar masyarakat semakin sadar tentang pentingnya menjaga Kesehatan gigi dan mulut. Pemilihan Kecamatan Kalibawang sebagai lokasi kegiatan bukanlah tanpa alasan. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riset Kesehatan Dasar) Kementerian Kesehatan RI Tahun 2018, kecamatan ini termasuk yang paling tinggi angka penyakit gigi dan mulutnya untuk wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ini diharapkan pada Riskesdas selanjutnya angka kesehatan gigi dan mulut masyarakat di wilayah ini akan membaik.
Lebih lanjut Herry mengungkapkan bahwa UM merupakan kegiatan rutin tahunan dari FKG Unjani yang telah mulai digelar sejak tahun 2013. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dengan angka kejadian penyakit gigi dan mulut yang masih tergolong tinggi. Hanya saja pelaksanaannya sempat terhenti pada tahun 2020 dan 2021 karena adanya pandemi Covid-19. Baru pada tahun 2022 ini dimana kondisi sudah lebih baik kami berani untuk melaksanakan kegiatan ini lagi”, ungkapnya.
Selain itu dikatakan Herry bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan ruang bagi para mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan klinis yang dimilikinya dengan cara terjun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta memperkenalkan mengenai dunia kerja yang akan dihadapi oleh mahasiswa setelah lulus menjadi seorang dokter gigi. Melalui kegiatan ini juga tentunya akan dapat memperkenalkan FKG Unjani kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah tempat lokasi kegiatan.

Sampai akhir kegiatan, tercatat sekitar 230 orang telah mendapatkan pelayanan kesehatan, serta penyuluhan dilakukan di SD, SMP, SMA serta pada ibu-ibu kader PKK di kecamatan Kalibawang. \”Alhamdulillah masyarakat antusias memanfaatkan kegiatan UM sehingga kami dapat menjangkau sebanyak mungkin yang membutuhkan. Kedepannya semoga kegiatan ini dapat menjadi bagian dari peningkatan status kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia, karena sesuai dengan tujuan dari Ke
menterian Kesehatan bahwa Indonesia diharapkan dapat bebas dari  karies atau gigi berlubang pada tahun 2030\” tutur Herry.
Senada, Ketua Seksi MKEKG PDGI Wonosobo drg Rina Sesotyawaty mengatakan, dipilihnya kalangan anak-anak maupun remaja yang menjadi sasaran program kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut tersebut karena kalangan tersebut dinilai perlu mendapat penguatan dalam hal kesehatan. “Sehingga ketika mereka sehat tidak akan terkendala ketika melakukan kegiatan belajar maupun pada saat mencari pekerjaan, karena persoalan gigi juga saat ini menjadi sebuah syarat dalam bekerja,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Kalibawang, Misro, mengaku berterimakasih kepada FKG Unjani maupun PDGI Wonosobo yang telah menggelar pengabdian masyarakat di wilayahnya. “Kami berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan taraf kesehatan gigi dan mulut masyarakat di wilayah kami”, pungkasnya.
 
Sumber: FKG Universitas Jenderal A. Yani