Mahasiswa Baru Universitas Jenderal A. Yani Sukses Jalani PKKMB Tahun 2022

(Universitas Jenderal A. Yani) – Bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal A. Yani, mahasiswa baru kembali mengikuti PKKMB dihari kedua. Pada hari kedua ini, kegiatan yang diikuti meliputi kuliah umum, pengenalan kampus, pengenalan UKM, kuliah wawasan kebangsaan, dan kegiatan yang lainnya.
Kegiatan diawali dengan menampilkan video dari Ibu Atalia Praratya, S.I.P,. M.I.Kom, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sexual harassment yang dibawakan oleh Antik Bintari, S.I.P., M.T. Beliau menyampaikan bahwa tindakan kekerasan sexual bukan hanya sekedar tindakan yang sepele tetapi bisa berdampak pada kondisi psikis terutama kondisi akademis. Sebagai mahasiswa untuk mengatasi masalah ini memiliki peran sebagai pendengar dan menerima keluhan dari teman yang menjadi korban sexual harassment karena hal tersebut menjadi sebuah pertolongan pertama.


Selanjutnya yaitu pemaparan promosi dari setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada dilingkungan Universitas Jenderal A. Yani lalu dilanjutkan dengan pemutaran video explore campus. Sebelum memasuki istirahat, beberapa kelompok peserta PKKMB diminta untuk tampil dan menunjukkan kekompakan timnya melalui yel-yel.
Kegiatan berikutnya yaitu pemaparan materi tentang Cipta Perubahan Kontribusi Mahasiswa untuk Pembangunan Bangsa yang disampaikan oleh Founder Gerakan Mengajar Desa, Gardian Muhamad. Pada materi yang telah disampaikan beliau menyampaikan bahwa berdasarkan survey McKinsey, Indonesia akan menjadi negeri yang bagus dan berpengaruh dengan 3 syarat diantaranya yaitu infrastruktur dan ekonomi yang stabil, kualitas sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi yang relevan dan stabil. Beliau juga menyampaikan bahwa anak muda punya kekuatan untuk menciptakan perubahan.


Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D juga memberikan sambutannya. Rektor berterima kasih kepada Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr.(H.C) Doni Monardo yang sudah berkenan mengunjungi Universitas Jenderal A. Yani dan memiliki beberapa alasan megundang mantan Kepala BNPB tersebut. Diantaranya yaitu agar Universitas Jenderal Achmad Yani lebih terasa warna TNI AD. Maka dari itu, kita berupaya untuk menghadirkan intelektual TNI AD baik yang senior ataupun muda. Beliau pun menginginkan mahasiswa untuk mencontoh apa yang dilakukan prajurit TNI AD mulai dari pangkat rendah sampai tertinggi dan yang terakhir menerapkan salah satu visi Univesitas Jenderal A. Yani yaitu memiliki wawasan lingkungan.
Materi terakhir disampaikan oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr.(H.C) Doni Monardo yang menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan dan lingkungan hidup. Beliau menginginkan mahasiswa Universitas Jenderal A. Yani mengurangin penggunaan plastik dan diganti oleh tumbler serta berkomitmen untuk membuat laboratorium nasional dan meminta menjadikan lingkungan sebagai konsidrasi dalam membuat keputusan.


Rangkaian kegiatan diakhiri dengan serah terima mahasiswa baru T.A. 2022/2023 secara simbolis oleh Wakil Rektor 3, dr. Dewi Ratih Handayani, M.Kes. kepada Wakil Dekan 3 Fakultas Teknologi Manufaktur, Dr. Rinto Yusriski, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021) dan Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)

Mahasiswa Baru Universitas Jenderal A. Yani Ikuti Kegiatan PKKMB Hari Pertama

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka memperkenalkan mahasiswa baru kepada lingkungan kampus Universitas Jenderal A. Yani (Unjani) mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru tahun 2022 yang dilaksanakan pada hari Senin (19/9) dan secara hybrid. Kegiatan dihadiri oleh 250 mahasiswa baru secara offline yang bertempat di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal A. Yani lantai 4 dan selebihnya hadir secara online.



Materi pertama yang disampaikan yaitu mengenai pengenalan keluarga Jenderal Achmad Yani dengan moderator Dzul Akmal, S.KM., M.Kes. selaku Wakil Dekan 3 FITKes. Pengenalan disampaikan oleh Dra. Indrya Ami Rully A. Yani, MA., Psikolog., yang merupakan putri pertama dan Bapak Untung Achmad Yani, putra ketujuh dari Jenderal Achmad Yani. Dari pemaparan materi dapat diambil kesimpulan bahwa ada beberapa hal yang bisa diteladani dari Jenderal Achmad Yani yaitu beliau merupakan seseorang yang santun, memiliki jiwa leadership yang baik, gagah dan berani, disiplin, loyal, dan intelektual yang tinggi. Mengutip dari sambutan Rektor Unjani di pembukaan PKKMB bahwa sebagai mahasiswa Unjani memiliki jiwa disiplin, kepemimpinan, dan santun harus ditanamkan dalam diri kita. Selain itu, pesan dari Jenderal A. Yani yang selalu diingat oleh Bu Rully beserta keluarga yaitu, “belajarlah setinggi-tingginya”.
Selanjutnya yaitu pemaparan materi pengenalan Yayasan Kartika Eka Paksi oleh Kepala Bidang Akademik, Mayjen TNI (Purn) Benny Indra Pujihastono, S.IP., M.HI. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Jenderal Achmad Yani merupakan kampus yang besar karena berada di bawah naungan TNI Angkatan Darat Yayasan Kartika Eka Paksi yang mana YKEP ini berintegrasi dengan UNJANI, TNI AD, dan mahasiswa. YKEP juga berbadan hukum yaitu didirikan pada 10 Agustus 1972 oleh TNI AD dan pembinanya adalah KASAD. Selain bidang pendidikan, YKEP juga memiliki beberapa bidang diantaranya bidang usaha, investasi, kesejahteraan dan humble.
Pemaparan materi selanjutnya tentang Yayasan Kartika Eka Paksi, BPH, dan Keachmadyanian oleh Ketua BPH Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Chairussani Abbas Sopamena, S.IP., M.Si. Beliau berpesan kepada para mahasiswa untuk membangun Universitas Jenderal Achmad Yani ini sebagai universitas yang diharapkan oleh angkatan darat dan berharap mahasiswa bisa mengedepankan karakteristik yang dimiliki oleh Jenderal Achmad Yani diantaranya yaitu disiplin, loyal, dan juga santun.


Dalam pemaparan materi yang disampaikan oleh Wakil Rektor 3, Dewi Ratih Handayani, dr., M.Kes., bahwa untuk menjadi mahasiswa yang unggul mahasiswa harus  baik dalam dalam hal hardskill dan softskill. Hardskill harus ditunjukan dengan IPK yang bagus di prodi nya dan softskill dapat didapatkan melalui salah satunya adalah organisasi dan juga sertifikasi yang yang diperoleh melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di bidang 3.
Wakil Rektor 2, Dr. Asep Kurniawan, SE., MT., ASCA., CHRA juga memberikan materi mengenai hak dan kewajiban mahasiswa selama menjadi mahasiswa Universitas Jenderal A. Yani serta memberi penjelasan tentang tata cara pembayaran yang menggunakan virtual account. Dalam menutup materinya beliau menyampaikan bahwa secanggih-canggihnya peralatan yang digunakan, tidak akan berfungsi dengan baik apabila dari segi SDM-nya kurang berkualitas.

Dalam kemsempatan ini Wakil Rektor 1, Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si.  memberikan materi mengenai kebijakan dan proses akademik yang berada di lingkungan Universitas Jenderal A. Yani serta menyampaikan informasi bahwa Universitas Jenderal A. Yani memiliki 2 lokasi kampus yang berada di Cimahi dan Bandung yang memiliki visi utama yaitu unggul, berjiwa kebangsaan dan berwawasan lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Jenderal A. Yani memiliki 41 program studi dan 10 fakultas dan memiliki mahasiswa sebanyak 18.672. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang kurikulum akademik yang berlaku di Universitas Jenderal A. Yani kepada para mahasiswa baru.
Kegiatan PKKMB hari pertama diakhiri dengan sesi Focus Discussion Group (FDG) dan pemaparan pengenalan ormawa dalam tingkat universitas.
 
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021) dan Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)

Universitas Jenderal Achmad Yani Kukuhkan Mahasiswa Baru dan Buka Pengenalan Kehidupan Kampus T.A. 2022/2023

Universitas Jenderal A. Yani – Pada hari Kamis (15/9) dan bertempat di area Gedung Rektorat, telah dilaksanakan Sidang Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2022/2023. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dengan menghadirkan 500 mahasiswa secara offline dari seluruh fakultas dan selebihnya hadir secara online.
Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., berkenan membuka sidang dan resmi menerima para mahasiswa di tahun ajaran yang baru.


Wakil Rektor 1 Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si., dalam laporan penerimaan mahasiswa baru dan pembacaan Surat Keputusan Rektor Nomor SKEP/296/UNJANI/IX/2022 Tetang Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2022/2023 menyampaikan bahwa total jumlah mahasiswa baru Universitas Jenderal Achmad Yani Tahun Ajaran 2022/2023 berjumlah 5.131 orang dari 10 Fakultas.
Kegiatan dilanjutkan dengan pernyataan resmi pengukuhan mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023 oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani. Kemudian dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada 10 perwakilan mahasiswa baru dan pengucapan janji mahasiswa baru Universias Jenderal Achmad Yani.
Dalam sambutan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023 dan terima kasih karena memilih Universitas Jenderal Achmad Yani. Beliau juga berharap dari 5.131 mahasiswa baru, ada sebagian besar yang mau menjadi prajurit-prajurit TNI AD, karena perang masa kini dan masa yang akan datang bukan hanya perang secara konvensional yang hanya mengandalkan fisik tetapi juga perang yang mengandalkan ilmu. Selain itu, beliau juga memperkenalkan seorang professor dari Malaysia yaitu Prof. Dato’ Sri Dr. Abu Hassan Assari yang merupakan fasilitator untuk kerjasama dengan berbagai universitas di Malaysia dalam rangka Universitas Jenderal Achmad Yani Go Internasional. Beliau juga menyampaikan pesan kepada Para Mahasiswa baru untuk berperilaku layaknya prajurit TNI AD termasuk alm. Jenderal TNI Achmad Yani terutama disiplin. Maka dari itu pada bulan Januari mendatang akan diadakan kegiatan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK).
Kemudian sambutan dilanjutkan oleh Wakil Ketua Pengurus YKEP, Mayjen TNI (Purn) Moch. Bambang Taufik. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan pesan dari Ketua Pengurus YKEP yaitu selaras dengan program yang dicanangkan oleh pemerintah, maka Yayasan Kartika Eka Paksi sebagai penyelenggara perguruan tinggi telah bertekad untuk menjadikan Unjani menjadi universitas yang maju, besar, terpandang dan terhormat, berkualitas baik di dalam maupun di luar negeri.
Kemudian kegiatan sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan mahasiswa baru Tahun Akademik 2022/2023 Universitas Jenderal Achmad Yani diakhiri oleh Ketua Senat.


Pada kesempatan yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2022.  Jalannya acara dimulai dengan defile para mahasiswa baru dengan iringan korsik militer dari Secapa TNI AD. Selanjutnya para mahasiswa memasuki dan menempati lokasi acara sesuai dengan fakultasnya masing-masing yang telah ditentukan oleh panitia acara.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan rektor dan perkenalan para pimpinan sekaligus membuka serangkaian kegiatan PKKMB tahu 2022. Dalam sambutan Rektor, beliau meminta kepada para mahasiswa baru untuk mempedomani 3 hal yang para prajurit TNI AD ketika akan memasuki operasi perang diantaranya : ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa, bertekad dalam menunut ilmu pengetahuan di Universitas Jenderal Achmad Yani dan membentuk karakter demi bangsa dan negara, serta jangan pernah mengkhianati jerih payah orang tua atau wali yang telah membiayai pendidikan selama di Universitas Jenderal Achmad Yani dan buat mereka bangga.
Kemudian Rektor memperkenalkan para pimpinan di lingkungan Universitas Jenderal Achmad Yani diantaranya yaitu Wakil Rekor 1, 2, dan 3, para Dekan, dan Kepala Pusat SPI, SPM, Sishumad, dan LPPM, serta Direktur Utama RSGM.
“Mudah mudahan adik-adik bisa sukses menempuh studi di Universitas Jenderal Achmad Yani,” tutur Rektor pada akhir sambutan sekaligus meresmikan kegiatan PKKMB Tahun Akademik 2022/2023.
Kegiatan diakhiri dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani dan foto bersama.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021)

Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Baru Universitas Jenderal Achmad Yani oleh Gubernur AKMIL

(Humas Unjani) – Guna menanamkan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi mahasiswa baru Universitas Jenderal Achmad Yani Tahun Akademik 2021/2022, Gubernur Akademi Militer (AKMIL) Magelang, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Candra Wijaya, M.A. memberikan kuliah umum secara virtual Selasa (21/9).

Pemahaman wawasan kebangsaan yang harus dimiliki oleh setiap Warga Negara Indonesia, tidak boleh luntur meskipun kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang pesat. Era digitalisasi saat ini dirasakan dapat mengikis bahkan melupakan nilai-nilai wawasan kebangsaan. Oleh sebab itu, kehidupan  dalam berbangsa, bernegara, kesadaran bela Negara, pemahaman tentang Pancasila sebagai dasar negara atau ideologi negara, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara, pemahaman hak dan kewajiban dalam upaya bela negara yang dilandasi cinta tanah air, serta pembinaan gerakan nasional revolusi mental, harus secara terus menerus diberikan pemahamannya, hingga tertanam didalam  jiwa setiap insan warga negara Indonesia. \”Yang harus mahasiswa punya adalah integritas. Kalau itu tidak ada, maka kemajuan Indonesia emas di tahun 2045 akan sulit terwujud. Sebagai kaum intelektual yang memiliki kesempatan belajar secara formal di perguruan tinggi, kami berharap adik-adik mempunyai kemampuan akademis yang mumpuni. Itu bisa digapai kalau kita rajin membaca buku, memiliki kemampuan dalam menulis, dan kemampuan untuk menyampaikan pendapat\”, ujar Candra dalam paparannya.

Pada kesempatan yang sama, Yosi Mokalu, seorang musisi, menyampaikan bagaimana etika dalam bermedia sosial melalui rekaman video. \”Etika adalah sesuatu yang sudah muncul dengan sendirinya dalam kehidupan bermasyarakat. Etika itu berbicara tentang kesantunan. Perlu ada etika dalam bermedia sosial untuk menjaga keramahan dan kedamaian yang ada di sosial media,\” ujar Yosi dalam video tersebut. Sangatlah penting untuk menanamkan etika dalam bermedia sosial, terutama bagi mahasiswa baru yang akan memulai pendidikan tinggi. Pada dasarnya ada lima etika yang perlu dimiliki ketika menggunakan media sosial, yaitu dapat memilah pesan, tidak mencantumkan data pribadi atau orang lain sehingga tidak disalahgunakan, memiliki sikap kritis dan mau berpikir sebelum membagikan sesuatu, menghargai ide atau karya orang lain dengan menyebutkan sumbernya, memperhatikan gaya bahasa yang digunakan, serta memperjelas nama dan gambar akun.
Penyampaian materi pada Pengenalan Kampus (PEKA) hari terakhir ditutup dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Uman Suherman, AS., M.Pd., dengan topik “Kiat Sukses Belajar di Perguruan Tinggi”. Tidak semua orang bisa kuliah, apabila kesempatan kuliah tidak digunakan dengan baik maka bukan kesuksesan yang didapat, melainkan kegagalan. Orang yang berhasil itu adalah orang yang mampu melewati tantangan, yang bisa membuat tantangan menjadi peluang, dan yang bisa menghadapi masalah menjadi hikmah, ujar Uman. Dalam paparannya lanjutannya, Beliau antara lain menyampaikan keterampilan masa kini yang harus dimiliki mahasiswa untuk bisa mendapatkan kesuksesan, yaitu integritas, harga diri, personal responsibility, dan social responsibility.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi\’19)/Winda Pramudita (Akuntansi\’19)
Editor: Suhaeli Nasution/M. Ismail Mangkusubroto

Mendikbud Ristek Beri Pembekalan PEKA Mahasiswa Baru Universitas Jenderal Achmad Yani Tahun Akademik 2021/2022

(Humas Unjani) – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Bpk Nadiem Makarim berikan pembekalan “Kampus Merdeka Merdeka Belajar” kepada Mahasiswa Baru Universitas Jenderal Achmad Yani Tahun Akademik 2021/2022 melalui rekaman video. Dalam video tersebut beliau menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa berarti kalian memiliki kemerdekaan yang lebih luas untuk menentukan arah masa depan. “Kami di Kemendikbud-Ristek memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar prodinya atau di luar kampusnya selama 3 semester. Mahasiswa Indonesia bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), antara lain, magang di perusahaan atau organisasi sosial dunia, melakukan studi independen, membangun desa, melakukan riset, mengerjakan proyek kemanusiaan, merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran mahasiswa di dalam dan di luar negeri, mengajar di SD atau SMP melalui Program Kampus Mengajar. Melalui kerja sama dengan Kemendikbud Ristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), mahasiswa akan mendapatkan uang saku, selama mengikuti program kampus merdeka, beragam beasiswa gelar maupun nongelar untuk mahasiswa aktif di seluruh Indonesia, salah satunya Beasiswa Unggulan, yang bisa diikuti mahasiswa baru yang duduk di semester 1,” tutur Nadiem dalam video tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Brigjen TNI Jubei Levianto selaku Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, menyampaikan perihal pentingnya bela negara. Bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dari berbagai ancaman.yang harus dibela adalah kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Kita sebagai warga negara memiliki kewajiban untuk membela negara.

Pengenalan Kampus (PEKA) merupakan kegiatan awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus UNJANI, Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), dan Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (UKM KM) Universitas Jenderal Achmad Yani.  Menurut penuturan Ketua Pelaksana PEKA tahun 2021, Dhafa Arbitya (mhs. Fakultas Kedokteran Gigi 2018) saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan PEKA PKKMB tahun 2021 mengambil 3 konsep besar, yakni pertama mengambil tema kebudayaan dengan tujuan menimbulkan kesan yang menyenangkan di mata mahasiswa baru, kedua mengambil konsep dari identitas UNJANI, yaitu melalui bela negara yang mana identitas tersebut sangat dekat kaitannya sebagai Universitas yang berada di bawah naungan Yayasan Kartika Eka Paksi (TNI AD). Dari dua garis besar tersebut, terbentuklah nama “Pusaka Nusadwipa” yang berarti keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Program-progran dalam pelaksanaan PEKA merupakan inisiasi, pemikiran kreatif dan inovasi mahasiswa sebagai wujud “kekhasan” mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani, yang mana setiap tahunnya selalu ada ide-ide baru. Pada PKKMB kali ini “Pusaka Nusadwipa”, PKKMB tahun 2020 lalu “Rasendriya”. Tema-tema tersebut murni lahir dari para mahasiswa dengan segala aktifitas didalamnya. PKKMB tahun ini lebih dibawa have fun dan nonformal, sehingga mahasiswa baru yang mengikuti rangkaian Peka PKKMB 2021 didasari rasa ketertarikan bukan kewajiban ataupun keterpaksaan, tutur Dhafa. Rangkaian PKKMB tahun 2021 pun tetap mengacu pada panduan PKKMB tahun 2021 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud Ristek.
PEKA juga merupakan kegiatan rutin tahunan setelah sidang senat terbuka pengukuhan mahasiswa baru. Menurut ketua pelaksana PKKMB UNJANI 2021, Agus Juwara, S.T., M.T.,  hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat memahami dan mengenali lingkungan kampus, meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara, dan cinta tanah air, memahami arti pentingnya pendidikan, dan terciptanya persahabatan serta kekeluargaan.

Salah satu acara  PEKA mahasiswa baru tahun 2021 ini adalah para mahasiswa baru berkesempatan untuk mengenal keluarga besar Pahlawan Revolusi “Jenderal Achmad Yani” yang kini namanya diabadikan menjadi nama sebuah universitas. Dipandu langsung oleh tiga orang putra-putri Jenderal TNI (Anumerta) Achmad Yani, yaitu Reni Ina Yuniati Yani (Yuni), Indriya Ami Rulliati Yani (Rully), serta Untung Mufreni Yani (Untung), para mahasiswa mendengarkan langsung sejarah bangsa, peristiwa G-30S/PKI, dan dapat bertanya langsung meskipun berlangsung secara virtual. Keluarga berpesan agar \”Mahasiswa harus menjaga nama baik Jenderal Achmad Yani, memiliki rasa bangga dapat melanjutkan studi di UNJANI. Belajar yang baik, tekun, sehingga bisa mencapai cita-cita, ujar Untung, putra ketujuh Jenderal Achmad Yani.
Rektor Univeristas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M, Ph.D., yang berkesempatan hadir secara virtual, membuka secara resmi rangkaian kegiatan PEKA “Pusaka Nusadwipa”. Dalam sambutannya menyampaikan progress pembangunan The New UNJANI yang akan menjadi Smart Military University. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor 1, Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si. menyampaikan paparan Bidang Akademik mengenai sistem pembelajaran dan gambaran mengenai kampus merdeka merdeka belajar di UNJANI. Wakil Rektor   Bidang Keuangan dan SDM  mengisi materi penjelasan tentang mengenai hak dan kewajiban mahasiswa serta fasilitas yang didapat, dipaparkan langsung oleh  Dr. Asep Kurniawan, S.E., M.T., ASCA, CHRA.
Penyampaian materi ditutup dengan paparan Bidang Kemahasiswaan mengenai organisasi kemahasiswaan dan kegiatannya, Bidang Penalaran, Minat dan Bakat, Bimbingan Karir, Kewirausahaan, dan Layanan Beasiswa, disampaikan oleh Wakil Rektor 3, dr. Dewi Ratih Handayani, M. Kes.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi \’19)/Winda Pramudita (Akuntansi\’19)
Editor: Suhaeli Nasution/M. Ismail Mangkusubroto

Sidang Senat Terbuka Universitas Jenderal Achmad Yani Dalam Rangka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022

(Humas Unjani) – Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas Jenderal Achmad Yani TA 2021/2022 yang sekaligus pembukaan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), berlangsung   Kamis (16/09/21), di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi. Sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19, sidang senat diselenggarakan secara hybrid. Acara dihadiri oleh Senat/Guru Besar Universitas Jenderal Achmad Yani, Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi beserta jajaran Pengurus, Rektor beserta jajaran Wakil Rektor 1, 2 dan 3, serta 10 orang perwakilan Mahasiswa Baru mewakili 10 fakultas, dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan Covid -19  yang sangat ketat. Sedangkan mahasiswa baru lainnya mengikuti kegiatan secara virtual melalui apllikasi Zoom Meeting.
Wakil Rektor 1 Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si., dalam pidato akademiknya menyampaikan sesuai SKEP Rektor Nomor 320 tanggal 14 September 2021, bahwa jumlah mahasiswa baru Universitas Jenderal Achmad Yani tahun akademik 2021/2022 berjumlah 4.392 mahasiswa, sudah termasuk 970 Mahasiswa Baru STIKES Jenderal Achmad Yani yang kini telah menjadi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes).
Rektor Univ. Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M, Ph.D.,  dalam pidato sambutannya menyampaikan, keuntungan yang akan didapat mahasiswa apabila memutuskan untuk masuk ke Universitas Jenderal Achmad Yani, yaitu akan mendapatkan pendidikan disiplin yang tinggi dan dapat kesempatan  melaksanakan kegiatan magang di kesatuan-kesatuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), sebagaimana arahan Bapak KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, selaku Ketua Dewan Pembina YKEP. Selanjutnya dalam pelaksanaan PKKMB, Rektor berharap agar rangkaian pelaksanaan PKKMB dapat berjalan dengan lancar meskipun dilaksanakan secara virtual/daring. Selain itu, Rektor juga menyampaikan harapannya bagi mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 agar tetap memiliki semangat belajar yang tinggi di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.


Dalam kesempatan yang sama Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Tatang Sulaiman, S.Sos., M.Si., memberikan pembekalan terkait apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa agar bertanggung jawab sesuai dengan peran, tugas pokok dan fungsi, yaitu belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh agar tercapai cita-cita. Menjadi pintar, terampil, dan lulus tepat waktu.
Sementara itu Wakil Rektor 3 dr. Dewi Ratih Handayani, M.Kes., usai acara pokok sidang senat, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa PKKMB bertujuan untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya tentang berbagai organisasi dilingkungan kampus, proses belajar di perguruan tinggi, adaptasi lingkungan  kampus serta hal lain lain yang terkait dengan tridhaharma perguruan tinggi. Selain itu dalam pelaksanaan PKKMB juga diberikan pembekalan kepada mahasiswa baru, bahwa  mahasiswa UNJANI harus bergerak maju untuk menyongsong era society 5.0. Pelaksanaan PKKMB Universitas Jenderal Achmad Yani berpedoman pada arahan   LLDIKTI Wilayah IV, berlangsung secara virtual yang telah teragenda selama 2 hari di universitas, dilanjutkan di fakultas dan program studi,” ucap Dewi.
Dua perwakilan mahasiswa yang hadir secara luring yakni, Dita Nurul dan Fadhila Fajar Rabbani (mhs T. Industri Fakultas Teknologi Manufaktur), merasa “bangga dan seru” karena telah menjadi perwakilan yang bisa mengikuti sidang secara offline. \”Saya harap agar panitia PKKMB untuk terus semangat dan seluruh mahasiswa yang lain agar jangan lupa belajar,\” tutur Dita Nurul, perwakilan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran.
Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) TA. 2021/2022 akan berlangsung hingga tanggal 21 September 2021.
 
Penulis: INKOM Universitas Jenderal A. Yani
Editor: Suhaeli Nasution