57 Mahasiswi Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani Laksanakan Kegiatan Angkat Janji

(Universitas Jenderal A. Yani) – Sebanyak 57 mahasiswi yang berasal dari Prodi D3 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FITKes Universitas Jenderal A. Yani mengikuti kegiatan pengambilan janji dalam Angkat Janji Mahasiswa Tahun Akademik 2021/2022. Acara ini berlangsung di Gedung G FITKes pada hari Kamis (24/3) pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Cabang Kota Cimahi, Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Ketua Prodi Kebidanan D3 dan Ketua Prodi Pendidikan Profesi.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta dibuka dengan Ketua Panitia Angkat Janji, Dzul Akmal, S.KM., M.Kes, dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Universitas Jenderal A. Yani. Masuk ke bagian inti acara yaitu penyematan lencana Mahasiswi oleh Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani dilanjutkan dengan pembacaan naskah Janji Mahasiswi yang diikuti oleh seluruh peserta angkat janji serta penandatanganan naskah Janji Mahasiswi dan menyanyikan lagu Padamu Negeri. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua IBI Cabang Cimahi, Suciyati YR, SST., MTR.Keb.
Dalam sambutanya, beliau menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan terima kasih ke FITKes Universitas Jenderal A. Yani karena selalu bersama dengan organisasi profesi untuk menjawab segala tantangan layanan kebidanan dimasa stanting dan organisasi profesi menjadi lebih tenang karena dengan adanya pendidikan profesi tentu saja akan menjawab tantangan kami ditahun 2026. Angkat janji tidak hanya sekedar acara seremonial belaka tetapi yang kita ucapkan harus dihayati dan dilaksanakan.


Selanjutnya, sambutan dari Dekan FITKes, Gunawan Irianto, dr., M.Kes, beliau menyampaikan bahwa pasien adalah gurumu, tanpa adanya pasien tersebut maka para mahasiswi tidak bisa menjadi apa apa. Janji yang diucapkan merupakan bekal pertama setalah nanti turun ke lapangan (praktek) yang langsung berhubungan langsung dengan manusia. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada mahasiswi berprestasi bidang non-akademik oleh Dekan FITKes.
Kegiatan Angkat Janji diakhiri dengan menyanyikan Mars Universitas Jenderal A. Yani dilanjutkan dengan pembacaan doa serta memberikan penghargaan kepada Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Cimahi dan ditutup dengan foto bersama.
 
Penulis : Salma Fithri Khaerani – (Manajemen – 2021)
Editor: M. Ismail

Program Studi Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani Sukses Menggelar Webinar Nasional

(Universitas Jenderal A. Yani) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes) Universitas Jenderal A. Yani melalui Program Studi (Prodi) Kebidanan, sukses menyelenggarakan webinar nasional. Webinar ini juga terselenggara atas kerjasama dengan Pengurus IBI Ranting Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (1/3) secara online melalui Zoom Meeting dengan tema yang diambil yaitu Update Asuhan Antenatal dan diikuti oleh peserta dari kalangan profesi bidan serta mahasiswi kebidanan dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne IBI secara virtual lalu dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia kegiatan, Ati Nurwita, S.ST., M.Keb. Selanjutnya, kegiatan merupakan sambutan dari Ketua PC IBI Kabupaten Bandung Barat, Yeti Heryani, A.Md.Keb., SKM., MM. dan dibuka secara resmi oleh Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes.


Bagian inti acara dimulai dengan paparan presentasi dari pemateri pertama yaitu Lina Haryani, M.Keb., yang juga merupakan Dosen Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, dengan pembahasan Layanan Kehamilan Terpadu. Dalam materinya, terdapat empat tujuan Antenatal Care (ANC) yaitu memanfaatkan buku KIA dalam pelayanan antenatal terpadu, memahami pentingnya P4K dan melakukan rujukan kasus ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai sistem rujukan yang berlaku, melakukan deteksi dini pada ibu hamil, dan melakukan pelayanan antenatal terintegrasi, komprehensif dan berkualitas.

Selain itu, juga terdapat 11 poin integrasi berbagai program dalam pelayanan antenatal, salah satunya pelayanan ANC dalam masa pandemi Covid-19. Dalam masa pandemi saat ini, untuk tenaga kesehatan yang melayani ibu hamil wajib memakai APD yang sesuai standar protokol Covid-19. Selain itu, melaksanakan tatalaksana isolasi bayi dari ibu suspek, kontak erat, atau terkonfirmasi Covid-19 merupakan fokus utama dalam manajemen pertolongan persalinan.

Selanjutnya, merupakan penyampaian dari materi kedua, dr. Laila Mahmudah, MPH selaku Kepala Seksi Kualitas Hidup Balita dan Anak Prasekolah Kemenkes RI dengan membahas Kupas Tuntas Buku KIA. Dalam paparannya, dr. Laila menunjukkan data persentase Angka Kematian Ibu (AKI) dan penyebabnya. Beliau juga mengungkapkan strategi percepatan penurunan AKI dan AKB melalui fasilitas pelayanan kesehatan baik Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit. Sebagai penutup, dr. Laila mengharapkan peran yang diharapkan yaitu meningkatkan peran keluarga dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan masyarakat dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi dalam pelayanan.
Webinar nasional ini berjalan dengan baik dan lancar, terdapat juga banyak pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri. Dengan ini, kegiatan berjalan dengan interaktif. Terakhir, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para beberapa peserta dalam webinar ini.
 
Penulis: M. Ismail