“Hippocratic Oath” Sumpah Dokter Gelombang III

Universitas Jenderal A. Yani – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan kegiatan Penyerahan Ijazah dan Angkat Sumpah Profesi Dokter Gelombang Ketiga Tahun Ajaran 2021/2022. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin (9/5) dan berlangsung di Holiday Inn, Pasteur, Kota Bandung. Sebanyak 19 Dokter baru telah diambil sumpahnya dan resmi mendapatkan gelar “dr.” di depan nama masing-masing.


Pada kesempatan ini, hadir dalam kegiatan Sumpah Dokter antara lain Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Dekan FK Universitas Jenderal A. Yani beserta para pimpinan, dan para orangtua peserta kegiatan. Kegiatan Sumpah Dokter berjalan dengan lancar dan ditutup dengan persembahan kepada orangtua yang dibawakan oleh para Dokter baru.



Berikut daftar nama Dokter yang telah diambil sumpahnya:

  1. dr. Lifa Alfira Praditia
  2. dr. Patriot Sakti Aji
  3. dr. Melati Putri Wulandari
  4. dr. Gianti Rahmi Vitasari
  5. dr. Syafira Pratiwi Khairul
  6. dr. Sri Siskawati
  7. dr. Anita
  8. dr. Rachma Sari Rusli
  9. dr. Inidia Shabbanadari Agel
  10. dr. Herlangga Radityo Putro
  11. dr. Risa Sri Bintari
  12. dr. Faqih Nur Rizkiana
  13. dr. Santi Wulan Puspitasari
  14. dr. Candra Hadijaya Ningrat
  15. dr. Raniwari Fajeriah
  16. dr. Iis Novianti
  17. dr. Lussy Desilla
  18. dr. Randhy Rahmawan Hidayat
  19. dr. Lola Putri

 
(M. Ismail)

19 Dokter Baru Laksanakan Angkat Sumpah Profesi Dokter Gelombang Kedua Tahun Akademik 2021/2022

(Universitas Jenderal A. Yani) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani melantik 19 Dokter Baru melalui Sidang Senat Terbuka Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani Dalam Rangka Penyerahan Ijazah dan Angkat Sumpah Profesi Dokter Gelombang Kedua Tahun Akademik 2021/2022 pada hari Selasa (25/1). Kegiatan Sumpah Dokter ini dilaksanakan di Hotel Savoy Homann Bandung dan secara hybrid, 18 Dokter Baru hadir secara offline dan 1 Dokter Baru hadir secara online melalui Zoom Meeting.


Dalam sambutannya, Dekan FK Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Sutrisno, dr., M.A.R.S., M.H.Kes. menyampaikan bahwa, para dokter-dokter baru setelah disumpah langsung melaksanakan pengabdian dan bisa membawa nama FK Universitas Jenderal A. Yani. Selain itu, para dokter baru juga telah diberikan bekal selama mereka berkuliah yaitu pengetahuan dan skill, baik itu hard skill dan soft skill. Dekan juga menambahkan, para Dokter Baru ini sudah kompeten, professional, dan berorientasi pada kesehatan pasien.


Selanjutnya merupakan sambutan dari Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Pada sambutan yang disampaikan, Rektor memutarkan video tentang Universitas Jenderal A. Yani dan juga video persembahan untuk orangtua dari para Dokter Baru yang telah diambil sumpahnya. “Adik-adik ingat, bahwa pengorbanan yang diberikan oleh orangtua kalian tidak mungkin bisa terbalaskan, meskipun Adik-adik bisa memberikan mobil, rumah, tidak akan bisa. Tapi satu hal Adik-adik sekalian yang saya pesankan kepada Adik-adik adalah, jangan khianati dalam menjalani profesi ini, demi orangtua Adik-adik sekalian,” ujar Rektor. Pada penutup sambutan, Rektor berpesan kepada Dokter Baru untuk tidak melupakan Universitas Jenderal A. Yani sebagai almamater tempat menempuh ilmu, dan menanti kehadiran dokter-dokter baru ini untuk nantinya bisa kembali ke Universitas Jenderal A. Yani.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dan ditutup dengan penampilan dari Dokter Baru dengan membawakan beberapa lagu yang dipersembahkan untuk orangtua.
 
Penulis: M. Ismail

Kelulusan UKMPPD FK Universitas Jenderal Achmad Yani Capai 92 Persen, 93 Dokter Baru Ucapkan Sumpah

(Humas Unjani) – Untuk menjadi dokter, mahasiswa kedokteran harus menyelesaikan studinya di tahap sarjana dan profesi dokter. Dalam tahap profesi, para mahasiswa ini bertugas di RS pendidikan serta fasilitas kesehatan lainnya. Pada akhirnya, seluruh mahasiswa tahap profesi harus lulus Ujian Kompetensi Mahasiswa Tahap Profesi (UKMPPD) yg diselenggarakan di tingkat nasional. Pada tahun akademik 2021/2022 FK Unjani berhasil meluluskan lebih dari 90% mahasiswanya dalam UKMPPD sehingga dilaksanakan kegiatan Angkat Sumpah dan Penyerahan Ijazah Profesi Dokter pada tanggal 11 Oktober 2021 lalu.

Wakil Dekan 3 FK, dr. Sylvia Mustikasari, Med. Ed., selaku ketua penaggungjawab acara tersebut dalam laporannya mengatakan bahwa pada tahun akademik 2021/2022 ini kembali FK Unjani dengan penuh sukacita dan bangga meluluskan 93 dokter baru. Mereka merupakan lulusan dengan nomor urut 2559 – 2652, yang terdiri atas 75 orang wanita dan 18 orang pria.
Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Brigjen TNI (Purn.) Dr. Sutrisno, dr., S.H., MARS., M.H.Kes., dalam sambutannya mengatakan bahwa kelulusan 93 profesi dokter baru tersebut merupakan hasil ukmppd periode Agustus tahun akademik 2021/2022, dan Alhamdulillah mencapai 92 persen lebih, (diatas rata-rata nasional). Tentunya ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi FK Unjani, ungkap Beliau. Upacara angkat sumpah ini merupakan salah satu bagian akhir dari rangkaian proses akademik bagi mahasiswa kedokteran sebagai tanda kelulusan. Pada pelaksanaan kali ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, jadi tetap diadakan secara hybrid (daring dan luring), namun kehadiran secara luring lebih banyak dari pada daring, namun tetap dalam kerangka Prokes C-19 yang sangat ketat sebagaimana himbauan pemerintah. Melandainya grafik kasus covid-19 diberbagai daerah di Indoinesia menunjukan keberhasilan pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19 dalam menerapkan prokes dan pelaksanaan vaksinasi. Namun demikian, meskipun sudah vaksin kita harus tetap melaksanakan prokes agar semakin terus membaik, sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) baik di sekolah-sekolah maupun dikampus-kampus dapat dilaksanakan, tentunya sesuai dengan himbauan pemerintah, ungkap Sutrisno saat dikonfirmasi. Sutrisno juga berpesan kepada lulusan dokter baru agar bersungguh-sunguh dalam menjalankan profesi dan berpegang teguh kepada sumpah yang telah diucapkan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D., dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat dan sukses kepada 93 orang lulusan dokter baru dan kepada orangtua, yang dengan sabar setia mendampingi dan menanti sekian lama, hingga pada hari ini putra putrinya berhasil meraih cita-cita. Teruslah belajar, dan mengupdate ilmu pengetahuan, serta peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang ilmu kedokteran Kesehatan terkini. Jadilah dokter yang berprestasi dan berkarya ditengah masyarakat, menghormati dan menghargai jasa orangtua, dan ketika kelak telah sukses nanti tidak melupakan almamater Universitas Jenderal Achmad Yani. Kepada para pimpinan fakultas kedokteran beserta jajaran dan sivitas akademika dan semua pihak, saya selaku pimpinan mengucapkan terima kasih atas bimbingannya hingga dapat mengantarkan para mahasiswa berhasil meraih gelar akademik profesi “dokter”,  ucapnya.
Selain itu, rektor juga berpesan agar terus semangat untuk berkarya memberikan yang terbaik dalam membangun kemajuan pendidikan di Indonesia khusunya dalam bidang ilmu kedokteran kesehatan. Beberapa Mahasiswa/Alumni Fakultas Kedokteran telah menunjukan prestasi yang mendunia, anta lain dr. Arief telah menerima penghargaan dari Ratu Belgia atas hasil risetnya, dan saat ini sedang melanjutkan studi spesialis penyakit dalam meskipun sudah meraih Ph.D. Ada juga yang berhasil melaksanakan studi lanjut di Harvard University, dan lain sebagainya. Ini semua memberikan motivasi bagi kita untuk terus maju melakukan yang terbaik untuk Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani agar mendapat tempat terbaik ditengah masyarakat, secara nasional maupun internasional sebagai lulusan yang memiliki warna kekhasan Smart Military University. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari dokter baru kepada Rektor, Dekan, Ka Prodi, Ka Kesdam III/Slw, Karumkit Dustira Cimahi, kepada Persatuan Orangtua Mahasiswa (Poma), Ketua IKA FK, kepada BEM Fakultas dan pemasangan pin Alumni oleh Ketua IKA FK Unjani. Selanjutnya pemberian penghargaan dari Dekan Fakultas kepada lulusan peraih IPK tertinggi, dr. Regina Mega Ayu Putri Santoso, dan lulusan terbaik ukmppd peraih nilai CBT tertinggi, dr. Intan Royani oleh Wakil Dekan 2 FK dr. Daswara, Sp.S., M.Kes., serta photo bersama dengan orangtua, Ketua BPH YKEP-Unjani dan Rektor. **
 

17 Dokter Baru Melaksanakan Upacara Angkat Sumpah, FK Universitas Jenderal Achmad Yani Siapkan Capai Akreditasi A

(Humas Unjani) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Achmad Yani Kembali meluluskan 17 orang profesi dokter baru pada tahun akademik 2020/2021. Kelulusan tersebut ditandai dengan penyerahan ijazah dan melaksanakan upacara angkat sumpah, yang berlangsung pada (Rabu 01/09) lalu secara hybrid (online dan offline). Dari laporan yang dibacakan langsung oleh ketua penaggungjawab upacara angkat sumpah gelombang IV tahun akademik 2020/2021, dr. Sylvia Mustikasari, Med. Ed. bahwa 17 lulusan dokter baru tersebut merupakan lulusan yang 2542 – 2559, yang terdiri atas 9 orang wanita dan 8 orang pria.

Dekan Fakultas Kedokteran Brigjen TNI (Purn.) Dr. Sutrisno, dr., S.H., MARS., M.H.Kes., dalam sambutannya mengatakan bahwa 17 profesi dokter baru tersebut telah melewati ujian kompetensi mahasiswa program profesi pendidikan dokter (UKMPD), sebagai satu-satunya ujian yang diselenggarakan oleh negara (Kemenkes RI) pada periode Juni 2021 lalu. Pelaksanaan upacara angkat sumpah ini telah sesuai dan mengikuti himbauan pemerintah tentang Prokes C-19, sehingga yang hadir secara offline hanya diwakili oleh 2 orang lulusan dokter terbaik, yakni Dokter Gifari Akbar dan Dokter Ferry Syaeful Bahri. Di akhir sambutannya Sutrisno mengingatkan kepada dokter baru agar bersungguh-sungguh dan ikhlas dalam bertugas melayani masyarakat, dan turut mendoakan agar senantiasa sehat dan terlindung dari situasi saat ini wabah pandemi covid 19.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D., dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat dan sukses kepada 17 orang lulusan dokter baru dan kepada orangtua, yang dengan sabar setia mendampingi dan menanti sekian lama, hingga putra putrinya berhasil meraih cita-cita. Rektor mengingatkan kepada para lulusan dokter baru agar terus menerus belajar, dan mengupdate ilmu pengetahuan, serta peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang ilmu kedokteran Kesehatan saat ini dan kedepan nanti. Menjadi dokter yang berprestasi dan berkarya ditengah masyarakat, menghormati dan menghargai jasa orangtua, dan ketika kelak telah sukses nanti tidak melupakan almamater Universitas Jenderal Achmad Yani. Kepada para pimpinan fakultas kedokteran beserta jajaran dan sivitas akademika dan semua pihak, rektor mengucapkan terima kasih atas bimbingannya hingga dapat mengantarkan para mahasiswa berhasil meraih gelar akademik profesi “dokter”. Selain itu, rector juga mengingatkan proses re-akreditasi program studi pada bulan September ini disiapkan dengan sungguh-sungguh agar dapat meraih akreditasi A, sehingga pengembangan program studi baru yang direncanakan dan saat ini disiapkan, yakni program studi ilmu administrsi rumah sakit (S-1 dan S-2), program studi magister anti aging medicine (S-2), dan program studi spesialis anestesi, dapat terealisasi.

Sejalan dengan itu, Wakil Dekan 1 bidang akademik FK Universitas Jenderal Achmad Yani, dr. Yudith Yunia Kusmala, Sp. PD., M. Kes., selaku ketua tim persiapan re-akreditasi, saat ditemui diruang kerjanya (Senin 6/9) mengatakan Insya Allah kami telah siapkan dokumen-dokumen terkait sesuai borang, dan kami juga mendapat bimbingan dari sejawat kami di Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi (sekang telah menjadi bagian dari Universitas Jenderal Achmad Yani, yakni Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan /FITKes), yang berpengalaman dalam akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Insya Allah kami siap melaksanakan re-akreditasi pada bulan September ini baik secara online maupun offline, ucap Yudith.
Penulis: Suhaeli N

24 Dokter Baru Univ. Jenderal Achmad Yani melaksanakan Angkat Sumpah

Sebanyak 24 lulusan dokter baru Fakultas Kedokteran Unjani Tahun Akademik 2020/2021, yang terdiri 18 orang profesi dokter wanita dan 6 orang profesi dokter pria melakksanakan Angkat Sumpah. Upacara angkat sumpah, Rabu (07/04-2021) dilaksanakan di Gedung Hindarto Joesman, Fakukultas Kedokteran Kampus Unjani Cimahi.

Upacara angkat sumpah dilaksanakan secara online/daring dan offline/luring dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) covid 19 yang sangat ketat, namun tidak mengurangi khidmat dan arti dari acara tersebut yang diawali dengan pembukaan Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran oleh Dekan selaku ketua senat.Penanggung jawab acara angkat sumpah, Sylvia Mustikasari, dr., Med.Ed. yang juga Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dalam laporannya menyampaikan bahwa 24 orang lulusan dokter baru tersebut telah mengikuti ujian kompetensi dokter Indonesia (UKDI), dan dinyatakan lulus serta berhak menyandang gelar akademik “dokter” setelah mengikuti acara pengucapan sumpah yang hari  ini di laksanakan.
Lulusan yang hadir secara fisik dalam upacara angkat sumpah gelombang 3 Tahun akademik 2020/2021 kali ini diwakili 5 orang Dokter, selebihnya dirumah masing-masing secara online melalui fasilitas zoom meeting.

Rangkaian acara angkat sumpah meliputi, Penyerahan Ijazah kelulusan, pengucapanan sumpah, penandatanganan berita acara angkat sumpah, dan seterusnya sambutan-sambutan. Dekan Fakultas Kedokteran Unjani, Dr. sutrisno, dr., MARS., M.H.Kes, dalam sambutannya mengatakan dalam sambutannya pada upacara angkat sumpah lulusan  gelombang ke-III tahun akademik 2020/2021 kali ini di ikuti 24 peserta, “Alhamdulillah” mereka yang mengucapkan sumpah profesi “dokter” telah lulus dalam Ujian Kompetensi Dokter (UKMPPD) pada periode Februari 2021 lalu, dengan tingkat kelulusan UKMPPD, CBT 84,62 persen dan kelulusan OSCE 100 persen. Dengan demikian Fakultas Kdokteran Universitas Jenderal Achmad Yani  sejak berdiri Oktober 1992, telah menerima mahasiswa sebanyak 3816 orang, telah meluluskan 2965 orang sarjana kedokteran dan 2390 orang profesi dokter, sudah termasuk 24 orang dokter baru yang pagi ini mengucapkan sumpah.  Lebih lanjut Dekan FK berpesan, meskipun sudah menyandang profesi “dokter” para lulusan dokter baru harus tetap terus belajar, mengupdate pengetahuan dan keterampilan, yang sejalan dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam disiplin ilmu kedokteran. Selamat menjalankan tugas dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, untuk menjadi garda terdepan ditengah pandemi covid 19, ucap Sutrisno.

Terkait pengembangan prodi baru di Fakultas Kedokteran, saat dikonfirmasi Sutrisno menjelaskan saat ini sedang dalam proses pengajuan ke Kemendikbud untuk prodi magister administrasi rumah sakit (S2) dan magister biomed dengan konsentrasi anti aging medicine (S2). Selain itu sedang dipersiapkan juga untuk pendidikan spesialis, yaitu spesialis anestesi. Kalau ini jadi maka FK Universitas Jenderal Achmad Yani akan menjadi yang pertama membuka program spesialis. Tapi ini tidak mudah, karena syaratnya akreditasi FK harus “A” (Unggul). Ini yang sedang menjadi fokus dan konsentrasi kita sekarang, jelas Sutrisno.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jenderal A. Yani Cimahi Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D., dalam kata sambutananya antara lain  mengucapkan selamat dan sukses kepada para lulusan dokter baru dan orangtua,  yang telah memilih dan mempercayakan Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai  tempat studi lanjut putra/putrinya dan berhasil menggapai cita-citanya. Selanjutnya Rektor berpesan  kepada para lulusan agara dapat menghormati dan menghargai jasa orangtua, karena kasih sayang dan jerih payah merekalah kalian dapat menyelesaikan studi dengan baik. Jika suatu saat nanti kalian menjadi dokter yang sukses, jangan lupa untuk membahagiakan mereka, buat mereka senang dan bangga, ucap Rektor. Selain itu, Rektor juga berpesan agar dapat menjaga nama baik Almamater, jadikan almamater Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai orangtua kedua kalian setelah orangtua yang melahirkan kalian, harumkan dan besarkan namanya. Pegang teguh “sumpah dokter” yang telah diucapkan, sebagai landasan dalam menjalankan tugas profesi. Ditengah suasana pandemi covid 19, hendaknya para lulusan dokter baru segera dapat berperan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan turut mengedukasi masyarakat dalam upaya membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus covid 19. Dalam lanjutan sambutannya Rektor juga menginformasikan bagi para lulusan yang ingin berkarir di instansi TNI AD akan memberikan rekomendasi untuk menjadi prajurit TNI AD. Tentunya tetap mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku dalam sistem recruitment perwira prajurit karir (Papeka) di TNI.
Acara angkat sumpah dan pemberian ijazah tersebut turut dihadiri Senat/Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (secara daring/online), Ketua BPH YKEP-Unjani Brigjen (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.I.P., M.Si., perwakilan orangtua lulusan yang hadir, dan tamu undangan lainya. Sebelumnya, dilaksanakan juga pelantikan anggota Senat baru Fakultas Kedokteran yakni, Dr. Welly Ratwita, dr., M.Kes., Asti Kristianti, dr., Sp.THT.-KL., M.Kes., dan Dr. Arlisa Wulandari, dr., Sp.K.J., M.Kes.
Penulis: Suhaeli