Mahasiswa Baru Universitas Jenderal A. Yani Sukses Jalani PKKMB Tahun 2022

(Universitas Jenderal A. Yani) – Bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal A. Yani, mahasiswa baru kembali mengikuti PKKMB dihari kedua. Pada hari kedua ini, kegiatan yang diikuti meliputi kuliah umum, pengenalan kampus, pengenalan UKM, kuliah wawasan kebangsaan, dan kegiatan yang lainnya.
Kegiatan diawali dengan menampilkan video dari Ibu Atalia Praratya, S.I.P,. M.I.Kom, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sexual harassment yang dibawakan oleh Antik Bintari, S.I.P., M.T. Beliau menyampaikan bahwa tindakan kekerasan sexual bukan hanya sekedar tindakan yang sepele tetapi bisa berdampak pada kondisi psikis terutama kondisi akademis. Sebagai mahasiswa untuk mengatasi masalah ini memiliki peran sebagai pendengar dan menerima keluhan dari teman yang menjadi korban sexual harassment karena hal tersebut menjadi sebuah pertolongan pertama.


Selanjutnya yaitu pemaparan promosi dari setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada dilingkungan Universitas Jenderal A. Yani lalu dilanjutkan dengan pemutaran video explore campus. Sebelum memasuki istirahat, beberapa kelompok peserta PKKMB diminta untuk tampil dan menunjukkan kekompakan timnya melalui yel-yel.
Kegiatan berikutnya yaitu pemaparan materi tentang Cipta Perubahan Kontribusi Mahasiswa untuk Pembangunan Bangsa yang disampaikan oleh Founder Gerakan Mengajar Desa, Gardian Muhamad. Pada materi yang telah disampaikan beliau menyampaikan bahwa berdasarkan survey McKinsey, Indonesia akan menjadi negeri yang bagus dan berpengaruh dengan 3 syarat diantaranya yaitu infrastruktur dan ekonomi yang stabil, kualitas sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi yang relevan dan stabil. Beliau juga menyampaikan bahwa anak muda punya kekuatan untuk menciptakan perubahan.


Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D juga memberikan sambutannya. Rektor berterima kasih kepada Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr.(H.C) Doni Monardo yang sudah berkenan mengunjungi Universitas Jenderal A. Yani dan memiliki beberapa alasan megundang mantan Kepala BNPB tersebut. Diantaranya yaitu agar Universitas Jenderal Achmad Yani lebih terasa warna TNI AD. Maka dari itu, kita berupaya untuk menghadirkan intelektual TNI AD baik yang senior ataupun muda. Beliau pun menginginkan mahasiswa untuk mencontoh apa yang dilakukan prajurit TNI AD mulai dari pangkat rendah sampai tertinggi dan yang terakhir menerapkan salah satu visi Univesitas Jenderal A. Yani yaitu memiliki wawasan lingkungan.
Materi terakhir disampaikan oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr.(H.C) Doni Monardo yang menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan dan lingkungan hidup. Beliau menginginkan mahasiswa Universitas Jenderal A. Yani mengurangin penggunaan plastik dan diganti oleh tumbler serta berkomitmen untuk membuat laboratorium nasional dan meminta menjadikan lingkungan sebagai konsidrasi dalam membuat keputusan.


Rangkaian kegiatan diakhiri dengan serah terima mahasiswa baru T.A. 2022/2023 secara simbolis oleh Wakil Rektor 3, dr. Dewi Ratih Handayani, M.Kes. kepada Wakil Dekan 3 Fakultas Teknologi Manufaktur, Dr. Rinto Yusriski, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021) dan Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)

Mahasiswa Baru Universitas Jenderal A. Yani Ikuti Kegiatan PKKMB Hari Pertama

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka memperkenalkan mahasiswa baru kepada lingkungan kampus Universitas Jenderal A. Yani (Unjani) mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru tahun 2022 yang dilaksanakan pada hari Senin (19/9) dan secara hybrid. Kegiatan dihadiri oleh 250 mahasiswa baru secara offline yang bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal A. Yani lantai 4 dan selebihnya hadir secara online.



Materi pertama yang disampaikan yaitu mengenai pengenalan keluarga Jenderal Achmad Yani dengan moderator Dzul Akmal, S.KM., M.Kes. selaku Wakil Dekan 3 FITKes. Pengenalan disampaikan oleh Dra. Indrya Ami Rully A. Yani, MA., Psikolog., yang merupakan putri pertama dan Bapak Untung Achmad Yani, putra ketujuh dari Jenderal Achmad Yani. Dari pemaparan materi dapat diambil kesimpulan bahwa ada beberapa hal yang bisa diteladani dari Jenderal Achmad Yani yaitu beliau merupakan seseorang yang santun, memiliki jiwa leadership yang baik, gagah dan berani, disiplin, loyal, dan intelektual yang tinggi. Mengutip dari sambutan Rektor Unjani di pembukaan PKKMB bahwa sebagai mahasiswa Unjani memiliki jiwa disiplin, kepemimpinan, dan santun harus ditanamkan dalam diri kita. Selain itu, pesan dari Jenderal A. Yani yang selalu diingat oleh Bu Rully beserta keluarga yaitu, “belajarlah setinggi-tingginya”.
Selanjutnya yaitu pemaparan materi pengenalan Yayasan Kartika Eka Paksi oleh Kepala Bidang Akademik, Mayjen TNI (Purn) Benny Indra Pujihastono, S.IP., M.HI. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Jenderal Achmad Yani merupakan kampus yang besar karena berada di bawah naungan TNI Angkatan Darat Yayasan Kartika Eka Paksi yang mana YKEP ini berintegrasi dengan UNJANI, TNI AD, dan mahasiswa. YKEP juga berbadan hukum yaitu didirikan pada 10 Agustus 1972 oleh TNI AD dan pembinanya adalah KASAD. Selain bidang pendidikan, YKEP juga memiliki beberapa bidang diantaranya bidang usaha, investasi, kesejahteraan dan humble.
Pemaparan materi selanjutnya tentang Yayasan Kartika Eka Paksi, BPH, dan Keachmadyanian oleh Ketua BPH Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Chairussani Abbas Sopamena, S.IP., M.Si. Beliau berpesan kepada para mahasiswa untuk membangun Universitas Jenderal Achmad Yani ini sebagai universitas yang diharapkan oleh angkatan darat dan berharap mahasiswa bisa mengedepankan karakteristik yang dimiliki oleh Jenderal Achmad Yani diantaranya yaitu disiplin, loyal, dan juga santun.


Dalam pemaparan materi yang disampaikan oleh Wakil Rektor 3, Dewi Ratih Handayani, dr., M.Kes., bahwa untuk menjadi mahasiswa yang unggul mahasiswa harus  baik dalam dalam hal hardskill dan softskill. Hardskill harus ditunjukan dengan IPK yang bagus di prodi nya dan softskill dapat didapatkan melalui salah satunya adalah organisasi dan juga sertifikasi yang yang diperoleh melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di bidang 3.
Wakil Rektor 2, Dr. Asep Kurniawan, SE., MT., ASCA., CHRA juga memberikan materi mengenai hak dan kewajiban mahasiswa selama menjadi mahasiswa Universitas Jenderal A. Yani serta memberi penjelasan tentang tata cara pembayaran yang menggunakan virtual account. Dalam menutup materinya beliau menyampaikan bahwa secanggih-canggihnya peralatan yang digunakan, tidak akan berfungsi dengan baik apabila dari segi SDM-nya kurang berkualitas.

Dalam kemsempatan ini Wakil Rektor 1, Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si.  memberikan materi mengenai kebijakan dan proses akademik yang berada di lingkungan Universitas Jenderal A. Yani serta menyampaikan informasi bahwa Universitas Jenderal A. Yani memiliki 2 lokasi kampus yang berada di Cimahi dan Bandung yang memiliki visi utama yaitu unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Jenderal A. Yani memiliki 41 program studi dan 10 fakultas dan memiliki mahasiswa sebanyak 18.672. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang kurikulum akademik yang berlaku di Universitas Jenderal A. Yani kepada para mahasiswa baru.
Kegiatan PKKMB hari pertama diakhiri dengan sesi Focus Discussion Group (FDG) dan pemaparan pengenalan ormawa dalam tingkat universitas.
 
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021) dan Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)