Prodi Kesmas FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Adakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Universitas Jenderal A. Yani – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes) melalui Program Studi Kesehatan Masyarakat (Prodi Kesmas), mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (14/1) dan bertempat di Ruag 5.7 Lantai 5 Gedung B FITKes dan Area Parkir gedung tersebut.



Pelatihan ini dibuka oleh Kaprodi Kesmas serta dihadiri oleh Kasi Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Dosenn dan Mahasiswa Departemen K3, dan tamu undangan lainnya.
Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran ini dilakukan juga bersama dengan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, dan ditujukan kepada mahasiswa Prodi Kesmas yang mengambil peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, pada pelatihan ini juga melibatkan tenaga B yang berada di lingkungan FITKes.


Setelah memberi materi di ruang kelas, pelatihan ditutup dengan praktek pemadaman api di area parkir gedung FITKes. Semua peserta pelatihan mendapat kesempatan untuk mempraktekkan pemadaman api baik dengan menggunakan APAR atau dengan media lainnya.
 
 
***Ismail***

Serah Terima Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat dalam Program PBL

Universitas Jenderal A. Yani – Pada hari Selasa (6/12), bertempat di Ruang Pertemuan Desa Cimanggu telah dilaksanakan kegiatan serah terima Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani. Serah terima dilakukan dalam rangka Kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) I, II, dan III di Wilayah Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kab. Bandung Barat (KBB).


Pembukaan Kegiatan PBL ini dihadiri oleh Camat Ngamprah, Kepala Puskesmas Ngamprah, Kepala Desa Cimanggu, Para Ketua RW di Wilayah Cimanggu, Dekan FITKes, Pengelola Prodi, Dosen Kesmas, dan Mahasiswa Prodi Kesmas berjumlah 274 orang.

Kegiatan PBL ini akan dilaksanakan selama 21 hari dengan kegiatan pengkajian, intervensi, implementasi, dan evaluasi dari problem solving permasalahan kesehatan masyarakat.
 
Editor: M. Ismail

Kesehatan Masyarakat (S1) Peroleh Akreditasi \”Unggul\”

\"\"
Selamat dan Sukses
atas capaian
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Univ.Jenderal Achmad Yani
memperoleh
“AKREDITASI UNGGUL”
2022-2027
0411/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2022
Assesment lapangan dilakukan secara offline di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan dimana dihadiri oleh pimpinan FITKes, Prodi Kesmas, panitia penyunan borang akreditasi serta tidak lupa jajaran SPM. Assesment lapangan dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes).
Capaian yang diperoleh Prodi Kesmas (S1) menambah jumlah Program Studi di lingkungan Univ. Jenderal Achmad Yani yang memperoleh akreditasi \”Unggul\” sebanyak 3 Prodi dan yang memiliki Akreditasi \”A\” sebanyak 4 Prodi. Semoga kedepannya Univ. Jenderal Achmad Yani terus dapat menambah akreditasi \”Unggul\” agar mencapai Visi Univ. Jenderal Achmad Yani menjadi Univ. yang unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.

Kesehatan Masyarakat (S1) Peroleh Akreditasi \”Unggul\”

\"\"
Selamat dan Sukses
atas capaian
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Univ.Jenderal Achmad Yani
memperoleh
“AKREDITASI UNGGUL”
2022-2027
0411/LAM-PTKes/Akr/Sar/VI/2022
Assesment lapangan dilakukan secara offline di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan dimana dihadiri oleh pimpinan FITKes, Prodi Kesmas, panitia penyunan borang akreditasi serta tidak lupa jajaran SPM. Assesment lapangan dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes).
Capaian yang diperoleh Prodi Kesmas (S1) menambah jumlah Program Studi di lingkungan Univ. Jenderal Achmad Yani yang memperoleh akreditasi \”Unggul\” sebanyak 3 Prodi dan yang memiliki Akreditasi \”A\” sebanyak 4 Prodi. Semoga kedepannya Univ. Jenderal Achmad Yani terus dapat menambah akreditasi \”Unggul\” agar mencapai Visi Univ. Jenderal Achmad Yani menjadi Univ. yang unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan.

Cegah Stunting dan Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi

(Universitas Jenderal A. Yani) – Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FITKes Universitas Jenderal A. Yani khususnya Divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) sukses melaksanakan kegiatan Pengmas pada hari Jumat (18/3). Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 08.30 – 11.30 WIB dan bertempat di Kantor Posyandu Dahlia, RW 15, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua RW 15 dan istri, perwakilan dari Puskesmas, Kader Posyandu, dan ibu-ibu peserta kegiatan pengmas ini.



Bertemakan Generasi Hebat Ada di Tangan Ibu, pengmas ini diberi nama Prevention Hima Kesehatan Masyarakat. Adapun aktivitas pada pengmas ini yaitu membantu kegiatan Posyandu bersama para kader, juga memberikan penyuluhan kesehatan Pencegahan Stunting dan Manfaat Pemberian ASI bagi bayi. Penyuluhan ini disampaikan kepada para ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita dan hadir di Posyandu saat kegiatan berlangsung.
 
Penulis: M. Ismail

DPKIP Kesmas FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Selenggarakan Seminar Nasional Secara Virtual

(Universitas Jenderal A. Yani) – Departemen Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (DPKIP – FITKes), Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Jenderal Achmad Yani telah menyelenggarakan Seminar Nasional Online dengan tema ‘Kupas Tuntas : Strategi Promosi Kesehatan untuk Mencegah Hoax dan Infodemik Mengenai Vaksinasi di Media Sosial’ pada Sabtu (05/03) melalui platform Zoom Meeting. Berdasarkan laporan dari ketua pelaksana, Seminar Nasional Online ini dihadiri oleh 268 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Jenderal Achmad Yani, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes., MARS, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, dan PLT. Walikota Cimahi, Letkol Inf. (Purn) Ngatiyana.
Masuk ke bagian inti acara, yang pertama adalah pemaparan materi oleh Keynote Speaker, dr. Hj. Nina Susana Dewi, Sp.PK (K), M.Kes., MMRS. selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. dr. Nina menyampaikan mengenai update kondisi Covid-19 di Jawa Barat yang mengalami peningkatan cukup tinggi namun dengan gejala yang ringan serta update vaksinasi Covid-19 yang sebentar lagi mencapai target 90%. Dengan ini, muncul berbagai berita hoax mengenai vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, dr. Nina menyampaikan strategi promosi kesehatan baik melalui kampanye, KIE, pemberdayaan, kemitraan dan advokasi agar masyarakat bisa memilah informasi yang benar adanya sehingga masyarakat menjadi mandiri untuk menjaga dan memelihara kesehatannya sendiri. Sedangkan untuk mencegah berita hoax, dr. Nina memiliki 3 cara, yaitu cek kebenaran berita dan caption-nya, cek kebenaran data yang disajikan, serta pastikan keterpaduan bahasannya.

Selanjutnya, narasumber pertama yaitu Dr. Asri Masitha A., SKM, MKM. selaku Pengurus Pusat PPPKMI Bidang Kemitraan dan Inovasi. Dr. Asri menyampaikan data Covid-19, jenis dan cakupan vaksinasi, hingga berita-berita hoax mengenai vaksinasi. Mengenai strategi promosi kesehatan, Dr. Asri menyampaikan bahwa strategi promosi kesehatan based on population, using media, adopt health behavior theory, partnership, advocacy. Untuk upaya dalam menanggulangi berita hoax vaksinasi, ada beberapa poin, diantaranya aspek holistik yang mencakup kebijakan, kemitraan, reorientasi pelayanan kesehatan, menghentikan penyebaran dengan melaporkan, serta memberikan platforms resmi dan terpercaya.

Pada narasumber kedua, yaitu penyampaian materi oleh Atik Qurrota A’Yunin selaku CPO Jago preventif. Jika dilihat dari definisi hoax dan infodemik, dampak yang ditimbulkan bahkan sangat fatal, seperti miss informasi mengenai obat-obatan yang belum terbukti khasiatnya yang mana akan menyebabkan kebutaan bahkan kematian. Untuk menghadapi hoax dan infodemik ada 3 cara, yaitu meningkatkan literasi digital, melakukan kolaborasi, dan membuat narasi sendiri.

Pemaparan materi oleh narasumber ketiga, yaitu drg. Pratiwi, M.Kes. selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi memiliki PICC (Pusat Informasi Covid Cimahi) yang dapat diakses guna mendapatkan informasi yang akurat mengenai perkembangan Covid-19 khususnya di Kota Cimahi. Untuk mencegah berita hoax dan infodemik yang menjadi tantangan, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah sosialisasi edukasi secara langsung dengan menggandeng beberapa tokoh yang berpengaruh, seperti pemerintah, masyarakat, swasta, media, dan institusi pendidikan. Adapun salah satu materi sosialisasi edukasi yang dibawakan, yaitu mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi.

Kegiatan seminar nasional ini berlangsung sangat interaktif, dimana terdapat beberapa pertanyaan dari peserta serta pemaparan materi dari berbagai narasumber yang informatif. Seminar pun ditutup dengan games, pembagian hadiah, serta foto bersama.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi 2019)
Editor: M. Ismail