Universitas Jenderal Achmad Yani Selenggarakan LDKK Mahasiswa Baru T.A. 2022/2023

Universitas Jenderal A. Yani – Guna mengimplementasikan motto Smart Military University, Universitas Jenderal Achmad Yani mewajibkan tiap mahasiswa baru tingkat pertama untuk melaksanakan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK). Pada hari Kamis (8/12), Universitas Jenderal Achmad Yani kembali menyelenggarakan LDKK bagi mahasiswa baru T.A. 2022/2023 di Pusdik Armed, Cimahi. Pelaksanaan LDKK yang kedua ini sedikit berbeda dari yang pertama, dimana saat ini LDKK dilaksanakan selama 4 hari (Kamis – Minggu) dan pesertanya dicampur dari tiap program studi, bukan berdasarkan fakultas masing-masing.


Kegiatan LDKK Gelombang I dimulai dengan upacara pembukaan di Lapangan Djarot Soepadmo Pusdik Armed dan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Letkol Arm. Hartono selaku Danlat LDKK T.A. 2022/2023 bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sebelum memulai pembukaan, para peserta LDKK memasuki lapangan upacara dengan iringan drumband dari Korsik Pusdik Armed, dimana terdapat 6 mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani yang juga dilibatkan pada drumband tersebut.


Upacara dimulai dengan pengecekan pasukan oleh Rektor, pernyataan pembukaan LDKK, dan penyematan tanda peserta LDKK kepada 2 perwakilan mahasiswa. Dalam amanah yang disampaikan, Rektor mengungkapkan bahwa LDKK ini akan menjadi bekal untuk para mahasiswa ketika masih belajar di kampus dan setelah menjadi alumni. Yaitu, memiliki nilai-nilai yang dimiliki oleh prajurit TNI Angkatan Darat.


Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan yang berlokasi di tribun Lapangan Djarot. Jam Komandan diisi dengan ceramah dari Danpussenarmed, Mayjen TNI Yudhi Chandra Jaya, M.A., tentang Kepemimpinan. Dalam paparannya, Danpussenarmed menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus mengedepankan kebutuhan, kepentingan, dan aspirasi orang lain. Pemimpin juga harus bisa menjaga keharmonisan, membangun dan membentuk kerja tim, menjaga kepercayaan orang lain, bertanggung-jawab, dan mendorong orang lain untuk tumbuh kembang.
 
Penulis: Ismail

Kunjungi Universitas Jenderal Achmad Yani, KASAD Berikan Kuliah Umum Kepada Para Mahasiswa

(Universitas Jenderal A. Yani) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengunjungi Universitas Jenderal Achmad Yani pada hari Rabu (9/2). KASAD datang pada pukul 08.30 WIB dan diterima dengan baik oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph. D beserta jajarannya di Gedung Rektorat.


Setelah diterima di Gedung Rektorat, KASAD beserta Rektor melanjutkan perjalanan ke Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani untuk memberikan kuliah umum.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani mengemukakan tiga harapannya. Pertama, adanya affirmative action yang diberikan kepada mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani saat hendak berkarier di dunia militer khususnya TNI AD. Kedua, dijadikannya Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai salah satu tempat menempuh pendidikan tinggi yang dapat menerima militer aktif dari golongan Tamtama, Bintara dan Perwira. Terakhir, tersedianya fasilitas dari TNI AD untuk dijadikan tempat magang bagi para mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani.


Selanjutnya merupakan bagian inti acara yaitu kuliah umum yang diberikan oleh KASAD dengan tema Peran Kepemimpinan Strategis dalam Membangun Green Human Resource Management. Dalam pemaparannya, KASAD menyampaikan bahwa gaya kepemimpinan strategis merupakan kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, mempertahankan, fleksibilitas, berpikir secara strategis, dan bekerja dengan orang lain untuk masa depan yang lebih baik lagi. Dalam menjalani tugas-tugasnya, seorang pemimpin harus bisa menjadi sosok pemimpin yang dihormati, diidolakan, dikagumi, dicintai, diidamkan, dan diharapkan.
KASAD juga memaparkan bahwa terdapat empat ciri utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Keempat hal tersebut yaitu imajinasi bagaimana dapat memprediksi tantangan yang akan dihadapi kedepannya, inovasi dalam memberikan gagasan untuk mencapai tujuan bersama, visi dan misi, cita-cita dan harapan untuk terus mencapai target. Terakhir KASAD menyampaikan bahwa terdapat tiga kunci sukses yaitu dapat melupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini secara optimal, dan memiliki asumsi bahwa cita-cita hanya harapan dan angan-angan tetapi harus diperjuangkan.
Kuliah umum ditutup dengan pemberian cinderamata berupa plakat kepada KASAD oleh Wakil Rektor 1 Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si dan pemberian sertifikat yang diserahkan oleh Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi, Letjen TNI Purn. Tatang Sulaiman, S.Sos., M.Si. Selanjutnya, KASAD berkesempatan meninjau pembangunan gedung baru dan melakukan podcast di Studio Podcast FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani.
Kegiatan kuliah umum KASAD dihadiri oleh kurang lebih 100 mahasiswa dari tiap Program Studi di Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, dihadiri juga oleh jajaran pimpinan Yayasan Kartika Eka Paksi, pimpinan militer di Kota Cimahi dan Bandung, serta para pimpinan di lingkungan Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
Penulis: Shabila Pridadindya (Hubungan Internasional – 2021)
Editor: M. Ismail

Universitas Jenderal Achmad Yani Berikan Pengarahan Bagi 102 Mahasiswa Program Magister Penerima Beasiswa TNI Angkatan Darat

(Universitas Jenderal Achmad Yani) – Pengarahan Kelembagaan Bagi Mahasiswa Mahasiswi Program Magister Kelas Kerja Sama Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat telah dilaksanakan pada hari Kamis (27/01). Acara ini dihadiri oleh Ketua BPH Universitas Jenderal Achmad Yani, Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si., Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si, Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., dan 102 mahasiswa Program Magister Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat.


Setelah dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan agenda pengenalan organisasi Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) kaitannya dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Universitas Jenderal Achmad Yani oleh Ketua BPH. Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si. selaku Ketua BPH mengungkapkan bawah yayasan yang didirikan pada 10 Agustus 1972 ini terbentuk karena adanya rasa resah yang dirasakan oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terhadap beberapa permasalahan yang ada di lingkungan Angkatan Darat.
Dalam lembaga pendidikan TNI AD, ada 10 komponen pendidikan yang harus dilaksanakan. Salah satunya adalah berkaitan dengan fasilitas pendidikan. YKEP telah berupaya untuk membangun sebagian besar kampus Unjani yang ada di Cimahi. “Keberhasilan seseorang itu bukan milik orang pintar, tapi milik orang-orang yang memiliki kemauan untuk menghasilkan sesuatu,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani memberikan Pengenalan The New Universitas Jenderal Achmad Yani dan visi Smart Military University. Beliau menjelaskan bahwa pada tahun 2020, KSAD yang pada saat itu dijabat oleh Jenderal TNI Andika Perkasa meminta rektor untuk mengubah Universitas Jenderal Achmad Yani menjadi universitas yang unggul. Dimulainya pembangunan pada kampus ini dicanangkan bahwa Universitas Jenderal Achmad Yani akan menjadi Hybrid University, dimana perkuliahan bisa dilakukan secara tatap muka dan daring. Menurutnya, hal ini penting bagi kita di lingkungan TNI Angkatan Darat, karena bisa berkuliah tanpa harus datang ke Cimahi.
“Kita ingin para prajurit TNI Angkatan Darat dan keluarga besarnya bisa benar-benar memanfaatkan institusi yang dimiliki oleh Angkatan Darat. Program Magister di Unjani akan berbeda dengan universitas lain, kita akan coba padatkan sehingga bisa menyelesaikan studi dalam jangka waktu 1 tahun.” ungkapnya. Rektor juga mengucapkan selamat datang dan berharap agar TNI Angkatan Darat dan Universitas Jenderal Achmad Yani terus berkembang dan bisa memproduksi manusia-manusia yang luar biasa.


Acara dilanjutkan dengan penjelasan Rencana Garis Besar (RGB) Pendidikan Magister Universitas Jenderal Achmad Yani Program Beasiswa Mabes TNI AD Gelombang 2 oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si. Beliau menjelaskan bagaimana proses perkualiahan yang akan dilakukan, kalender akademik selama perkuliahan, strategi komunikasi dan koordinasi, dan Sistem Monev PBM yang diminta oleh Spersad kepada Tim Akademik Universitas Jenderal Achmad Yani. Acara diakhiri dengan Pengumaman Teknis Perkuliahan oleh Karo Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si.
 
Penulis: Winda Pramudita – 5211191033 – Akutansi 2019
Editor: M. Ismail