Universitas Jenderal Achmad Yani Jalin Kerjasama dengan KARS

(Universitas Jenderal A. Yani) – Pada hari Senin (22/08) telah dilakukan kegiatan penandatangan kerjasama antara Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran beserta jajarannya, dan juga dihadiri oleh Ketua Eksekutif KARS beserta jajarannya.


Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang sedang dilakukan bersama para Dekan diantaranya yaitu lebih memberi warna Angkatan Darat kepada setiap fakultas seperti mahasiswa harus menerapkan penampilan yang rapi, santun, loyal, dan disiplin pada setiap kegiatan yang dilakukan.
Beliau juga menyambut baik penandatangan MoU dengan KARS karena beberapa hal, salah satunya yaitu karena saat ini Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal A. Yani mengadakan program SARS (Sarjana Administrasi Rumah Sakit) dan tahun depan akan dibuka program MARS (Magister Administrasi Rumah Sakit) sehingga tentu saja membutuhkan bantuan dari pihak KARS yang memiliki pengetahuan tentang pengelolaan rumah sakit yang mungkin nantinya bisa menjadi dosen tamu atau dosen di SARS-MARS supaya mahasiswa bisa lebih dekat dengan apa yang akan dihadapi. Selain itu juga Universitas Jenderal A. Yani selalu siap jika para mahasiswa dan para dosen dilibatkan dalam penelitian-pelitian atau kolaborasi dengan KARS dalam konteks kerjasama. Beliau juga berharap supaya kerjasama ini tidak hanya dalam kertas tetapi juga bisa diwujudkan.


Ketua Eksekutif KARS, Dr. dr. Sutoto, M.KES, FISQua, menyampaikan bahwa manajemen siap untuk bekerja sama dan siap mendarmabaktikan ilmu.  Beliau juga berharap MoU ini mendatangkan kebaikan untuk bangsa dan kebaikan untuk kita semuanya khususnya untuk dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan sesuai visi-misi.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan PKS oleh Rektor, Ketua Eksekutif KARS, dan Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. Sutrisno, dr., SH., MARS., MH.Kes., FISQua. Lalu kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021)
Editor: M. Ismail

Universitas Jenderal Achmad Yani Jalin Kerjasama dengan PEP

(Universitas Jenderal A. Yani) – Universitas Jenderal A. Yani pada hari Kamis (28/7) menjalin kerjasama dengan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung yang bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara kedua perguruan tinggi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk memfasilitasi seluruh mahasiswa yang berada di Politeknik Energi dan Pertambangan untuk bisa mendapatkan gelar Sarajana (S1) di Universitas Jenderal A. Yani. Beliau pun memiliki harapan keepada Fakultas Teknologi Manufakur (FTM) Universitas Jenderal A. Yani agar dapat mendesign kurikulumnya dengan tujuan kuliahnya bisa dilaksana secara fleksibel atau scara hybrid.


Sambutan dilanjukan dengan Direkur Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Dr. Asep Rohman, S.T. M.T. dan memiliki harapan mahasiswa yang berada di PEP, akan lulus di tahun ini dapat melanjutkan Pendidikan Sarjana (S1) di Universitas Jenderal A. Yani. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Universitas Jenderal A. Yani dan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung serta penandatangan PKS antara Fakultas Teknologi Manufaktur dengan Direktur Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani (Manajemen – 2021)
Editor : M. Ismail

FISIP Universitas Jenderal A. Yani Laksanakan Pengmas Pelatihan Tata Kelola Desa

 Universitas Jenderal A. Yani – Guna meningkatkan mutu Kepala Desa, FISIP Universitas Jenderal A. Yani bekerjasama dengan LPPM Universitas Jenderal A. Yani melaksanakan pelatihan tata kelola desa. Pelatihan ini mengangkat judul Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa Melalui Konsep Smart Village Governmentdi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Acara dilaksanakan pada Selasa (12/7) di Aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP dan dikhususkan untuk para Kepala Desa di wilayah Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas) yang diketuai oleh Dekan FISIP, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., dan Wakil Dekan III FISIP, Dr. Agustina Setiawan, S.IP., M.Si.
Pada kesempatan ini, terdapat tiga pembicara yang diundang oleh FISIP. Ketiganya yaitu Dr. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc. (Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat), Drs. Rambey SP., M.Si. (Kabid Administrasi Desa DPMD Kabupaten Bandung Barat), dan Yessi Samsiah, S.STP. (Kabid Penataan Desa DPMD Kabupaten Bandung).


Pelatihan yang dilaksanakan oleh FISIP Universitas Jenderal A. Yani merupakan implementasi kerjasama yang telah ditandatangani oleh APDESI. Melansir dari jurnal1.id, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa (APDESI) Kabupaten Bandung, Deddy Bram menjelaskan bahwa instruksi ini dari Bupati namun kita membuat langkah terobosan agar para kades yang belum memiliki gelar akademik mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.
“Awalnya kita berusaha membuka kerjasama dengan berbagai universitas akan tetapi Unjani yang bisa memberikan kesempatan terkait program kuliah kepala desa, dan kuliah ini hanya satu tahun dimulai bulan September 2022 sehingga diharapkan tahun 2023 kades sudah menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan,” ungkap Deddy.
Masih menurut Deddy, “Kita APDESI Kabupaten Bandung sudah melakukan penandatanganan Mou dengan Universitas Jenderal Ahmad Yani yang merupakan legal standing terkait program kerjasama ini, selain itu hal ini juga harus di dukung oleh Peraturan Bupati Kabupaten Bandung, agar menjadi landasan bagi internal pemerintah.”
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FISIP dengan beberapa desa terkait pelaksanaan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan secara simbolis.
 
Editor: M. Ismail
 

Universitas Jenderal A. Yani Tandatangani Kerjasama dengan PT. Trimitra Garmedindo Interbuana

Universitas Jenderal A. Yani – Pada hari Senin (11/7) telah dilaksanakan penandatanganan MoU dan PKS antara Universitas Jenderal A. Yani dengan PT. Trimitra Garmedindo Interbuana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat dan dihadiri oleh jajaran pejabat Universitas Jenderal A. Yani dan juga PT. Trimitra Garmedindo Interbuana.


Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. dan menyampaikan bahwa kegiatan penandatanganan MoU dan PKS ini merupakan awal dari triple helix yang akan dijalankan. Rektor pun memiliki harapan agar staff mengajar memunculkan ide-ide baru yang kemudian layak untuk dikonsumsi masyarakat sehingga pihak Trimitra Garmedindo Interbuana dapat melakukan produksi masal serta memunculkan inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Harapan selanjutnya yaitu TNI AD akan melakukan pengadaan terhadap  hasil inovasi yang dilakukan oleh para dosen. Rektor Universitas Jenderal A. Yani memiliki keinginan untuk mengedepankan warna yang dimiliki oleh TNI AD karena Universitas Jenderal A. Yani merupakan milik TNI AD.
Selanjutnya, sambutan dari Direktur Utama PT. Trimitra Garmedindo Interbuana, Gagan Sugandi. Beliau menyampaikan bahwa Universitas Jenderal A. Yani dan PT. Trimitra Garmedindo Interbuana cocok untuk berkolabrasi dalam bidang akademik karena alat kesehatan masih banyak yang di impor sehingga dengan diadakanya MoU dan PKS ini membuat peluang produksi dalam negeri itu sangat besar dan beliau memiliki harapan untuk level teknisinya dan semoga semua pekerjaan akan berhasil jika dilakukan bersama-sama.


Setelah sambutan-sambutan, kegiatan memasuki bagian inti yaitu penandatanganan MoU antara Rektor Universitas Jenderal A. Yani dengan Direktur Utama PT. Trimitra Garmedindo Interbuana. Dilanjukan dengan penandatanganan PKS antara Dekan Fakultas Kedokteran dengan PT. Trimitra Garmedindo Interbuana. Dalam menutup kegiatan penandatanganan kerjasama, dilakukan penyerahan plakat, cinderamata, dan foto bersama. Pada kesempatan ini juga, Rektor mengajak pihak PT. Trimitra Garmedindo Interbuana untuk berkeliling Gedung Rektorat baru dengan mengunjungi lantai 8, ruang command and data center.
Melansir dari website www.trimed.co.id,  Trimitra Garmedindo Interbuana (TGI) berdiri sejak tahun 1992 adalah perusahaan bersertifikasi ISO 9001-2015 dari Lembaga sertifikasi TUV NORD Jerman. TGI merupakan produsen Tensimeter, Healthcare Product, Immobilization Product, Emergency Apparel, Hand Sanitizer dan Medical Bags. TGI berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Selama 3 dekade terakhir TGI telah memproduksi berbagai macam alat Kesehatan yang berkualitas tinggi untuk pasar ekspor, sebagian besar di ekspor ke USA, Kanada, Jerman, Perancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, Jepang, Korea, Singapura, Malaysia dan Australia.
 
Penulis: Salma Fithri Khaerani (Manajemen-21)
Editor: M. Ismail

Universitas Jenderal Achmad Yani Tandatangani MoU dengan PPKESTRAKI

(Universitas Jenderal A. Yani) – Universitas Jenderal Achmad Yani telah melaksanakan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perkumpulan Profesi Kesehatan Tradisonal Komplementer Indonesia (PPKESTRAKI) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Kedokteran dengan PPKESTRAKI. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (3/2) siang di Ruang Rapat Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani.
Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D beserta jajarannya, dan Ketua Umum PPKESTRAKI yaitu Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, S.H., M.Si. ,Sp.F.M.(K), DFM beserta jajarannya.


Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, “Dalam rangka kerjasama antara Universitas Jenderal Achmad Yani dan PPKESTRAKI bisa menambah Program Studi yang berkaitan dengan Profesi Kesehatan Tradisional Komplementer, yang dimana ini sangat bagus dan mendukung Universitas Jenderal Achmad Yani. Kami sedang berupaya membuat Program Studi Administrasi Rumah Sakit dan Magister Administrasi Rumah Sakit yang tujuannya untuk mahasiswa jurusan Kebidanan dan Keperawatan agar bisa melanjutkan jenjang Pendidikan S1 ke Magister Administrasi Rumah Sakit.”
Selain itu, Ketua Umum PPKESTRAKI berharap, “Semoga dengan adanya kerjasama ini bisa merubah cara pandang kita terhadap kesehatan tradisional dan berjalan dengan lancar demi cita-cita bersama.”


Selanjutnya, masuk ke agenda inti yaitu dengan penandatanganan MoU yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Ketua PPKESTRAKI dan juga penandatanganan PKS antara Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal A. Yani dengan PPKESTRAKI. Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan foto bersama dan kegiatan selesai serta berjalan dengan lancar.
 
Penulis: Saryogi (Hubungan Internasional 2020)
Editor: M. Ismail

Universitas Jenderal A. Yani Terima Kunjungan Universitas Papua Madani Jayapura

(Universitas Jenderal A. Yani) – Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M, Ph.D menerima kunjungan dari Rektor Universitas Papua Madani Jayapura (UPMJ), Dr. Syarifuddin, SE., M.Si. dan H. Maduu Mallu selaku Ketua Yayasan Al-Barakah Abepura beserta jajarannya . Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (15/1) dan bertempat di Ruang Rapat Rektorat Universitas Jenderal A. Yani. Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani juga didampingi oleh Ketua BPH, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Sains dan Informatika (FSI) dan Dekan Farmasi (FFA). Kegiatan kunjungan ini sekaligus juga untuk melakukan penandatanganan MoU dan juga PKS dengan FSI Universitas Jenderal A. Yani.


Rektor Universitas Jenderal A. Yani menerima dengan baik kedatangan dari UPMJ yang jauh dari Papua. Ini merupakan suatu kebanggaan bahwasannya Universitas Jenderal A. Yani yang berada di Kota Cimahi, Jawa Barat sudah dikenal di Papua.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jenderal A. Yani menyampaikan, “Berdasarkan kerjasama kita ini mungkin kita bisa sharing, bagaimana kita bisa membuat lembaga pendidikan ini tidak hanya semata-mata mengejar sisi komersialnya saja, tetapi juga bagaimana kita bisa membentuk, menjadikan lulusan kita yang memiliki karakter. Kemudian juga tentu, nilai-nilai yang ada di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.” Rektor juga menambahkan bahwa Universitas Jenderal A. Yani akan senantiasa membuka diri dalam berbagai bentuk kerjasama dan berharap kedepannya Universitas Jenderal A. Yani dan UPMJ bisa melakukan banyak kerjasama.
Selanjutnya Rektor juga mempersilahkan UPMJ untuk membuka jurusan/program studi atas nama Univ. Jenderal Achmad Yani terlebih dahulu dalam rangka untuk dapat menarik mahasiswa di Papua sehingga kedepannya jurusan/program studi tersebut dapat lepas dan menjadi mandiri disana. Dimana beliau menuturkan bahwa sistem kerjasama seperti ini biasa diimplementasikan oleh PTN maupun PTS diawal pembentukann ya.
Rektor Univ. Jenderal Achmad Yani juga menuturkan \”bahwa tidak ada persaingan diantar PTS/PTN di Indonesia, persaingan sebenarnya adalah kita dengan universitas luar negeri, dimana selanjutnya universitas di Indonesia seharusnya saling bantu membantu karena saat ini banyak universitas luar negeri yang sudah mengincar pasar pelajar di Indonesia\”.


Menanggapi hal ini, Rektor UPMJ memberikan apresiasi kepada Universitas Jenderal A. Yani yang telah menyambut kunjungannya dengan baik. Selain itu, Rektor UPMJ juga memohon dukungannya kepada Universitas Jenderal A. Yani berupa sharing educate dalam pengembangan pendidikan, pengembangan SD dan kerjasama dalam bidang ICT untuk pengembangan sistem di UPMJ serta berharap agar kerjasama bisa segera dilakukan supaya dapat terbantu kedepannya yang memiliki keinginan dan mewujudkan Papua sebagai Smart City dimana UPMJ sebagai pelopor dan pusat dibidang pendidikan.
Kegiatan selanjutnya yaitu penandatanganan MoU antara Universitas Jenderal A. Yani dengan UPMJ dan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS dengan FSI Universitas Jenderal A. Yani. Selain itu, juga rombongan UPMJ melakukan tur kampus Univ. Jenderal Achmad Yani serta meninjau kelengkapan laboratorium di Fakultas Sains dan Informatika dan Farmasi.
 
Penulis: (M. Ismail)