Sosialisasi Universitas Jenderal Achmad Yani ke Kodam IX/Udayana

Universitas Jenderal A. Yani – Dalam rangka memperkenalkan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) sebagai Smart Military University kepada masyarakat khususnya Keluarga Besar TNI-AD, rombongan yang dipimpin Wakil Rektor III Unjani Dewi Ratih Handayani, dr., M.Kes., mengunjungi Makodam IX Udayana Denpasar Bali pada Rabu (24/8/2022).   Pangdam IX/Udayana melalui sambutannya yang disampaikan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor beserta Staf Unjani yang telah meluangkan waktunya untuk melaksanakan audiensi dan penawaran program kelas kerjasama pendidikan sarjana dan pasca sarjana di Kodam IX/Udayana.


Acara yang digelar di Aula Udayana, Makodam IX/Udayana, Denpasar, Provinsi Bali, tersebut secara spesifik bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan kesempatan kepada segenap Prajurit TNI, PNS dan seluruh keluarga besar TNI-AD di lingkungan Kodam IX/Udayana untuk dapat mengembangkan ilmu, sehingga dapat merealisasikan tujuan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai mana visi Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) sebagai yayasan yang menaungi Unjani.
\”Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka peluang dan sebagai upaya meningkatkan kemampuan SDM yang unggul bagi anggota Kodam IX/Udayana, khususnya pada Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) melalui Program Kelas Kerjasama Pendidikan Sarjana dan Pasca Sarjana,\” ujar Kasdam saat membacakan sambutan Pangdam.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi anggota maupun keluarganya yang memiliki keinginan untuk meneruskan jenjang pendidikan ke tingkat Sarjana maupun Pasca Sarjana, sehingga dapat turut serta memajukan TNI-AD khususnya Kodam IX/Udayana.


\”Saya mengajak kepada seluruh anggota Kodam IX/Udayana yang hadir pada saat ini, untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan berikan sumbangsih pemikiran berupa ide atau gagasan positif, sehingga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan SDM di lingkungan Kodam IX/Udayana,\” tandas Kasdam saat membacakan sambutan Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III Unjani selaku pimpinan rombongan menyampaikan Visi dan Misi Unjani, serta memaparkan sekilas tentang Profil Unjani yang awal berdirinya pada tahun 1974 bernama Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani (ATA).
\”Pada tanggal 20 Mei 1990, ATA secara resmi berubah nama menjadi Universitas Jenderal Achmad Yani, yang ditetapkan melalui Skep Ketua Umum Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) dan dikukuhkan oleh Mendikbud dengan nama yang diambil dari salah satu Pahlawan Revolusi, tokoh Prajurit TNI AD,\” tuturnya.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni tersebut juga menjelaskan tentang ketentuan seleksi penerimaan, program pendidikan yang diselenggarakan, proses pelaksanaan perkuliahan, hingga fasilitas bagi mahasiswa dalam menunjang Pendidikan di Unjani. Selain itu, interaksi dalam sosialisasi ini juga diwujudkan pada sesi tanya jawab peserta dengan Tim Sosialisasi.
Diakhir kegiatan, dilaksanakan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata. Hadir pada acara tersebut diantaranya Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana dan para peserta undangan lainnya.
 
(Universitas Jenderal A. Yani)

Kunjungi Universitas Jenderal Achmad Yani, KASAD Berikan Kuliah Umum Kepada Para Mahasiswa

(Universitas Jenderal A. Yani) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengunjungi Universitas Jenderal Achmad Yani pada hari Rabu (9/2). KASAD datang pada pukul 08.30 WIB dan diterima dengan baik oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph. D beserta jajarannya di Gedung Rektorat.


Setelah diterima di Gedung Rektorat, KASAD beserta Rektor melanjutkan perjalanan ke Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani untuk memberikan kuliah umum.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani mengemukakan tiga harapannya. Pertama, adanya affirmative action yang diberikan kepada mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani saat hendak berkarier di dunia militer khususnya TNI AD. Kedua, dijadikannya Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai salah satu tempat menempuh pendidikan tinggi yang dapat menerima militer aktif dari golongan Tamtama, Bintara dan Perwira. Terakhir, tersedianya fasilitas dari TNI AD untuk dijadikan tempat magang bagi para mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani.


Selanjutnya merupakan bagian inti acara yaitu kuliah umum yang diberikan oleh KASAD dengan tema Peran Kepemimpinan Strategis dalam Membangun Green Human Resource Management. Dalam pemaparannya, KASAD menyampaikan bahwa gaya kepemimpinan strategis merupakan kemampuan seseorang untuk mengantisipasi, mempertahankan, fleksibilitas, berpikir secara strategis, dan bekerja dengan orang lain untuk masa depan yang lebih baik lagi. Dalam menjalani tugas-tugasnya, seorang pemimpin harus bisa menjadi sosok pemimpin yang dihormati, diidolakan, dikagumi, dicintai, diidamkan, dan diharapkan.
KASAD juga memaparkan bahwa terdapat empat ciri utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Keempat hal tersebut yaitu imajinasi bagaimana dapat memprediksi tantangan yang akan dihadapi kedepannya, inovasi dalam memberikan gagasan untuk mencapai tujuan bersama, visi dan misi, cita-cita dan harapan untuk terus mencapai target. Terakhir KASAD menyampaikan bahwa terdapat tiga kunci sukses yaitu dapat melupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini secara optimal, dan memiliki asumsi bahwa cita-cita hanya harapan dan angan-angan tetapi harus diperjuangkan.
Kuliah umum ditutup dengan pemberian cinderamata berupa plakat kepada KASAD oleh Wakil Rektor 1 Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si dan pemberian sertifikat yang diserahkan oleh Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi, Letjen TNI Purn. Tatang Sulaiman, S.Sos., M.Si. Selanjutnya, KASAD berkesempatan meninjau pembangunan gedung baru dan melakukan podcast di Studio Podcast FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani.
Kegiatan kuliah umum KASAD dihadiri oleh kurang lebih 100 mahasiswa dari tiap Program Studi di Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, dihadiri juga oleh jajaran pimpinan Yayasan Kartika Eka Paksi, pimpinan militer di Kota Cimahi dan Bandung, serta para pimpinan di lingkungan Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
Penulis: Shabila Pridadindya (Hubungan Internasional – 2021)
Editor: M. Ismail

Universitas Jenderal Achmad Yani Berikan Pengarahan Bagi 102 Mahasiswa Program Magister Penerima Beasiswa TNI Angkatan Darat

(Universitas Jenderal Achmad Yani) – Pengarahan Kelembagaan Bagi Mahasiswa Mahasiswi Program Magister Kelas Kerja Sama Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat telah dilaksanakan pada hari Kamis (27/01). Acara ini dihadiri oleh Ketua BPH Universitas Jenderal Achmad Yani, Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si., Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si, Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., dan 102 mahasiswa Program Magister Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat.


Setelah dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan agenda pengenalan organisasi Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) kaitannya dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Universitas Jenderal Achmad Yani oleh Ketua BPH. Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si. selaku Ketua BPH mengungkapkan bawah yayasan yang didirikan pada 10 Agustus 1972 ini terbentuk karena adanya rasa resah yang dirasakan oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terhadap beberapa permasalahan yang ada di lingkungan Angkatan Darat.
Dalam lembaga pendidikan TNI AD, ada 10 komponen pendidikan yang harus dilaksanakan. Salah satunya adalah berkaitan dengan fasilitas pendidikan. YKEP telah berupaya untuk membangun sebagian besar kampus Unjani yang ada di Cimahi. “Keberhasilan seseorang itu bukan milik orang pintar, tapi milik orang-orang yang memiliki kemauan untuk menghasilkan sesuatu,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani memberikan Pengenalan The New Universitas Jenderal Achmad Yani dan visi Smart Military University. Beliau menjelaskan bahwa pada tahun 2020, KSAD yang pada saat itu dijabat oleh Jenderal TNI Andika Perkasa meminta rektor untuk mengubah Universitas Jenderal Achmad Yani menjadi universitas yang unggul. Dimulainya pembangunan pada kampus ini dicanangkan bahwa Universitas Jenderal Achmad Yani akan menjadi Hybrid University, dimana perkuliahan bisa dilakukan secara tatap muka dan daring. Menurutnya, hal ini penting bagi kita di lingkungan TNI Angkatan Darat, karena bisa berkuliah tanpa harus datang ke Cimahi.
“Kita ingin para prajurit TNI Angkatan Darat dan keluarga besarnya bisa benar-benar memanfaatkan institusi yang dimiliki oleh Angkatan Darat. Program Magister di Unjani akan berbeda dengan universitas lain, kita akan coba padatkan sehingga bisa menyelesaikan studi dalam jangka waktu 1 tahun.” ungkapnya. Rektor juga mengucapkan selamat datang dan berharap agar TNI Angkatan Darat dan Universitas Jenderal Achmad Yani terus berkembang dan bisa memproduksi manusia-manusia yang luar biasa.


Acara dilanjutkan dengan penjelasan Rencana Garis Besar (RGB) Pendidikan Magister Universitas Jenderal Achmad Yani Program Beasiswa Mabes TNI AD Gelombang 2 oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si. Beliau menjelaskan bagaimana proses perkualiahan yang akan dilakukan, kalender akademik selama perkuliahan, strategi komunikasi dan koordinasi, dan Sistem Monev PBM yang diminta oleh Spersad kepada Tim Akademik Universitas Jenderal Achmad Yani. Acara diakhiri dengan Pengumaman Teknis Perkuliahan oleh Karo Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si.
 
Penulis: Winda Pramudita – 5211191033 – Akutansi 2019
Editor: M. Ismail