Satukan Pemahaman, Universitas Jenderal Achmad Yani Adakan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan RPL

(Universitas Jenderal A. Yani) – Guna memperjelas dan menyatukan pemahaman, Universitas Jenderal Achmad Yani mengadakan bimbingan teknis (bimtek) penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada hari Rabu-Kamis (30-31/03). Bimtek penyelenggaraan RPL ini menghadirkan Ahmad Rifandi dari Universitas Islam Nusantara sebagai narasumber, Kevin Marbun dan M. Gerry Kartadilaga dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan sebagai pendamping, serta Heru Keswara dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan sebagai notulis.


RPL adalah program yang dibuka oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengenai pengakuan atas Capaian Pembelajaran (CP) seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal. Ruang lingkup RPL ada dua tipe, tipe A dan tipe B. Untuk tipe A diperuntukkan atas capaian pembelajaran yang telah diperoleh dari pendidikan nonformal, informal, pengalaman kerja atau pendidikan formal sebelumnya melalui asesmen RPL. Sedangkan tipe B diajukan guna penyetaraan pada jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indoseia (KKNI) tertentu, khususnya bagi pemohon yang akan bekerja sebagai dosen di perguruan tinggi.


Untuk tahapan pendaftaran dan asesmen RPL ada empat tahap, yaitu menghubungi tim RPL di perguruan tinggi, menyiapkan aplikasi RPL, penilaian atau asesmen oleh asesor, dan keputusan hasil asesmen RPL. Selain itu, pada bimtek ini disampaika terkait formulir pendaftaran beserta cara pengisian serta syarat-syarat yang perlu dipenuhi bagi para pengaju. Terdapat juga beberapa penanya sehingga bimtek berlangsung secara interaktif.
 
Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi 2019)