Aptikom Jabar Bekerja Sama dengan Prodi SI Paparkan Hasil Rumusan Tim Kelompok Kerja Kurikulum

Universitas Jenderal A. Yani – Bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Jenderal A. Yani, telah dilaksanakan pemaparan yang disampaikan oleh Aptikom Jabar yang bekerja sama dengan Prodi SI (Sistem Informasi) FSI Universitas Jenderal A. Yani. Kegiatan berlangsung pada hari Jumat (9/9) dan dihadiri oleh Kapus Sishumad, Dekan FSI beserta jajaran, Sekprodi Informatika, beserta para narasumber.


Tacbir Hendro Pudjiantoro, S.Si., MT selaku Kaprodi SI menyampaikan dalam sambutannya bahwa berharap akan ada banyak diskusi dan masukan selama kegiatan berlangsung sehingga dapat memperkaya keilmuan sistem informasi. Beliau juga menyampaikan memiliki keinginan yang kuat untuk berperan aktif di Aptikom Jabar khusus dalam penyusunan kurikulum OBE.
Sambutan selanjutnya  oleh Ketua Bidang Kurikulum, Dr. Arie Ardiyanti Suryani, S.T., M.T. Lalu dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka acara oleh Kapus Sishumad Unjani, Sigit Anggoro, S.T., M.T. Dalam sambutannya menyampaikan sadar bahwa satu perguruan tinggi perlu kerjasama dengan pihak-pihak lain. Beliau juga menyampaikan bangga bahwa Aptikom Jabar hadir di Universitas Jenderal A. Yani untuk membimbing agar ikut serta dalam komunitas yang baik ini  dan agar bisa sama-sama berkontribusi untuk pembangunan pendidikan baik di lingkup Jawa Barat maupun Nasional.


Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama secara offline. Selanjutnya yaitu pemaparan materi oleh  Dr. Ayi Purbasari, ST., MT. yang berjudul “Kurikulum Sebagai Alat Untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0”. Pada akhir materi, didapatkan simpulan bahwa peran pendidikan tinggi memang sangat besar sehingga berpeluang untuk berkontribusi meningkatkan CGI di Indonesia, untuk itu Aptikom selalu bersemangat meningkatkan kompetensi baik untuk dosen maupun mahasiswa dan jantung dari kompetensi tersebut memang kurikulum. Saat ini kurikulum sudah bergeser kurikulum OBE (Outcome-Based Education). Kurikulum OBE harus berfokus kepada skill apa yang harus dikuasai oleh siswa pada akhir pembelajaran.
Kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu Paparan Hasil Rumusan Tim Kelompok Kerja Kurikulum Infokom Bidang Sistem Informasi yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Ibnu Choldun Rachmatullah dan Dr. Arie Ardiyanti Suryani, S.T., M.T. Pada akhir paparan dapat diambil simpulan bahwa dari sekian perkembangan masih perlu beradaptasi daripada yang berbasis outcome dimana adaptasi ini perlu dilihat dari perkembangan teknologi.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan plakat secara simbolis dan ditutup dengan foto bersama secara offline maupun online.
 
Penulis : Annisa Nur Aisyah (Ilmu Keperawatan – 2021)

Program Studi Sistem Informasi FSI Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Trial Class

 (Humas Unjani) – Fakultas Sains dan Informatika (FSI) Universitas Jenderal A. Yani tepatnya pada Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) mengadakan Trial Class atau Kelas Percobaan dengan tema Pengenalan Sistem Informasi secara virtual. Kegiatan ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 dan perpanjangan PPKM melalui aplikasi Zoom Meeting dan diselenggarakan pada hari Kamis (19/08/2021) siang. Dalam kesempatan ini, dua dosen dari Prodi SI, Irma Santikarama, S.Kom., M.T., dan Tacbir Hendro P., S.Si., M.T., menjadi pembicara dan moderator pada kegiatan ini.
Acara langsung ke bagian inti yaitu paparan tentang Pengenalan Sistem Informasi dari pembicara, Irma Santikarama, S.Kom., M.T. Pada Prodi SI,  kita akan mempelajari pengetahuan mendalam tentang kerangka teori sistem informasi dan implementasi sistem informasi dalam berbagai macam aktivitas manusia. Sistem adalah komponen yang memiliki satu tujuan dan sistem informasi berkaitan dengan people, data, network, hardware, dan software. Sistem informasi secara umum adalah suatu sistem yang mengkombinasikan antara aktivitas manusia dan penggunaan teknologi untuk mendukung manajemen dan kegiatan operasional.

Perbedaan antara sistem informasi dengan informatika adalah sistem informasi lebih untuk managerial, bisnis, sumber daya manusia, perancangan, dan analisis sedangkan informatika adalah membuat kodingan algoritma. Dengan mengambil jurusan kuliah Sistem Informasi, prospek kerja menjadi ASN lebih terbuka, terlebih untuk menjadi anggota TNI Angkatan Darat dan Komponen Cadangan (Komcad).
Sistem informasi sangat dipakai pada hampir seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek yang dimaksud antara lain, aspek kesehatan, aspek pendidikan, aspek organisasi dan bisnis, aspek pemerintahan, dan aspek pertanian.
Kegiatan pengenalan sistem informasi berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini juga sangat interaktif, terdapat pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan dari peserta acara dan dijawab dengan baik oleh pembicara. Dengan demikian, kegiatan berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dari perencanaan yang telah dirancang.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Bersama BLAJAR.ID, Program Studi Sistem Informasi Univ. Jenderal Achmad Yani Mengadakan Webinar Startup Bisnis Digital

(Humas Unjani) – Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Fakultas Sains dan Informatika (FSI) Universitas Jenderal A. Yani kembali mengadakan webinar dalam masa pandemi Covid-19 melalui aplikasi Zoom Meeting. Kali ini webinar diselenggarakan bersama BLAJAR.ID bertema Startup Bisnis Digital, Belajar Bikin Startup Bisnis dari SMA: Menggali Kebutuhan Sekitar dan Menjadi Pengusaha Sejak Remaja dan dilaksanakan pada hari Sabtu (17/07/2021) siang dengan pemateri, Faiza Renaldi, S.T., M.Sc. Selain itu, webinar juga dimoderatorkan oleh Kak Nesha, IELTS Instructor dari BLAJAR.ID.
Pada kegiatan ini, peserta webinar yang hadir berjumlah kurang lebih 187 peserta dan berasal dari kalangan pelajar SMA, SMK, dan peserta umum non-pelajar. Peserta webinar yang hadir juga berasal dari pulau yang berbeda-beda diantaranya, Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Madura, Pulau Kalimantan, Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Pulau Maluku dan Papua.

Acara langsung memasuki ke bagian inti yaitu presentasi dari Faiza Renaldi, S.T., M.Sc., dosen Prodi SI FSI Universitas Jenderal A. Yani, konsultan transformasi digital UMKM Indonesia, dan sekaligus digital business startup mentor. Dalam paparannya, pemateri menyampaikan beberapa poin yang penting antara lain, dengan menemukan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, hal tersebut dapat diubah menjadi peluang bisnis. Manusia sifatnya tidak bisa diam, jika seseorang memiliki sifat tersebut kemungkinan 50% berpeluang menjadi wirausaha, tetapi hal tersebut masih belum cukup, harus memikirkan juga bagaimana bisnis kita dapat bisa dikenal oleh masyarakat.  Bisnis diciptakan untuk berkelanjutan, tidak hanya berhenti di era kita, tetapi bisa berlanjut hingga anak – cucu, dan seterusnya. Oleh karena itu, diperlukan belajar dan berlatih dalam membangun bisnis.

Selain itu, bisnis digital adalah bisnis yang berkaitan dengan teknologi, menawarkan kepada perusahaan dan pelanggannya cara baru untuk terhubung, berkolaborasi, menjalankan bisnis, dan membangun relasi di antara mereka. Terdapat langkah-langkah dalam memulai bisnis digital dari remaja yakni, amati fenomena yang ada di sekitar baik lokal ataupun global, membuat landing page sederhana dan start selling mulai dari hari pertama, evaluasi hasil penjualan awal untuk membuat rencana yang lebih matang, membangun tim yang lebih kuat; selalu upayakan untuk memiliki mentor bisnis, masuk dan berada di dalam lingkungan pendidikan yang saat mendukung kewirausahaan, lakukan perencanaan teknologi yang akan diimplementasikan (website, mobile application, social media marketing, eCommerce, dsb), bergabung bersama Angel Investors (3Fs: Friends, Families, and Fools) untuk mendanai bisnis kita.
Dalam membangun bisnis digital, persiapan yang disiapkan diantaranya, validasi bisnis dengan menggunakan landing page sederhana, memiliki media sosial dan publikasikan seluruh ide kalian di media tersebut, membuat sebuah website yang lebih formal untuk menginformasikan bisnis kita; lengkapi dengan fungsi-fungsi eCommerce untuk langsung berinteraksi dengan pelanggan , dan perkuat bisnis digital dengan memiliki sebuah mobile application.
Penyampaian materi berlangsung dengan interaktif antara pemateri dan peserta sehingga acara berjalan dengan sangat menarik. Terdapat banyak pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada pemateri terkait membangun bisnis digital tersebut dan dijawab dengan baik oleh pemateri. Acara berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, dan sesuai dengan yang diharapkan.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani Bersama Tentor.id “Next Level Q&A: Beasiswa Sistem Informasi Unjani 2021\”

(Humas Unjani) – Program Studi Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani menyelenggarakan webinar ke-2 dengan topik ‘Beasiswa Program Studi Sistem Informasi Unjani 2021’. Kegiatan ini diselenggarakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting, mengingat masih terjadinya pandemi Covid-19 dan dilaksanakan pada hari Sabtu (19/06/2021) pagi.
Pada kesempatan ini, kegiatan webinar diisi oleh Faiza Renaldi, S.T., M.Sc., dosen Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani, dan juga di moderatorkan oleh Mega Permata Sari, Branding dan social media Tentor.

Terdapat beberapa materi yang disampaikan, antara lain yaitu perkenalan Program Studi Sistem Informasi yang merupakan program studi baru di Universitas Jenderal A. Yani di Fakultas Sains dan Informatika, serta tujuan dibentuknya Program Studi Sistem Informasi karena masih minimnya ahli keamanan siber (cyber security) di Indonesia, sedangkan siber terus berkembang dengan luas.
Selain itu, IT (Informasi Teknologi) merupakan kehidupan, artinya, hampir tidak ada kegiatan di dunia ini yang tidak bersinggungan dengan teknologi informasi pada saat ini. Kebutuhan akan tenaga IT tiap tahun selalu meningkat, kenapa? Karena IT senantiasa meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari aktifitas sehari-hari manusia. Tenaga kerja IT adalah tenaga kerja yang paling fleksibel di dunia, karena dapat bekerja kapanpun, dimanapun, tanpa harus terbatas dengan ruang dan waktu.
Perbedaan Program Studi Informatika dan Sistem Informasi adalah dilihat dari konsentrasi jurusannya. Informatika berkonsentrasi terhadap perancangan dan pengembangan suatu perangkat lunak dan aplikasi. Mahasiswa Informatika dituntut untuk memiliki kemampuan dalam algoritma komputasi. Sedangkan Sistem Informasi, berkonsentrasi terhadap pengembangan pada sebuah sistem informasi. Mahasiswa Sistem Informasi dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan sebuah sistem informasi.
Program Studi Sistem Informasi berprinsip sebagai fasilitator, sehingga proses belajar mengajar akan senantiasa terjadi secara dua arah dan selalu menghadirkan pakar-pakar teknologi informasi terkini baik nasional maupun internasional. Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani pada era New Normal akan didukung oleh sistem pengajaran berbasis teknologi dan mengedepankan pembelajaran online sampai dengan 90% tanpa mengurangi kualitas yang ada.

Dengan bergabung di Program Studi Sistem Informasi, pendaftar memiliki kesempatan yang tinggi untuk berkarir di dunia kemiliteran Indonesia melalui jalur Komponen Cadangan.  Selain itu, juga memiliki program fast track atau jalur cepat untuk langsung S2 Informatika hanya dengan menambah masa studi selama 1 tahun dari total 5 tahun.
Terdapat juga mata kuliah unggulan dalam program studi ini antara lain, Teknologi Spatial, Cyber Security, Audit Sistem Informasi, Pengembangan Proyek Sistem Informasi, dan Inovasi dan Startup Digital.
Pendaftaran Program Studi Sistem Informas dapat melalui USM atau Ujian Saring Mandiri dan masih memiliki dua periode, yaitu periode Juli dan Agustus. Untuk di bulan Juli, pendaftaran dapat dilakukan pada 10 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021 dan untuk USM Agustus pada tanggal 8 Juli 2021 hingga 11 Agustus 2021.
Pendafataran juga dapat melalui jalur Bakti Negeri, penerimaan dengan prestasi non-akademik. Seperti ekstrakulikuler sekolah atau putra-putri dosen/guru dan berdomisili di Bandung Raya serta Hafiz Al-Qur’an minimal 5 Juz.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani Bersama Tentor.id “Next Level Q&A: Beasiswa Sistem Informasi Unjani 2021\”

(Humas Unjani) – Program Studi Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani menyelenggarakan webinar ke-2 dengan topik ‘Beasiswa Program Studi Sistem Informasi Unjani 2021’. Kegiatan ini diselenggarakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting, mengingat masih terjadinya pandemi Covid-19 dan dilaksanakan pada hari Sabtu (19/06/2021) pagi.
Pada kesempatan ini, kegiatan webinar diisi oleh Faiza Renaldi, S.T., M.Sc., dosen Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani, dan juga di moderatorkan oleh Mega Permata Sari, Branding dan social media Tentor.

Terdapat beberapa materi yang disampaikan, antara lain yaitu perkenalan Program Studi Sistem Informasi yang merupakan program studi baru di Universitas Jenderal A. Yani di Fakultas Sains dan Informatika, serta tujuan dibentuknya Program Studi Sistem Informasi karena masih minimnya ahli keamanan siber (cyber security) di Indonesia, sedangkan siber terus berkembang dengan luas.
Selain itu, IT (Informasi Teknologi) merupakan kehidupan, artinya, hampir tidak ada kegiatan di dunia ini yang tidak bersinggungan dengan teknologi informasi pada saat ini. Kebutuhan akan tenaga IT tiap tahun selalu meningkat, kenapa? Karena IT senantiasa meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari aktifitas sehari-hari manusia. Tenaga kerja IT adalah tenaga kerja yang paling fleksibel di dunia, karena dapat bekerja kapanpun, dimanapun, tanpa harus terbatas dengan ruang dan waktu.
Perbedaan Program Studi Informatika dan Sistem Informasi adalah dilihat dari konsentrasi jurusannya. Informatika berkonsentrasi terhadap perancangan dan pengembangan suatu perangkat lunak dan aplikasi. Mahasiswa Informatika dituntut untuk memiliki kemampuan dalam algoritma komputasi. Sedangkan Sistem Informasi, berkonsentrasi terhadap pengembangan pada sebuah sistem informasi. Mahasiswa Sistem Informasi dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan sebuah sistem informasi.
Program Studi Sistem Informasi berprinsip sebagai fasilitator, sehingga proses belajar mengajar akan senantiasa terjadi secara dua arah dan selalu menghadirkan pakar-pakar teknologi informasi terkini baik nasional maupun internasional. Sistem Informasi Universitas Jenderal A. Yani pada era New Normal akan didukung oleh sistem pengajaran berbasis teknologi dan mengedepankan pembelajaran online sampai dengan 90% tanpa mengurangi kualitas yang ada.

Dengan bergabung di Program Studi Sistem Informasi, pendaftar memiliki kesempatan yang tinggi untuk berkarir di dunia kemiliteran Indonesia melalui jalur Komponen Cadangan.  Selain itu, juga memiliki program fast track atau jalur cepat untuk langsung S2 Informatika hanya dengan menambah masa studi selama 1 tahun dari total 5 tahun.
Terdapat juga mata kuliah unggulan dalam program studi ini antara lain, Teknologi Spatial, Cyber Security, Audit Sistem Informasi, Pengembangan Proyek Sistem Informasi, dan Inovasi dan Startup Digital.
Pendaftaran Program Studi Sistem Informas dapat melalui USM atau Ujian Saring Mandiri dan masih memiliki dua periode, yaitu periode Juli dan Agustus. Untuk di bulan Juli, pendaftaran dapat dilakukan pada 10 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021 dan untuk USM Agustus pada tanggal 8 Juli 2021 hingga 11 Agustus 2021.
Pendafataran juga dapat melalui jalur Bakti Negeri, penerimaan dengan prestasi non-akademik. Seperti ekstrakulikuler sekolah atau putra-putri dosen/guru dan berdomisili di Bandung Raya serta Hafiz Al-Qur’an minimal 5 Juz.
 
Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

IT Developer Tooling & Security Expert Hadir dalam Kegiatan Webinar Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

(Humas Unjani) – Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani mengadakan webinar dengan tema ‘Pengamanan Data Privat Melalui Secure Sockets Layer (SSL) / Transport Layer Security (TLS) di antara Website dan Web Browser’. Acara webinar dilaksanakan pada hari Jumat (11/06/2021) sore melalui aplikasi Zoom Meeting dan mengundang Carel Hans Cristiaan Fenijn, seorang IT developer dan tooling & security expert dari Leiden University, Belanda, sebagai pemateri tunggal.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang didominasi oleh mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani. Pada kesempatan ini, sambutan pembukaan acara disampaikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Informatika (FSI), Yulison Heri Chrisnanto, S.T., M.T. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Wina Witanti, S.T., M.T., Ketua Jurusan Informatika. Acara webinar ini juga dimoderatori oleh dosen Jurusan Informatika, Faiza Renaldi, S.T., M.Sc.

Webinar langsung masuk kepada acara inti yaitu presentasi dari Carel Hans Cristiaan Fenijn dan membahas tentang pengamanan dan keamanan data informasi. Terdapat beberapa hal yang penting dalam presentasi ini antara lain tentang enkripsi. Enkripsi dapat digunakan untuk berbagai protokol yang tidak mengenkripsi sendiri seperti huruf ‘S’ dalam HTTPS, IMAPS, SMTPS, LDAPS, dan sebagainya. Enkripsi juga menjadi semakin penting untuk keamanan data terutama untuk data sensitif. Pada semua layer tersebut, stack OSI peretas masih bisa meretas ataupun menyerang.
Selain itu, adapun contoh kerentanan dan peretasan SSL/TSL sampai dengan sekarang seperti Heartbleed, Poodle, Beast, dan Crime. SSL awalnya merupakan penemuan Netscape yang digunakan untuk pembayaran internet pada tahun 1994 dan merupakan SSL 1.0. Hingga tahun 1996, SSL berevolusi menjadi SSL 3.0 sampai dengan tahun 1999. SSL mengalami perubahan ke TLS pada tahun 1999 dan yang terbaru merupakan TLS 1.3 pada tahun 2018.
TLS 1.3 memiliki fitur-fitur yang lebih rumit dan sulit. Fitur-fitur tersebut antara lain, Perfect Forward Secrecy, wajib ditetapkan kerahasiaan ke depan untuk kesempurnaan. Tidak kompatibel ke belakang, perundingan masih bisa dilakukan, dan terakhir kriptografi yang tidak aman tidak bisa di aplikasikan seperti sandi dan algoritma.
Acara berlangsung dengan lancar dan baik, sehingga dapat selesai sesuai dengan rencana yang telah dirancang.
 
Sumber: Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani
Editor: M. Ismail Mangkusubroto